Site icon nuga.co

West Ham Ingatkan Chelsea di Boxing Day

Pelatih West Ham “Big” Sam mengingatkan Jose Mourinho bahwa timnya tidak peduli dengan “kekuatan” Chelsea ketika bertamu di Stamford Bridge untuk menjalani laga kedelapan belas Premier League di hari “boxing day,” 26 Desember 2014.

West Ham yang telah menaklukkan Manchester City, Arsenal dan Liverpool, seperti dikatakan “Big” Sam, memiliki nyali besar untuk menaklukkan Chelsea di kandangnya, sekaligus akan memaklumatkan babak baru persaingan liga.

Chelsea kini berada di puncak klasemen dengan selisih tiga angka dari Citty diperingkat dua dan sepuluh angka dari Manchester United di posisi tiga. West Ham sendiri berada di peringkat empat menggantikan Southamp[ton yang terlempar ke p[osisi lima.

Surat kabar terbitan London, “Mirror,” menuliskan laga ini dengan menegeaskan ttadion-stadion di Inggris yang tetap panas sekalipun musim dingin tengah menyelimuti.

Tak terkecuali Stamford Bridge, di mana Chelsea akan memburu ‘hadiah’ Natal kala menjamu West Ham United di Boxing Day.

Premier League tak mengenal jeda meski Natal tiba. Saat salju mulai memutihkan bentang alam Inggris, aksi-aksi tetap tersaji di berbagai stadion.

Stamford Bridge bakal jadi salah satu yang paling panas, kala Chelsea menjamu West Ham, Jumat malam WIB.

Tuan rumah jelas tak mau kehilangan angka penuh, demi merayakan Natal dengan kemenangan dan mempertahankan posisi puncak klasemen. Demikian halnya dengan West Ham yang bertekad terus menempati empat besar.

Dengan selisih tiga poin, Manchester City yang ada di posisi dua tak akan melepaskan begitu saja Chelsea dari jangkauan. Sembari berharap sang rival tersandung di kandang, The Citizens wajib meraup tiga poin di kandang West Bromwich Albion malam itu juga.

Bagi West Ham empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir membuat tim besutan Sam Allardyce tersebut duduk di posisi keempat klasemen sementara.

Bersama Chelsea, Manchester City, dan Manchester United, West Ham kini jadi penghuni zona Liga Champions.

Kubu West Ham sadar bahwa tidak ada yang mudah setelah ini. Namun, bukan berarti mereka bersikap pesimistis. Andy Carroll, contohnya. Penyerang West Ham itu berkeyakinan bahwa timnya punya cukup amunisi untuk menyulitkan tim lain.

Sebagian dari keyakinan Carroll ditempatkan pada Allardyce. Sang manajer kerap dipandang sebagai manajer yang tidak terlalu imajinatif serta kerap bermain dengan pola direct dan bola-bola panjang.

Carroll menyebut bahwa taktik dan strategi Allardyce kadang tidak bisa ditebak. Yang dilakukannya adalah bermain sesuai dengan lawan yang dihadapi.

“Kami bisa melakukan apa pun. Dia tahu bagaimana menaklukkan manajer lainnya, berikut dengan taktik-taktik mereka,” ujar Carroll di Sky Sports.

“Dia tahu apa yang akan mereka lakukan kala menghadapi kami. Ini seperti main catur, yang dibutuhkan adalah berpikir ke depan.”

“Taktiknya tidak sama setiap pekan. Dia selalu ingin menang, tapi kami harus melihat bagaimana sebuah tim bermain, bagaimana kami akan mendobrak mereka dan memenangi pertandingan.”

“Dia punya banyak cara untuk menyerang. Kami juga banyak dimensi untuk membangun serangan. Itulah kualitas yang kami miliki saat ini,” kata Carroll.

Catatan Carroll sendiri sejauh ini terbilang lumayan. Dari tujuh kali tampil musim ini, Carroll sudah menyumbang tiga gol dan satu assist.

Sementara Manchester United yang bertekad kembali ke jalur kemenangan usai ditahan imbang Aston Villa akhir pekan kemarin, akan dihadang Newcastle United di Old Trafford. Sebelumnya ‘Setan Merah’ tengah dalam rentetan enam kemenangan beruntun.

Southampton baru saja mendapatkan momentum bangkit dengan mengalahkan Everton telak tiga gol. Setelah empat kekalahan secara berurutan, The Saints tentu ingin bertahan di trek positif.

Angka penuh di kandang Crystal Palace bakal cukup untuk mengamankan posisi di tangga kelima, atau bahkan bisa naik peringkat andai MU dan West Ham terpeleset.

Di Emirates Stadium, Sabtu dinihari WIB, Arsenal akan menjamu Queens Park Rangers. Dalam upayanya menapak naik di klasemen, The Gunners harus berhadapan dengan salah satu penyerang tertajam di Premier League saat ini, Charlie Austin.

Sedangkan angin segar didapatkan Liverpool, yang hanya harus bertandang ke markas Burnley –menempati urutan tiga dari bawah. Setelah penampilan impresif saat berimbang dua banding dua dengan Arsenal akhir pekan lalu, ‘Si Merah’ dinantikan pembuktiannya lebih lanjut di Boxing Day.

Exit mobile version