Site icon nuga.co

Van Gaal Ingatkan Ketatnya “Starter” di MU

Louis van Gaal mengingatkan, Manchester United tidak hanya dihadapkan kerasnya persaingan laga-laga di Premier League dan Piala FA, tapi juga akan menghadapi perebutan tempat di “starting sebelas” di antara pemain.

Dengan komposisi pemain yang ada, dan telah didatangkan, Manchester United memiliki banyak pilihan untuk dipasangkan. Untuk di blok penyerang saja MU memiliki nama hebat, seperti Radamel Falcao, Robin van Persie, Wayne Rooney , Juan Mata maupun Angel Di Maria.

Dengan pemain hebat ini MU kelihatannya menjadi tim yang menakutkan. “MU kelihatannya sangat tajam dan menjadi ‘hantu” bagi tim lawan,” tulis “Daily Mail.”

Selain menakutkan, MU akan dihadapkan pada seleksi sangat ketat di antara pemain untuk berebut di tim utama. “Akan ada pemain hebatnya yang duduk dibangku cadangan. Ini resiko,” tulis “Sky Sport.”

“Saya sudah mengingatkan kepada pemain bahwa laga-laga Premier League sangat ketat. Mereka harus bekerja keras untuk mendapat tempat sebagai ‘starter.’ Tidak akan mudah. Tapi saya percaya mereka akan bekerja keras,” kata van Gaal tentang perebutan tempat di “starting” antara pemain.

Van Gaal sudah mengingatkan itu kepada kepada semua pemain. Gelandang Marouane Fellaini mengakui telah diingatkan Louis van Gaal, manajer Manchester United, bahwa persaingan mendapat tempat di skuat amatlah ketat.

Musim panas ini ‘Setan Merah’ mendatangkan sejumlah sosok baru, selain juga melepas banyak pemainnya. Tapi Fellaini sendiri tidak ada di antara pemain yang pergi.

Sempat dikaitkan dengan Fiorentina dan kemudian Napoli, transfer Fellaini kabarnya urung terjadi karena saat itu pemain internasional Belgia itu mengalami cedera.

Sehubungan dengan hal tersebut, Van Gaal kini terindikasi seperti sudah mengultimatum Fellaini agar mampu membuktikan kemampuan usai pulih nanti atau ia benar-benar tidak bakal dapat tempat.

“Van Gaal sudah mengatakan kepadaku ada persaingan ketat di tim,” ungkap Fellaini di Manchester Evening News.

“Sekarang tergantung kepadaku untuk membuktikan diri,” tegasnya.

Hal yang dihadapi Fellaini juga dirasakan Tyler Blackett. Ia akan bersaing dengan Marcos Rojo untuk mengisi skuad utama.

Rojo merupakan salah satu rekrutan baru MU pada bursa transfer musim panas ini. Pemain bertahan internasional Argentina itu direkrut dari Sporting Lisbon dengan nilai transfer yang kabarnya senilai enam belas juta juta poundsterling.

Sebagai pemain bertahan, Rojo bukan cuma mampu beroperasi jadi bek kiri melainkan juga bek tengah. Namun, sejauh ini belum mencatatkan debut buat MU akibat perkara masalah visa yang belum rampung.

Kini, setelah urusan izin kerjanya selesai, Rojo pun diprediksi akan segera tampil buat MU pada akhir pekan ketika berhadapan dengan Queens Park Rangers. Jika tampil prima tentu saja ia berpeluang terus dipercaya jadi andalan di lini belakang.

Hal itu secara tak langsung berpotensi mengganggu Blacket, yang sudah mengisi lini belakang MU di tiga laga Premier League awal musim ini. Tetapi bek usia muda ini tetap menyambut hangat Rojo dan bahkan siap belajar darinya.

“Ia terlihat bagus. Tentu saja ia juga seseorang yang juga bermain di posisiku jadi aku bisa belajar darinya, tapi semoga aku juga bisa bersaing dengannya memperebutkan tempat di tim,” kata Blacket di laman resmi situs MU.

“Pada waktunya nanti ia akan nyetel dengan tim tapi ia punya kaki kiri yang bagus jadi ia bakal bermanfaat buat tim dan menambah keseimbangan yang kami butuhkan,” lanjutnya

Pun demikian, Blacket tentu saja juga memelihara harapan bahwa dirinya masih akan terus diberi kesempatan untuk beraksi bersama tim inti ‘Setan Merah’, kendatipun ini juga tampak dilakukannya dengan sikap realistis.

“Aku berharap bisa tampil lebih banyak. Aku tahu takkan bermain di setiap pertandingan, tapi aku suka berpikir diriku bakal tampil lebih sering dan mendapat kesempatan untuk tampil baik dan berada bersama pemain lain di tim inti,” sebutnya.

“Musim panas depan aku ingin bisa mengatakan bahwa tim sudah tampil bagus. Aku ingin mengukuhkan posisiku di level ini dan membuktikan kepada diriku sendiri bahwa aku bisa bermain di sini,” tegas Blackett.

Sementara itu, mantan striker Setan Merah, Louis Saha, juga mengingatkan komposisi lini depan mereka menakutkan.

Saha juga menuturkan, Rooney, RVP dan Falcao bisa dimainkan secara bersamaan. Dibantu pemain anyar lainnya, Angel Di Maria, kekuatan tim asuhan Louis van Gaal tersebut dipercaya bakal membuat tim-tim Premier League lainnya ciut.

“Saya pikir, Rooney, Van Persie dan Falcao bisa bermain di sisi yang sama. Tapi, segalanya tergantung sang pengambil keputusan, Louis van Gaal,” ujar Saha dilansir Sky Sports, Rabu 10 September 2014.

“Saya pun bisa melihat Rooney bermain lebih ke dalam di kiri, Van Persie di tengah, Di Maria di kanan, dan tentu saja Falcao sebagai penyerang tengah. Itu adalah lini depan yang mengerikan dan saya tak sabar untuk segera menyaksikannya,” lanjut Saha.

Pada kesempatan itu, Saha juga secara khusus mengomentari kemampuan yang dimiliki Falcao. Menurutnya, hanya segelintir pemain yang memiliki performa dan insting membahayakan di depan gawang, dan salah satunya Falcao.

“Dia memiliki insting spesial yang biasa dimiliki oleh para striker hebat. Dan saya tak pernah memiliki itu. Saya memiliki kemampuan untuk mencetak gol, tapi tak sekaliber dia,” ucap mantan pemain yang meraih satu titel Liga Champions bersama MU itu.

Exit mobile version