Site icon nuga.co

Van Gaal Menularkan Optimisme di United

Louis van Gaal memulai langkah hebat di Manchester United dengan menularkan optimisme seperti yang pernag dilakukan Sir Alex Ferguson. “Dia menghembuskan aura kemenangan selama sepuluh hari terakhir. Dia sosok pelatih paling sesuai dengan karakter MU,” tutur Ryan Giggs, asisten pelatih “Setan Merah” kepada “The Guradian,” Jumat, 25 Juli 2014.

Baru sepuluh hari Louis van Gaal bekerja di Manchester United, dia punya aura kemenangan yang sama dengan Sir Alex Ferguson.

Van Gaal resmi menangani MU Rabu pekan lalu setelah ia meniadakan cutinya dan langsung terbang ke Manchester setelah mengantar Belanda finis di posisi tiga pada Piala Dunia 2014.

Meski baru hitungan hari, Van Gaal disebut sudah memberi banyak pengaruh pada The Red Devils. Termasuk penampilan meyakinkan saat menggasak LA Galaxy dengan skor tujuh gol tanpa balas di laga persahabatan.

Buat Ryan Giggs, yang bekerja dua puluh tiga tahun tahun bersama Fergie, ada kesamaan antara Van Gaal dengan Fergie.

“Mereka memiliki aura di dalam diri mereka. Itu datang dari sukses yang mereka telah dapatkan. Mereka menuntut respons dari pemain dan mereka menuntut rasa hormat,” ungkap Giggs.

“Dalam periode waktu yang singkat saya bekerja bersamanya, Anda akan melihat kenapa dia bisa meraih sukses. Dia menularkan itu. Dia ingin semuanya berjalan dengan benar sejak awal latihan sampai akhir.

Semua hal yang kami kerjakan adalah cetak biru yang dia kirim dari Piala Dunia, setiap menit dari setiap sesi latihan yang kami jalani sudah direncanakannya. Dia kini sudah memimpin kami,” lanjut Giggs di Guardian.

Satu hal lain yang membuat Giggs kagum pada Van Gaal adalah visi melatih yang sangat terencana dan jelas serta bisa ditangkap dengan baik oleh pemain.

“Semua yang dia lakukan sudah jelas dan semua (pemain) menangkapnya dengan cepat. Dia punya cara yang unik untuk melakukannya dan tetap brilian untuk dilihat. Saat melihatnya untuk pertama kali, itu pengalaman yang baik buat saya dan juga buat pemain. Itu sederhana, tapi jika Anda membuat kesalahan dia akan memberi tahu Anda dan jika Anda melakukannya dengan benar dia juga akan mengatakannya,” papar Giggs.

Dalam laga “Tour Amerika”nya melawan Galaxy, van Gaal menerapkan formasi baru yang berbuah manis.

Pada kesempatan tersebut, Giggs juga menyoroti kemampuan Van Gaal dalam meracik strategi serta mengambil keputusan penting dalam satu laga.

“Jika dia melakukan pergantian yang mampu mengubah laga –seperti Huntelaar pada laga itu, maka itu adalah keputusan bagus. Dan itulah yang dilakukan manajer-manajer top,” ucap mantan pemain MU itu.

Nah, formasi yang ia racik langsung cocok kala dimainkan MU di laga kemarin. Padahal laga ini merupakan pertama kalinya Setan Merah. memakai pola tiga bek setelah sekian lama menggunakan pakem 4-4-2.

Setelah musim lalu tampil buruk dan finis di posisi ketujuh Premier League, MU kini punya harapan baru untuk musim depan berbekal formasi anyarnya. Para pemain diyakini bakal memainkan pola ini dengan baik dan membawa tim meraih hasil bagus untuk kampanye mendatang

“Itulah yang diyakini manajer. Jika dia meyakini hal ini, maka kami juga harus yakin,” kata Phil Jones dikutip Guardian.

“Para pemain sejauh ini sungguh brilian di sesi latihan. Manajer telah memberitahu kami bagaimana dia ingin bermain dan bagaimana filosofi yang akan dimainkan musim ini. Ini adalah proses pembelajaran, tapi kami semua berjalan di arah yang tepat.”

“Kami memainkan pola tiga bek dengan Shaw dan Antonio sebagai wing back, dan ini bekerja. Kami masih dalam proses memahami ini tapi sudah mulai terbiasa. Dari hari ke hari kami semakin baik menerapkannya dan kami akan siap untuk awal musim nanti,” demikian bek usia muda ini.

Exit mobile version