Site icon nuga.co

Sebelum ke Old Trafford, Pogba Diincar Real

Sebelum mendarat di Old Trafford  Paul Pogba pernah diincar Real Madrid tapi menemukan jalan buntukl karena sang pemaina memilih untuk merapat ke Manchester United

Lantas kenapa Pogba memilih United?

“Saya menginginkan ballon d’or,” kata Pogba menyebut alasannya memilih Old Trafford seperti diungkapkan “daily mail,” Rabu, 07 September 2016.

Di fase awal, MU masih sendiri dalam perburuan Pogba. Namun, Madrid masuk persaingan di menit-menit akhir.

Mereka menawarkan uang dalam jumlah yang besar. Bahkan, lebih besar dari yang ditawarkan oleh MU.

Juventus sebenarnya sempat tergoda untuk melepas Pogba ke Madrid. Namun, ketika Juve menanyakan klub mana yang diinginkan oleh Pogba, ternyata jawabannya adalah MU.

Pogba mengaku masih berhasrat untuk meraih kesuksesan di Old Trafford.

Selain itu, seperti dilansir Daily Express, gelandang itu tersebut tertarik bekerja sama dengan manajer Jose Mourinho.

Mendengar jawaban Pogba, Madrid langsung mundur.

Mereka memutuskan berhenti mengejar Pogba.

Dan akhirnya, Pogba kembali berseragam MU. Demi menebus pemain timnas Prancis tersebut, MU harus mengeluarkan uang hingga seratus lima juta pounds atau setara satu koma lima puluh tiga triliun rupiah

Sebuah rekor  pemain termahal dunia yang dipegang Gareth Bale pun pecah.

Paul Pogba mengungkapkan target utamanya usai bergabung kembali dengan Manchester United.

Pogba mengaku sangat berambisi meraih Ballon d’Or selama berseragam MU.

Titel Ballon d’Or tak mudah diraihnya.

Demi meraih gelar individu tersebut, Pogba menegaskan harus membantu MU meraih dua gelar prestisius terlebih dahulu, Premier League dan Liga Champions.

“Saya mau memenangkan liga untuk kali pertama bersama MU. Sebab, saya belum pernah meraihnya ketika hengkang,” kata Pogba.

“Tentu saja, Liga Champions jadi target lain dan secara pribadi, saya bermimpi meraih Ballon d’Or di sini,” lanjutnya seperti dikutip MUTV.

Terkait kapan gelar inividu itu ingin diraihnya, Pogba tak bisa mau mengumbarnya. Dia sadar, kesabaran dibutuhkan demi bisa meraih Ballon d’Or.

“Saya berharap waktunya akan datang. Tapi, pertama saya harus memenangkan Premier League, trofi yang belum pernah saya menangkan,” tegas Pogba.

Sementara itu berita menyenangkan terus mendatangi Pogba.

Selasa 9 Agustus 2016 kemarin, Pogba resmi dibeli kembali oleh MU dari Juventus.

Transfernya ke MU telah memecahkan rekor dunia yang sebelumnya dipegang Gareth Bale.

Juventus diketahui masih memiliki kewajiban terhadap Paul Pogba, meski sang pemain sudah pindah ke Manchester United.

Beberapa kebutuhan Pogba pun wajib dipenuhi oleh Juve.

Salah satunya adalah rumah tinggal di Manchester. Pogba sampai sekarang masih belum mendapatkan tempat tinggal.

Sementara ini Pogba masih tinggal di Lowry Hotel.

Dilansir The Sun, Juve masih mencarikan rumah untuk Pogba.

Manajemen Si Nyonya Tua ternyata kesulitan mencarikan rumah untuk Pogba.

Sebab, dalam klausul transfer Pogba, Juve harus membelikan rumah.

Cuma Pogba, pemain baru MU yang masih ditanggung oleh klub lamanya.

Tiga pemain anyar Setan Merah lain, Henrikh Mkhitaryan, Eric Bailly dan Zlatan Ibrahimovic, kebutuhannya langsung ditanggung MU.

Mkhitaryan dan Bailly sempat tinggal di hotel yang sama dengan Pogba. Namun, dalam waktu dekat mereka akan pindah ke rumah kontrakan yang sudah disiapkan manajemen MU

Dilansir dari Mirror pula,  Juventus dilaporkan harus membayar komisi, untuk beberapa klub Pogba sebelumnya, yaitu Le Havre, Torcy, dan Roissy-en-Brie, atas peran mereka dalam pendidikan Pogba.

Agen Pogba, Mino Raiola, bahkan menuntut komisi. Keuntungan yang diterima Napoli dari penjualan Higuain ke Juventus  disebut lebih besar ketimbang yang diterima Juventus dari Pogba.

Keuntungan bersih yang diterima Juventus dari penjualan Pogba, hanya sekitar enam puluh juta pounds, yang bahkan tidak cukup untuk membayar semua biaya transfer Higuain dari Napoli.

Sehingga, penjualan Pogba tidak menyisakan banyak keuntungan bagi klub raksasa Italia tersebut.

Saat ini, muncul pro dan kontra, terkait fantastisnya nilai transfer Pogba. Mantan pemain Setan Merah, Anders Lindegaard, mengatakan pembelian Pogba memperlihatkan bagaimana MU telah mengubah nilai-nilai yang mereka miliki sebelumnya.

“Ini jelas babak baru. MU telah menjadi klub berbeda, dibandingkan dari saat saya ada di sana”

“ Dijalankan dengan cara berbeda, dan dibangun dengan nilai-nilai berbeda. Sayangnya, sekarang segalanya adalah tentang uang, dan saya tahu MU telah menghabiskan banyak yang dalam satu dekade terakhir,” ujar Lindegaard.

Exit mobile version