Site icon nuga.co

Semifinal Piala Dunia 2014, Brasil v Jerman

Dua raksasa sepakbola dunia, dari “kutub” permainan yang berbeda, Jerman dan Brasil, akan memainkan laga semifinal antar dua benua, di Estadio Forteleza, Rabu dinihari WIB, 09 Juli 2014, setelah keduanya menang atas lawan satu regional di babak enam belas besar Piala Dunia 2014.

Jerman menaklukkan Perancis satu gol tanpa balas, dan membuat sejarah baru di ajang Piala Dunia di Stadion Maracano, Rio de Janeiro, Jumat malam WIB, 04 Juli 2014, lewat gol Mats Hummels. Der Panzer menjadi negara pertama yang sukses menembus babak semifinal Piala Dunia empat kali berturut-turut.

Sebelum Jerman membukukan torehan terbaru ini, hanya Der Panzer dan Brasil yang sukses mencetak hat-trick ke semifinal.

Sementara itu, Brasil, yang sudah lima kali menjadi juara dunia, juga pernah tiga kali berturut-turut menembus semifinal.

Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Loew, mengaku puas dengan keberhasilan skuad Der Panzer melangkah ke semifinal Piala Dunia 2014. Kemenangan dalam pertandingan itu juga membuat Jerman menjadi negara pertama yang sukses menembus semifinal Piala Dunia empat kali berturut-turut.

“Ini adalah rekor yang bagus. Presiden kami memberi tahu bahwa kami memenangi laga dari pertandingan resmi, jadi itu adalah rekor yang bagus,” ungkap Loew seperti dilansir Skysports.

“Tim ini mempunyai kualitas, solid, dan stabil, sementara sejak 2010 kami mengambil beberapa pemain baru, seperti Mats Hummels. Kami banyak berinvestasi dalam hal pemain,” tambah Loew.

Loew mengungkapkan, ia telah berbicara dengan Per Mertesacker pada malam sebelum pertandingan untuk menjelaskan mengapa bek Arsenal tersebut tidak akan dimainkan melawan Perancis.

“Per adalah pemain yang sangat penting bagi kami dan saya berbicara kepadanya tadi malam dan menjelaskan, dan dia memiliki sikap yang luar biasa dan berkata, ‘Saya hanya ingin membantu tim’,” ujar Loew.

Sebagai ganti Mertesacker, Loew memasukkan Hummels ke dalam starting line-up.

“Saya memilih Jerome Boateng dan Mats Hummels demi alasan taktik. Kami sudah mengamati pemain Perancis, Valbuena dan Griezmann, yang punya kecepatan dalam menyerang, dan saya kira kami akan mampu untuk mengatasi masalah tersebut,” papar Loew.

Inilah yang menjadi rahasia sukses Jerman menekuk Perancis. Hummels, selain sukses menjaga pertahanan Jerman, juga menjadi pencetak gol penentu lolosnya Der Panzer ke semifinal Piala Dunia 2014.

Calon lawan Jerman di semifinal, “Selecao” Brasil, juga tiket ke semifinal Piala Dunia 2014 setelah menaklukkan Kolombia, dua gol banding satu di Estadio Castelao, Fortaleza, Sabtu dinihari WIB.

Gol pembuka pertandingan tersebut terjadi pada menit ke-7tujuh. Berawal dari sepak pojok Neymar, bola melaju ke depan mulut gawang Kolombia tanpa bisa dihentikan pemain dari kedua belah pihak. Namun, saat bola mengarah ke tiang jauh, Thiago Silva yang tanpa kawalan sudah menunggu dan langsung menyambar bola masuk ke gawang Brasil.

Setelah tertinggal, Kolombia langsung memiliki kesempatan untuk menyamakan skor pada menit ke-10. Akan tetapi, tendangan bebas Fredy Guarin malah melambung jauh dari sasaran.

Semenit berselang, Juan Cuadrado mengancam gawang Brasil yang dikawal Julio Cesar. Namun, sepakan keras kaki kiri Cuadrado hanya menyamping tipis dari gawang Selecao.

Kolombia terlihat tampil kurang tenang dalam pertandingan melawan Brasil. Beberapa kali, para pemain Kolombia terburu-buru membuat keputusan sehingga banyak umpan yang tidak tertuju dengan sempurna.

Satu menit sebelum babak pertama berakhir, Brasil mempunyai kesempatan menggandakan skor. Neymar mendapatkan tendangan bebas di jarak yang ideal. Namun, sepakan Neymar masih gagal menemui sasaran. Hingga babak pertama berakhir, Brasil tetap unggul satu gol atas Kolombia.

Memasuki babak kedua, Kolombia mencoba mengganti komposisi pemain dengan memainkan Adrian Ramos, menggantikan Victor Ibarbo. Diharapkan Ramos mampu memberikan tekanan lebih kepada barisan belakang Brasil.

Akan tetapi, Brasil justru bisa mendapatkan gol kedua pada pertandingan ini. Pada menit ke-68, Brasil mendapatkan tendangan bebas. David Luiz yang menjadi eksekutor melepaskan sepakan yang bersarang di pojok gawang Kolombia. Brasil kini unggul dua gol.

Ketinggalan dua gol, Kolombia kembali melakukan pergantian pemain. Tefilo Gutierrez ditarik keluar untuk digantikan Carlos Bacca pada menit ke-70.

Masuknya Bacca terbukti memberikan efek positif bagi Kolombia. Pada menit ke-78, Bacca yang menerima umpan James Rodriguez terpaksa dijatuhkan kiper Julio Cesar di dalam kotak penalti. Wasit asal Spanyol, Carlos Velasco, tanpa ampun menunjuk titik putih.

Rodriguez yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Rodriguez menempatkan bola ke arah kiri, sementara Cesar bergerak ke arah sebaliknya. Kolombia tetap tertinggal 1-2 dari Brasil.

Upaya Kolombia untuk menyamakan skor gagal terwujud pada sisa waktu pertandingan. Laga berakhir 2-1 untuk kemenangan Brasil. Selecao pun lolos ke semifinal untuk menantang Jerman pada 8 Juli 2014.

Exit mobile version