Site icon nuga.co

Fatin Shidqia Nyaris Gagal Ketiga Besar

Mengejutkan. Siapa sangka Fatin Shidqia Lubis masuk “bottom two.” Dua terbawah bersama Mhika Angelo. Nyaris tersingkir. Tapi selamat ke “Tiga Besar” X Factor Indonesia  di “gala show” seri kesebelas, Jumat malam, yang disiarkan “langsung” stasion RCTI.

Itulah kejadian yang nyaris mengeliminasi dara SMA yang imut itu. Dan ratusan ribu “fatinistic” ternganga, berdegup dan setengah tak percaya ketika “host” Robby Purba menyisakan dua kontestan sesame remaja, Fatin dan Mhika Angelo di “bottom two” usai memanggil nama Novita Dewi dan Nu Dimension lolos dari  “gala show” seri kesebelas.

Munculnya nama  Fatin di posisi “bottom two” di  gala show 11 X Factor Indonesia tidak hanya  membuat publiknya tergagap tapi juga mematahkan rekor dara imut itu sebagai satu-satunya kontestan yang  sebelumnya tak pernah berada di posisi dua terbawah.

Dengan posisi Fatin ini, hampir seluruh peserta yang tersisa, Novita Dewi dan Nu Dimension, pernah merasakan berada di posisi juru kunci iru. Remaja bersuara khas ini masuk bottom two bersama Mikha Angelo. Beruntung bukan Fatin yang berada di urutan paling bawah perolehan vote pemirsa, sehingga Mikha yang harus pulang.

Dua penampilan Fatin di membawakan lagu milik Blondie, “One Way or Another”, dan lagu satunya lagi milik Noah, “Tak Ada yang Abadi” cukup baik. Hanya, Bebi Romeo yang menganggap Fatin kurang bisa membawakan lagu Noah dengan baik.

Juri Ahmad Dhani, Anggun Cipta Sasmi, dan tentu saja Rossa menganggap penampilan Fatin sudah memuaskan.

David keyboardist Noah mungkin sependapat dengan Bebi Romeo, ia yang berada di barisan penonton turut dimintai komentarnya oleh host Robby Purba. David mendengar alunan suara Fatin ada yang tak singkron dengan musik. Tapi, David memberikan pujian kepada Fatin bisa mengontrol emosi dengan baik.

Terperosoknya dua kontestan paling digandrungi  dan merupakan idola banyak orang serta memiliki pendukung fanatik itu  hampir tak bisa dipercayai pemirsa yang menonton program music paling menghebohkan itu. Malah seorang pendukung Fatin mengirim pesan kepada “nuga.co,” mengatakan, produser sengaja menempatkan Fatin di “bottom up.”

“Mereka tidak pernah mengungkapkan urutan voter. Mereka tidak jujur. Dan mengatakan,  jumlah voter dikaitkan dengan nama kontestan yang dipanggil lolos adalah acak. Ini pembodohan. Bukan seperri Indonesian Idol yang lebih jujur dan terbuka dalam mengumumkan jumlah voter,” katanya.

Penampilan Fatin sendiri tidaklah jelek. Bahkan, ketika “host” Robby  Purba minta komentar personil Noah tentang penampilannya menyanyikan salah satu lagu grup band itu, David  yang mewakili teman-temannya mengatakan, “Tadi ada beberapa pitc yang lepas, tapi apa yang Fatin sampaikan (bisa) sampai kok. Penekanan katanya, emosinya di stage bagus, jangan cepet puas.

Sedangkan penyanyi Australia, Lenka,  yang diundang di “gala show” seri kesebelas ini, menegaskan, “Sebelumnya Shena adalah favorit saya, Tapi sepertinya sekarang saya harus cari favorit baru, dan sembari tersenyum menyebut nama Mikha dan Fatin.” Tentu saja pilihan Lenka  itu disambu dengan sangat antusias  pendukung dari keduanya.

