Site icon nuga.co

Neymar Jr Diteriaki Mata Duitan di PSG

Salah satu kuli di Stadion Parc des Princes, markas Paris Saint-Germain, meneriaki Neymar sebagai mata duitan.

Teriakan kuli itu terekam dalam video amatir salah satu jurnalis yang merekam Neymar saat menampakkan diri di stadion tersebut.

Dalam video dari luar pagar tersebut, Neymar terlihat meninggalkan salah satu kantor di Stadion Parc des Princes.

Dikutip dari Marca, terdengar lantang teriakan seorang pria dalam bahasa Spanyol: “Pesetero, Neymar!”

Dalam bahasa Indonesia, kata itu merujuk pada arti ungkapan mata duitan atau orang yang hanya memikirkan untuk mendapat uang sebanyak-banyaknya.

Masih dalam tayangan video tersebut, tampak seorang pria yang berteriak berada di pagar stadion. Dia mengenakan pakaian perlengkapan pekerja bangunan.

Neymar tampak tak menggubris teriakan tersebut dan langsung menuju mobilnya.

Para fan PSG merasa geram setelah Neymar dikabarkan ingin meninggalkan Les Parisiens. Pemain asal Brasil itu dinilai bintang yang tak berguna.

Neymar sempat disebut-sebut bakal kembali ke Barcelona. Belakangan, peluangnya untuk pulang ke Blaugrana sangat tipis.

Pasalnya, Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi disebut tak mau melepas Neymar kembali ke Barcelona.

Seperti dikutip dari Marca, salah satu media Prancis Le Parisien mengklaim pergerakan Barca untuk mengembalikan Neymar dari PSG tidak serius dan hanya sebagai gertakan ke Les Parisiens.

Upaya pura-pura ini bahkan disebut Le Parisien sekadar menyenangkan hati Messi. Sebelummnya, La Pulga meminta Blaugrana agar mengusahakan pembelian kembali Neymar.

Sementara itu, Paris Saint-Germain mendapat denda karena spanduk ejekan terhadap Neymar yang dibentangkan pada laga Ligue 1 lawan Nice.

Kehadiran Neymar tak lagi mendapat sambutan hangat di PSG. Keinginan Neymar untuk pergi dari PSG membuat suporter tak lagi memiliki respek besar pada Neymar.

Karena itu, salah satu spanduk yang dibentangkan pada laga lawan Nice berisikan tulisan agar Neymar cepat pergi. Selain itu ada pula spanduk yang mengungkapkan kekecewaan terhadap perilaku Neymar saat ini.

Aksi itu yang kemudian membuat Komisi Disiplin LFP memutuskan untuk menjatuhkan denda dua ribu euro.

Posisi Neymar di musim ini juga belum sepenuhnya aman. Peminat Neymar memang banyak, mulai dari Barcelona, Real Madrid, hingga Juventus.

Namun meski rumor kepindahan Neymar sudah berlangsung sejak bursa transfer dimulai, proses transfer Neymar belum menunjukkan kemajuan signifikan.

PSG mematok harga tinggi untuk Neymar karena mereka membeli Neymar dengan harga dua ratus dua puluh dua  juta euro pada dua tahun lalu.

Sementara itu klub-klub peminat Neymar lebih senang dengan opsi barter. Hal itulah yang membuat proses transfer belum menemukan titik temu.

Neymar sudah ikut berlatih dengan tim PSG namun belum diturunkan di laga Liga Prancis. Pelatih PSG Thomas Tuchel menekankan bahwa ia butuh Neymar dalam kondisi 100 persen fit sebelum memutuskan untuk menurunkan pemain asal Brasil tersebut di lapangan.

Berita lainnya mengungkapkan, Neymar terancam bakal menjalani musim tak menyenangkan dengan bertahan di Paris Saint-Germain lantaran masa depan pemain Brasil tersebut belum jelas.

Meski rumor kepergian Neymar dari PSG sudah terdengar sejak bursa transfer bergulir, sejauh ini belum ada pengumuman resmi kepindahan Neymar. Nama Barcelona sendiri terus jadi klub yang dikaitkan dengan Neymar.

Tetapi situasi makin pelik lantaran tiap pihak tetap berpegang pada keinginan masing-masing. PSG ingin harga tinggi sedangkan Barcelona hanya mau dengan sistem barter pemain plus uang.

Kepergian Neymar makin berat karena Philippe Coutinho, salah satu pemain yang sempat ditawarkan ke PSG, kini justru disebut sudah mencapai kesepakatan dengan Bayern Munchen.

Tanpa kehadiran Coutinho, penawaran barter pemain yang bakal diajukan Barcelona ke PSG bakal makin melemah.

Pelatih PSG Thomas Tuchel sudah menyatakan ia tak akan rela melepas Neymar tanpa pengganti sepadan.

“Neymar tak akan pergi tanpa kami melakukan perekrutan pemain. Hal itu tidak akan mungkin terjadi.”

“Namun jelas bahwa bila Neymar bertahan, maka kami akan memiliki pemain yang bisa membantu meraih kemenangan,” ucap Tuchel dikutip dari Bleacher Report.

Pernyataan tersebut membuat Neymar bisa saja bertahan di Paris. Dengan bursa transfer ditutup pada awal September, maka ruang gerak PSG untuk mendapatkan pemain baru juga makin terbatas.

Kehadiran Neymar di PSG juga tak lagi mendapat sambutan hangat. Pernyataan Neymar yang ingin hengkang membuat ia tak lagi mendapatkan kepercayaan seperti saat ia datang dulu

Namun menilik pernyataan Tuchel, setidaknya Tuchel bakal memaksimalkan tenaga Neymar bila bintang asal Brasil itu batal pindah. Neymar tak akan terkena hukuman ‘dibangkucadangkan’ karena telah mengecewakan klub.

Exit mobile version