Site icon nuga.co

Pellegrini: “Kami Mendekati Chelsea”

“Kami sedang balapan mengejar Chelsea. Kami terus merapatkan jarak. Kalau penampilan kami seperti malam ini, semuanya beres,” ujar Manuel Pellgerini kepada “Sky Sports,” usai Manchester City menaklukkan Southampton, di St Mary’s Stadium, Minggu malam WIB, 30 November 2014, dengan tiga gol tanpa balas di pekan ketiga belas Premier League.

Kemenangan atas Southampton membuat Manchester City merapatkan jarak dengan Chelsea di puncak klasemen. Manuel Pellegrini tak risau meski masih tercecer karena dia yakin The Blues bisa dikejar.

Jarak yang disebut Pellegrini tidak jauh karena dia yakin ‘Si Biru’ masih bisa dikejar lantaran kompetisi masih sangat panjang.

“Kami masih harus bermain dua puluh lima pertandingan lagi. Itu poin yang banyak untuk didapat dan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” sahut Pellegrini.

“Di sepakbola dalam satu pekan Anda bisa mengubah posisi Anda. Chelsea bermain sangat baik dan kita lihat apa yang akan terjadi. Kami harus mencoba berkonsentrasi untuk pertandingan dengan Sunderland Rabu nanti,” lanjut dia di BBC.

Keyakinan Pellegrini akan kemampuan timnya mengejar Chelsea datang dari semangat besar yang dipunya tim Etihad itu. Kans untuk setidaknya merapatkan jarak dengan Chelsea terbuka di Desember ini, di mana jadwal padat menanti namun The Citizens sama sekali tak bertemu dengan tim dari empat besar.

“Kami tidak bisa mengeluh soal banyak hal dari tim ini di musim ini. Tapi satu hal yang tidak bisa kami keluhkan soal skuat ini adalah semangat, kepribadian, karakter dan ambisi untuk terus meraih kemenangan,” tuntasnya.

Kemenangan tiga gol City menjadikan klub Etihad ini naik ke posisi dua klasemen liga menggantikan “The Soton” Southampton, dan mendekatkan jaraknya dengan Chelsea di puncak klasemen, yang sehari sebelumnya di hadang Sunderland seri, tanpa gol..

Perjuangan The Citizens di kandang Southampton terbukti tidak mudah karena mereka baru bisa bikin gol di awal babak kedua Perjuangan tim tamu sepertinya makin sulit karena mereka harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu merah yang didapat Eliaquim Mangala saat pertandingan masih tersisa lima belas menit.

Namun saat bermain dengan sepuluh orang City bisa menambah dua gol. Setelah dibuka oleh Yaya Toure, dua gol City datang dari Frank Lampard dan Gael Clichy.

“Saya sangat puas. Kami mengalahkan tim yang sangat baik. Mereka ada di posisi dua dan pantas mendapatkannya. Kami memainkan sepakbola yang sangat baik dan sangat penting untuk menyudahi dengan clean sheet lagi. Dan bisa mencetak gol ke tim dengan pertahanan terbaik adalah hal yang penting,” ujar Pellegrini usai pertandingan.

Terkait kartu kuning yang diterima Sergio Aguero di babak pertama karena dianggap melakukan diving, Pellegrini menyebut wasit telah membuat kesalahan. Aguero disebut sang manajer adalah tipe pemain yang tak suka diving, dan City harusnya dapat penalti dari momen itu.

“Saya bilang pada wasit kalau dia harus memutuskan apakan itu penalti atau bukan, saya yakin itu harusnya bukan kartu kuning. Saya tahu Sergio Aguero, dia tidak suka membohongi wasit,” lanjut Pellegrini di BBC.

Kemenangan ini merupakan yang ketiga kali secara berurutan di dalam tiga laga terakhir City di semua ajang. Sebelumnya, City mampu mengalahkan Swansea City dan Bayern Munich.

Rentetan kemenangan itu tampaknya belum membuat Lampard puas. City saat ini ada di posisi dua klasemen dengan raihan dua puluh tujuh poin. Mereka tertinggal enam poin dari Chelsea yang menempati posisi pertama.

“Kami semua melihat ke klasemen sepanjang pekan, dan kami semua kecewa dengan posisi yang digapai oleh klub seperti City,” kata Lampard di Sports Mole.

“Kami harus terus menggapai kemenangan, melangkah maju, dan melakoni laga demi laga,” imbuhnya.
Tentang kekalahan timnya, “The Soton, Ronald Koeman, sang pelatih, dengan kalem mengatakan timnya kalah karena City lebih berkualitas.

Kekalahan ini membuat “The Saints,” sapaan lain untuk Southampton, mesti tergusur di peringkat ketiga dengan dua puluh enam poin, tertinggal dari City yang naik ke peringkat kedua dan terpaut tujuh angka dari Chelsea di papan klasemen.

“Saya kecewa karena di awal babak kedua sedikit lebih baik daripada awal pertandingan. Anda tahu jika Anda membuat beberapa kesalahan Anda akan dihukum,” sahut manajer Southampton itu kepada Sky Sports.

“Penampilan tadi tak cukup bagus dan kami harus menyadarinya. Perbedaannya adalah kualitas,” sambung Koeman.

Southampton tak boleh berlama-lama terlarut dalam kekecewaan. Pasalnya, pada tengah pekan nanti, Graziano Pelle cs mesti melawat ke markas Arsenal.

“Kami tahu dalam tiga hari kami harus bertandang ke Arsenal. Tidak ada waktu untuk kecewa dan Anda harus belajar dari kesalahan. Jika Ada ingin mengalahkan tim-tim besar Anda harus bermain lebih baik. Itu yang saya katakan pada para pemain saya,” imbuh pria Belanda itu.

Exit mobile version