Site icon nuga.co

Pellegrini “Membunuh” Karir Jovetic di City

Penyerang Manchester City, Stevan Jovetic, tak menyembunyikan keinginannya untuk meninggalkan Manchester City setelah namanya dicoreng dari daftar dua puluh satu pemain yang akan berlaga di di babak “knock-out” Liga Champions.

“Sata tak menutup kemungkinan untuk hengkang pada musim panas mendatang. Saya tidak mendapat kepercayaan dari manajer Manuel Pellegrini,”ujarnya kepada “Sky Sport” dengan menudingkan tuduhan kepada sang pelatih sebagai “pembunuh.”

Ia secara terus terang mengatakan tidak nyaman dengan keputusan Manuel Pellegrini yang mencoret namanya dalam skuad Manchester City yang akan tampil di Liga Champions.

Ia dengan lantang menuduh Pellegrini telah membunuh kariernya di skuad The Citizens.

Manuel Pellegrini mencoret Stevan Jovetic dari skuat Liga Champions Manchester City demi memberi tempat buat pemain Wilfried Bony.

The Citizens hanya diizinkan membawa dua pulouh satu pemain di skuat mereka setelah melanggar aturan UEFA Financial Fairplay. Namun, Bony, yang didatangkan seharga dua puluh delapan juta pound lebih dipilih Pellegrini ketimbang Jovetic.

“Aku pantas bermain di Liga Champions. Aku tahu itu,” ungkap Jovetic kepada Sunday Mirror.
“Manajer sudah membunuhku dengan keputusan itu. Aku merasa aku pantas akan tempatku dan orang-orang lain bilang kepadaku hal yang sama.”

“Orang-orang bilang kepadaku bahwa aku adalah seorang pemain yang hebat tapi jelas bahwa manajer tidak berpikir hal yang sama. Aku sangat kecewa, bahkan sekarang. Aku merasa itu bukan keputusan yang bagus — atau keputusan yang benar,” sungut pemain yang didatangkan dari Fiorentina itu.

“Aku tahu bahwa aku pantas berada di daftar skuat. Aku bilang ini kepada manajer tapi dia tidak ingin mendengarku. Aku datang ke mari untuk bermain di Liga Champions,” tandas dia.

Musim ini, Jovetic sudah mengoleksi lima gol dalam dua puluh empat penampilannya di seluruh kompetisi. Dengan kontrak yang masih tersisa sampai 2018, Jovetic mengisyaratkan akan mempertimbangkan masa depannya di musim panas nanti.

Kabarnya, Jovetic dilirik Inter Milan dan Juventus pada bursa Januari lalu. “Aku belum membuat keputusan apapun soal masa depanku,” sambung dia.

“Aku akan menunggu sampai musim panas kemudian baru kita lihat. Tapi manajer sudah menempatkan para pemain lain di depanku. Jadi mungkin ini adalah sebuah pesan apa yang dia ingin lakukan,” simpul Jovetic.

“Orang-orang mengatakan kepada saya bahwa saya merupakan seorang pemain yang hebat, namun sangat jelas pelatih tak berpikir hal yang sama dengan mereka.”

“Saya akui saya sangat kecewa dan saat ini saya juga merasa bingung apakah itu keputusan yang benar atau tidak untuk saya,” pungkas eks pemain Fiorentina itu.

Jovetic bergabung dengan City usai diboyong dari Fiorentina pada bursa transfer musim panas lalu.

Meski baru bergabung dengan Yaya Toure cs, masa depan Jovetic saat ini sedang dispekulasikan. Apalagi, keputusan Pellegrini mencoret namanya di dalam skuad City yang akan tampil di Liga Champions musim ini.

“Saya belum dapat memutuskan apa pun mengenai masa depan saya di sini (City). Apakah akan bertahan atau memilih bergabung dengan klub lain musim panas nanti,” ujar Jovetic, seperti diberitakan Mirror, Minggu, 15 Februari 2015.

“Saya akan menunggu hingga musim panas kemudian baru kita lihat apa yang terjadi. Namun, kini manajer telah mempercayai pemain lain di tempat saya. Jadi, mungkin itu merupakan sebuah pesan apa yang dia ingin lakukan kepada saya,” sambung eks pemain Partizan itu.

Jovetic memang beberapa waktu belakangan ini sedang dikait-kaitkan dengan beberapa klub elite Eropa.

Selain itu klub-klub seperti Juventus, AS Roma, dan Inter Milan dikabarkan tertarik membawa pulang Jovetic ke Serie A pada musim depan.

Exit mobile version