Namun, dua kontestan favoritnya malah masuk bottom two. Mikha dan Fatin dinyatakan dua dari empat finalis yang memperoleh vote paling rendah.

Dan begitu Noah menyelesaikan penampilannya “host”  Robby Purba pun memanggil kembali para mentor beserta anak asuhnya ke atas panggung. Penonton pun penuh rasa was-was Robby memanggil nama pertama yang lolos ke grand final secara acak, bukan berdasarkan tinggi rendahnya vote dari pemirsa.

Robby sedikit bermain-main dengan waktu, para pentonton studio sudah histeris memanggil masing-masing idolanya agar tampak semangat. Novita Dewi dipanggil oleh Robby sebagai kontestan pertama kali yang lolos. Novita langsung berderai air matanya tak menyangka dirinya lolos dari eliminasi.

Berikutnya, Robby juga tak langsung menyebut kontestan kedua yang lolos, ia masih mengulur-ulur waktu yang sudah melewati tengah malam. Penuh rasa cemas tampak di wajah Anggun, sedangkan Ahmad dan Rossa tampak santai.

Alangkah terkejutnya, nama Nu Dimension disebut oleh Robby, sehingga Ryan dkk girang bukan main. Ini berarti Fatin pertama kalinya masuk bottom two. Sedangkan Mikha sudah tiga kali masuk bottom two.

Fatin tampak tertunduk sedih, beda dengan Mikha selalu mengumbar senyum walaupun perasaan kalut menghantui perasaan sang mentor Anggun. Rossa masih berusaha tegar dengan sedikit menyunggingkan senyum. Robby meminta juri Bebi Romeo dan Ahmad Dhani memberikan prediksi siapa yang akan dipulangkan dan siapa yang lolos ke grand final.

Bebi pertama angkat bicara, “Ini jawaban paling susah, karena dua-duanya masih muda dan punya sesuatu luar biasa. Penampilan Mikha di luar dugaan saya, Mikha malam ini saya akuin bagus, nyaman. Mikha gak usah (nyanyi) gila-gilaan, yang penting nyaman. Saya yakin, tanpa memenangkan ini dia sudah jadi di industri

Bebi lalu menilai Fatin, “Fatin dari awal sudah mencuri perhatian saya, yang saya suka dari kamu, karakter kamu, saya yang sering lihat kamu dibanding Mikha, tanpa mengurangi value Mikha ya. Siapa pun yang saya pilih tanpa mengurangi value kamu. Kalau saya pilih Fatin lolos.”

Giliran Ahmad Dhani berkomentar, “Saya dua-duanya suka. Dua-duanya punya X Factor. Dua-duanya kuat. Tapi saya prediksi Mikha keluar. Tapi saya suka dua-duanya. Saya gak suka prediksi saya salah.”

Robby mengambil alih lagi acara, ia melanjutkan ke pembacaan siapa di antara Mikha dan Fatin yang lolos ketiga besar. Fatin terlihat tak kuasa mendengar pengumuman dari Robby, ia memeluk Rossa erat-erat. Akhirnya, Robby menyebut nama Fatin lolos ke babak grand final.

Anggun yang sudah mendengar nama Fatin lolos tak kuasa menangis. Ahmad Dhani pun memberi pelukan hangat untuk memberi dukungan mental kepada Anggun. Namun, tak tampak kesedihan di wajah Mikha. Dia begitu tegar saat menonton kembali potongan video flash back saat Mikha audisi hingga Gala Show. Namun, Anggun terus saja menangis.

Mikha pun diberi kesempatan memberikan kata-kata terakhirnya sebelum pulang. Terlihat di barisan  penonton, banyak remaja putri sebagai pendukung setia Mikha menangis.

“Mba Anggun, maaf cuma sampai segini. Aku memang gak cocok ikut kompetisi, tapi aku belajar banyak di sini. Aku tak menyesal sedetik pun. Gak nyesel sama sekali, keluar dari sini aku enjoy,” ucap Mikha.

Exit mobile version