Site icon nuga.co

Torres Taklukkan Atmosfir Panas Bernabeu

Fernando Torres “menaklukkan” atmosfer panas laga “derby madrid” di Bernabue, Jumat dinihari WIB, 16 Januari 2015, dengan memberi dua gol bagi Atletico di leg kedua Copa del Rey, dan menyingkirkan Real Madrid dengan agregat empat gol berbanding dua.

Diego Simeone menegaskan, dua gol Torres membuktikan bahwa Ateltico tidak pernah takut dengan dukungan publik Santiago Bernabeu. Bahkan ia menyebut timnya sangat bernyali ketika usai laga hasilnya dua gol berbanding dua.

Dalam laga leg kedua ini Atletico dinaungi keberuntungan lantaran pada leg pertama di Vicente Calderon, mereka sukses mengunci kemenangan, dua gol tanpa balas.

Itu artinya, Los Blancos harus menang setidaknya selisih tiga gol apabila ingin melaju ke putaran perempatfinal dan mempertahankan mahkota yang mereka raih musim lalu.

“Saya ingin memberitahu asusmsi pra-pertandingan tidak menciutkan nyali kami. Kami telah menghadapi tim yang sangat kuat dan rival yang hebat,” kata Simeone, seperti dilansir Sportsmole, Jumat, 16 Januari 2015.

“Stadion yang padat oleh pendukung setia Madrid memberi atmosfer luar biasa. Kami menikmati suasana yang gaduh dan banyak tekanan itu,” lanjutnya.

Meski turun dengan dua pemain plus, toh hal tersebut tak lantas membuat Simeone takut. Los Rojiblancos sendiri pernah menundukkan stadion itu, pada September tahun lalu di pentas La Liga.

“Kami memiliki hasil yang positif dari leg pertama. Namun, jelas kami telah menghadapi tim terbaik dunia dan juara Eropa. Mereka mengganti satu pemain dari formasi sebelas formasi ideal mereka dan kami tahu bahwa kami harus bekerja dengan sangat baik,” tuntas pelatih asal Argentina itu.

Secara khusus Diego Simeone, yang jarang memuji satu orang pemain saja untuk keberhasilan timnya, tak dapat berdiam diri untuk Fernando Torres.

Torres mencetak dua gol pada laga dinihari tadi. Itu menjadi pertama dan kedua kalinya dia mencetak gol di Santiago Bernabeu.

Usai pertandingan, Simeone menyebut bahwa sulit untuk meraih kemenangan di Bernabeu. Meski demikian, dia puas dengan performa timnya dan menyebut bahwa hasil imbang tersebut dicapai lantaran seluruh tim solid.

Khusus untuk Torres, Simeone mengatakan, penyerang berjuluk El Nino itu sudah membuktikan bahwa orang-orang yang meragukannya salah.

“Ketika dia baru naik dari cantera, dia masih bocah, masih terlalu muda untuk segala hal. Tapi, dia menghadapinya dengan baik,” ujar Simeone, yang juga pernah jadi rekan setim Torres di Atletico, kepada AS

“Dia kemudian hengkang dan tumbuh dewasa. Sekarang, dia adalah pria dewasa dan saya turut bangga untuknya. Dia tampil seperti yang diharapkan pada pertandingan-pertandingan seperti ini. Para suporter juga turut senang.”

“Datangnya dia ke sini menguntungkan kami, meskipun beberapa orang meragukannya,” kata Simeone.

Torres mencetak dua gol tersebut lewat dua shot on target yang didapatnya selama 58 menit bertanding. Ini lebih baik dibanding debutnya setelah bergabung lagi dengan Atletico, di mana dia gagal menorehkan satu shot pun.

Atletico Madrid lolos ke babak perempatfinal Copa del Rey usai bermain imbang melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu. Kendati tak menang, Simeone tetap puas dengan performa timnya.

Atletico unggul dua kali lewat dua gol dari Fernando Torres. Namun, tiap kali Atletico unggul, Madrid selalu bisa menyamakan kedudukan. Pertama lewat sundulan Sergio Ramos, sementara yang kedua lewat sundulan Cristiano Ronaldo.

Madrid sendiri tampil trengginas nyaris sepanjang laga. Di babak pertama, mereka memaksa pertahanan Atletico bekerja ekstra keras. Selain tampil menekan, tim besutan Carlo Ancelotti itu juga tidak ragu melepaskan sepakan –bahkan dari luar kotak penalti sekalipun.

Barisan pertahanan Atletico pun dipaksa melakukan blok beberapa kali. Di luar itu, Diego Godin dkk. juga dipaksa fokus total untuk menghalau serangkaian umpan silang Madrid.

“Performa kolektif kami selalu menjadi ringkasan di tiap laga. Bukan performa individu,” ujar Simeone seperti dilansir AS.

“Kami senang. Kami ingin bermain dengan pintar dan memaksimalkan kesempatan yang ada dengan pemain-pemain depan kami yang cepat. Gol kami pun datang dengan cepat,” ucap pelatih asal Argentina tersebut

Kedua gol Torres di laga tersebut tercipta di awal masing-masing babak.Kedua gol itu juga diawali oleh kecepatan Antoine Griezmann dalam membawa bola.

Torres kemudian menyelesaikannya dengan sepakan kaki kiri pada babak pertama dan sepakan kaki kanan pada gol kedua –setelah terlebih dulu menerima umpan terobosan dan mengecoh Pepe.

“Kami bertanding melawan tim terbaik di dunia, tim juara dunia, dan juga juara Liga Champions, di stadion yang megah dan juga penuh.”

“Mereka memberikan kami tekanan besar di babak pertama. Mereka tampil bagus. Kami terpaksa bertahan amat dalam, tapi kami melakukannya dengan baik,” kata Simeone.

Exit mobile version