Site icon nuga.co

Ronaldo Tinggalkan Teka-Teki di Bernabeu

Teka teki masih menyelimuti publik sepakbola, terutama fans Real Madrid, tentang Cristiano Ronaldo yang, akhirnya, diturunkan sebagai starter dalam laga klub “Ibu Kota” itu melawan Bayern Muenchen di Bernabeu, Kamis dinihari WIB, 24 April 2014, pada putaran pertama semifinal Champions League.

Pertanyaan itu berasal dari kondisi cederanya, sehingga menyisakan pertanyaan yang belum terjawab tuntas.

Ronaldo sudah absen di empat laga terakhir Madrid karena cedera lutut dan hamstring yang didapatnya. Lalu kondisinya berangsur membaik awal pekan ini dan sudah berlatih normal bersama rekan-rekannya.

Namun, Carlo Ancelotti saat itu belum bisa memastikan apakan Ronaldo bakal main mengingat Ancelotti masih terus memonitor kondisi si pemain asal Portugal itu jelang laga kontra Bayern Munich.

Lalu tibalah hari pertandingan itu, Kamis dinihari WIB, dan nama Ronaldo ada di daftar starting eleven. Kabar yang melegakan untuk fans Madrid mengingat kehadiran Ronaldo dibutuhkan untuk bisa meraih kemenangan di leg pertama.

Tidak hanya pertanyaan tentang diturunkannya Ronaldo. Harian terkenal di Spanyol “MARCA” terbitan Madrid, juga mempertanyakan alasan penarikan Ronaldo di pertengahan babak kedua.

Ronaldo sendiri tak mencetak gol di laga krusial itu. Ia bahkan ditarik keluar untuk digantikan Gareth Bale, yang sebelumnya juga diragukan bakal main karena menderita flu.

Tak bermain penuhnya Ronaldo mengundang tanda tanya mengingat jarang sekali Ancelotti menggantinya di tengah laga.

Tapi soal yang satu ini, Ancelotti punya jawabannya.

“Saya sudah memutuskan sebelumnya bahwa Ronaldo tidak akan bermain 90 menit karena dia sempat absen lama,” ujar Ancelotti di situs resmi tim.

“Ronaldo tidak dalam performa terbaiknya, tapi penting bagi kami dia sudah bermain. Kami senang,” lanjut pelatih asal Italia itu.

“Cristiano berkorban banyak dengan bermain di tengah dan lebih bertahan. Seluruh tim berkorban banyak di laga ini.”

Untuk menghadapi laga putaran kedua di Allianz Arena, Muenchen, Real Madrid menyadari beratnya pertandingan di kandang Bayern Munich itu.

Los Blancos pun membutuhkan performa yang mereka tunjukkan di Santiago Bernabeu demi memastikan tiket final.

Madrid mengalahkan Bayern satu gol tanpa balas di leg pertama semifinal Liga Champions di Bernabeu, Kamis dinihari WIB. Gol tunggal Karim Benzema menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.

“Kami bekerja dengan baik sebagai sebuah unit. Para pemain tidak egois dan secara mental kuat,” ujar pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, di situs resmi klub.

“Tim ini penuh hasrat, dan meski kami mungkin tidak bermain baik sepanjang waktu, komitmen di antara anggota skuat sangat bagus,” tambahnya.

Madrid kini akan membawa modal kemenangan untuk menjalani pertemuan kedua dengan Bayern di Allianz Arena, pekan depan. Mereka akan lolos ke final asalkan tidak kalah dengan selisih dua gol atau lebih.

“Leg kedua akan sangat sulit. Kami punya keunggulan tipis dan kami harus bermain dengan keyakinan seperti yang kami tunjukkan malam ini,” ujar Ancelotti.

“Tak ada yang tahu apa yang mungkin terjadi di sana, tapi saya percaya diri,” katanya.

Hasil itu memberi Madrid keuntungan dalam menghadapi laga leg kedua di Allianz Arena pada 29 April mendatang. Namun menurut Isco, keunggulan agregat satu gol masih belum terlalu aman.

Karena itu, Madrid disebutnya harus mencetak gol cepat saat pertandingan leg kedua mendatang. Gol cepat disebut Isco akan lebih meringankan beban timnya.

“Kami banyak berlari malam ini dan saling membantu. Ini adalah performa tim dan sangat penting bagi kami tidak kebobolan di kandang dalam laga seketat ini,” sahut Isco di situs resmi klub.

“Kami siap menghadapi laga di Munich, penuh kepercayaan diri dan dengan keunggulan agregat,” lanjut pemain bernama lengkap Francisco Roman Alarcon Suarez itu.

“Tapi, itu masih akan jadi laga yang sulit karena Bayern adalah tim hebat. Kami harus mencetak gol cepat di Allianz Arena untuk menghilangkan tekanan pada diri kami sendiri. Dengan demikian, mereka harus mencetak tiga gol,” katanya.

Exit mobile version