Site icon nuga.co

Sir Alex Bicara Tentang “New” MU van Gaal

Lama menahan diri untuk mengomentari “kegaduhan” di Old Trafford, sejak hengkangnya David Moyes, datangnya Louis van Gaal dan terseoknya Manchester United di Premier League di awal musim, akhirnya Sir Alex Ferguson, akrab disapa Fergie, angkat bicara.

Dalam wawancaranya dengan “Sky Sport TV,” Rabu, 08 Oktober 2014, seperti dikutip “Daily Mail, 09 Oktober 2014, Alex Ferguson, memuji sikap Louis van Gaal sebagai manajer baru ‘Setan Merah’. Ia menamakan Manchester United di bawah kepemimpinan van Gaal adalah sebuah “tim baru.”

Langkah yang diambil oleh van Gaal, dikatakannya, sebuah terobosan “brilliant” untuk membangun sebuah tim yang sesuai dengan visinya. “Ia bukan hanya seorang pelatih hebat, tapi juga seorang yang menginginkan tim dengan warnanya sendiri. Saya harus mengatakan ia seorang yang hebat,” kata Sir Alex.

Menurutnya, Van Gaal melakukan hal yang benar dengan menjual beberapa pemain dan membangun ulang skuat sesuai yang diinginkannya.

Sir Alex ada di tribun ketika United mengalahkan Everton di akhir pekan lalu akhir pekan lalu. Itu adalah kemenangan ketiga United bersama Van Gaal musim ini dan jadi yang pertama kalinya setelah era Sir Alex United sukses meraih tiga kemenangan berurutan di kandang.

Bagi Sir Alex, itu adalah catatan bagus, dan catatan bagus tersebut tidak datang tanpa pengorbanan.

Selain membeli beberapa pemain bintang, Van Gaal juga lebih dulu menjual menyetujui penjualan dan meminjamkan pemain lawas United ke klub lain. Nama-nama seperti Patrice Evra, Nani, Javier Hernandez hingga dua pemain yang merupakan produk akademi United, Danny Welbeck dan Tom Cleverley, kini sudah berkostum tim lain.

Mereka menyusul Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic yang lebih dulu meninggalkan klub. Kontrak Ferdinand tidak diperpanjang oleh tim begitu musim lalu selesai, sementara Vidic justru memilih sendiri untuk tidak memperpanjang kontrak.

Dengan demikian, Van Gaal, disebut Sir Alex, punya timnya sendiri. Dan ini membuatnya lebih leluasa.

“Louis van Gaal telah membuat banyak perubahan dan, melihat hal itu, saya pikir dia melakukan hal yang tepat dengan membersihkan geladak dan membangun timnya sendiri,” ujar Sir Alex.

Dia punya pengalaman dan kemampuan melatih untuk melakukannya. Saya pikir, caranya melakukan pendekatan terhadap tim benar-benar brilian.”

Selain membeli beberapa pemain baru, Van Gaal juga memberikan debut kepada sejumlah pemain dari akademi, seperti Jesse Lingard, Tyler Blackett, Paddy McNair, hingga Tom Thorpe –meski beberapa di antaranya dikarenakan cedera yang membekap beberapa pemain senior.

Akibat cedera pemain itu juga, Van Gaal telah menggunakan tiga puluh pemain berbeda dalam tujuh laga di Premier League..

Tentang kepergian gelandang Shinji Kagawa meninggalkan MU Sir Alex mengatakan penyebabnya karena kedatangan Juan Mata. Menurut Ferguson, Kagawa menilai Mata membuatnya kehilangan peluang untuk menunjukkan kualitas dan meraih sukses di Old Trafford.

Kagawa direkrut MU dari Borussia Dortmund, pada Juli 2012. Saat itu, Ferguson masih menjadi pelatih Setan Merah. Pada musim pertama di MU, Kagawa bermain dua puluh kali di Premier League dan mencetak enam gol dan tiga assist.

Kagawa kesulitan memberikan kontribusi lebih besar karena cedera pada lutut yang membuatnya absen sejak Oktober hingga Desember 2012.

Pada akhir musim itu, Ferguson pensiun dan posisi pelatih dipercayakan kepada David Moyes, yang direkrut dari Everton. Moyes merekrut Juan Mata dari Chelsea, pada Januari 2014.

Kagawa pun berbagi jatah bermain dengan Mata. Pada akhir musim, Kagawa membukukan jumlah penampilan delapan belas kali di Premier League, dengan empat di antaranya sebagai pengganti, sementara Mata membela MU dalam lima belas pertandingan Premier League, dengan satu di antaranya sebagai pengganti.

“Saya sangat gembira dengan Shinji. Ia beradaptasi dengan baik dan menurut saya, ia merasa nyaman. Setiap manajer punya filosofi sendiri-sendiri. Ketika Moyes merekrut Mata, Kagawa merasa ia tak lagi menjadi pilihan utama dan sedikit kehilangan harapan,” ujar Ferguson.

Exit mobile version