Site icon nuga.co

Pesta Real Madrid di Estadio Mestalla

Madrid memang mewujudkan “fiesta”nya di Estadio Mestalla, Valencia, Kamis dinihari WIB, 17 April 2014, setelah menagalahkan Barcelona di final Copa del Rey dan memulai langkah anyarnya untuk menyandingkan tiga trofi, Piala Raja, trofi La Liga dan la decimal Champions League.

Pesta Madrid di Estadio Mestalla bukan hanya dua gol berbanding satu untuk kemenangan klub Bernabeu ini. Saksikanlah penampilan Cristiano Ronaldo dan Marcello, dua pemain Madrid yang tidak tampil karena cedera, dengan balutan jas Armani di bangku pemain cadangan.

Seakan sudah tahu kemenangan timnya, Ronaldo dan Marcello asik dengan aksi selebnya dan memainkan “smarth-phone” untuk ber”selfie” ria mengabadikan peristiwa penting ini.

Bahkan “MARCA,” surat kabar Spanyol terbitan Madrid, dengan sedikit satire menulis di edisi Kamis paginya, 17 April 2014, dengan kalimat satire menulis,”Pesta tanpa cocktail di Mestalla.”

Real Madrid memang berhasil meraih trofi pertama musim ini dengan menyabet gelar juara Copa del Rey.
Cristiano Ronaldo menyebut kemenangan ini sebagai hari ajaib buat Madrid.

Madrid sukses memetik kemenangan dua banding satu saat melakoni final Copa del Rey melawan Barcelona. Gol dari Angel Di Maria dan juga Gareth Bale menjadi penentu kemenangan tim besutan Carlo Ancelotti itu.

Ronaldo menilai kemenangan ini merupakan ganjaran dari usaha keras yang sudah dilakukan oleh Madrid di sepanjang musim ini. Ia juga menyebut laga yang berlangsung di Mestalla, Kamis dinihari WIB, sebagai malam yang ajaib bagi Los Merengues. .

“Ini merupakan hari yang ajaib. Sebuah kerja keras dan merupakan buah dari pengorbanan. Kami sudah berjuang sepanjang tahun, ini merupakan gelar yang penting,” kata Ronaldo yang cedera hamstring dan absen tampil di final Copa del Rey kepada surat kabar “As.”

“Ada banyak tensi dan dua tim yang luar biasa. Kami menikmati malam yang ajaib. Dan sekarang kami harus terus melangkah, masih ada banyak yang tersisa musim ini.”

“Kami harus merayakannya dengan para suporter kami, tanpa mereka, kami bukanlah siapa-siapa. Saya berharap mereka mempunyai waktu yang menyenangkan bersama kami, dan itulah yang merekka tunggu bersama kami, kami akan bertemu mereka di Madrid,” ujarnya.

Real Madrid bermain melawan Barcelona pada final Copa del Rey musim ini tanpa kehadiran bintang Cristiano Ronaldo. Namun ketidakhadiran pemain asal Portugal itu, kata pelatih Carlo Ancelotti, menjadi kunci sukses keberhasilan Los Blancos menekuk Blaugrana. “Cedera Ronaldo adalah motivasi tambahan bagi kami,” katanya.

Berlangsung di markas Valencia, di stadion Mestalla, absennya Ronaldo bukan berarti Madrid menjadi lebih lemah. Nampaknya, kata Ancelotti, Barcelona memandang sebelah mata Madrid yang bermain tanpa Ronaldo. Apalagi, dengan Ronaldo, Madrid dua kali kalah dari Barcelona pada ajang La Liga Spanyol.

“Semua pemain mengeluarkan semua kemampuannya malam ini. Kami bermain di level maksimal kami. Kami bermain baik untuk sebagian besar pertandingan. Saya pikir kami pantas untuk mendapatkan gelar juara,” ungkap Ancelotti.

Keberhasilan menjuarai Copa del Rey, memungkinkan Ancelotti membawa Madrid meraih treble winner pada musim ini. Los Merengues kini berada di posisi kedua klasemen La Liga, tertinggal tiga poin dari pimpinan Atletico Madrid.

Selain itu Madrid akan menghadapi Bayern Muenchen pada semifinal Liga Champions.

“Hal yang normal jika trofi Copa del Rey memberikan kami lebih rasa percaya diri untuk menjalani bagian akhir dari musim ini,” ujar bekas pelatih Paris Saint-Germain itu. Trofi Copa del Rey musim ini adalah gelar pertama Ancelotti pada musim pertamanya di Santiago Bernabeu.

Sementara itu, Presiden Madrid Florentino Perez mengtakan, “Kami harus bekerja keras, itu adalah pertandingan yang menegangkan melawan tim top dan kami menang lewat kerja keras dan pengorbanan. Setiap orang bermain sangat bagus.”.

“Saya ingin memberi selamat untuk Barcelona untuk pertandingannya, saya pikir mereka bermain sangat bagus dan pendukung mereka yang sikapnya sempurna. Juga para pemain kami dan para fans karena kami datang ke sini untuk memenangi Copa del Rey dan kami melakukannya,” lanjutnya.

Gelar Copa del Rey ini sekaligus menjaga asa Madrid untuk mengejar treble musim ini. Kini mereka makin termotivasi untuk menjuarai Liga Champions –sekaligus mewujudkan La Decima– dan La Liga.

“Luar biasa mendapat gelar pertama. Ini meningkatkan kepercayaan diri kami untuk terus memperjuangkan target-target kami, seperti gelar Eropa kesepuluh dan memenangi La Liga, karena kami masih punya peluang dan kami akan memaksimalkannya,” lugas Perez.

Exit mobile version