Site icon nuga.co

MU Menang Menggemaskan dari Wolfsburg

Manchester United tampil menggemaskan ketika menjamu tim “pembunuh” dari Jerman, Wolfsburg, di Old Trafford, Kamis dinihari WIB, 01 Oktober 2015, pada laga bagian kedua grup B Liga Champions, dan memenangkan pertandingan dengan skor dua berbanding satu.

Laga yang berjalan lamban, dan sempat membuat publik Old Trafford mendesah usai gol pertama Wolfsburg ke gawang David De Gea, tak sepenuhnya mencirikan permainan impresif Manchester United.

“Pertandingan ini sangat tidak United. Tak ada impresifitas lewat tekanan dan serangan beruntun bak air bah,” ujar Gary Neville di “sky sports” memberi analisa jalannya laga usai babak pertama dengan skor satu gol berbanding satu.

Neville, mantan kapten Manchester United, yang kini menjadi analis sepakbola di “sky sports,” dalam siaran “live”nya, setengah mengutuk cara bermain “The Red Devils” yang kepayahan membongkar pertahanan Wolfsburg.

“United hampir saja celaka,” katanya menutup analisanya ketika mantan klubnya itu bisa bangkit untuk memukul balik Wolfsburg dan memenangkan laga.

Ini merupakan kemenangan perdana The Red Devils di fase grup Liga Champions setelah dua pekan lalu kalah pada laga tandang dari PSV Eindhoven.
.
Hasil positif ini membuat United naik ke peringkat kedua Grup B, menorehkan poin yang sama dengan sang pemimpin PSV setelah dua pertandingan.

Pada laga itu Manchester United mendapatkan kejutan di awal pertandingan saat mereka kebobolan oleh Daniel Caligiuri di menit keempat.

Lewat skema umpan-umpan pendek, Caligiuri mampu berdiri bebas dan dengan mudah menaklukkan David de Gea.

Tertinggal satu gol membuat United berusaha menekan pertahanan Wolfsburg. Gol penyama kedudukan pun hadir lewat tendangan penalti Juan Mata. Mantan pemain Chelsea itu mengecoh kiper Diego Benaglio dengan menempatkan bola ke pojok kanan sementara Benaglio bergerak ke arah berlawanan.

Masuk ke babak kedua, United tetap memegang kendali permainan. Seolah ingin membayar kesalahan menggalang lini pertahanan di gol pertama, Chris Smalling sukses membuat United k unggul di delapan menit pertandingan.

Umpan tumit yang tak terduga dari Mata di luar kotak penalti berhasil membuat Smalling lepas dari kawalan.

Smalling pun sukses ,mendorong bola tersebut ke gawang sambil menjatuhkan diri.

Kemenangan ini membuat peluang United untuk lolos ke babak enam belas besar kembali setelah redup di laga perdana dari PSV Eindhoven. Kini, empat tim yang ada di grup B sama-sama mengoleksi tiga poin lantaran di saat yang bersamaan CSKA Moskow mengalahkan PSV.

Usai pertandingan Louis van Gaal, menyebut Juan Mata tidak tampil lebih baik dari biasanya.

“Saya tidak setuju jika Mata disebut tampil sangat baik,” kata manajer asal Belanda itu seperti dikutip dari FourFourTwo.

“Saya pernah melihat Mata bermain lebih baik daripada hari ini,” kata Van Gaal.

“Jadi kalau saya bisa bilang sebagai seorang manajer bahwa dia bermain sangat baik maka itu artinya saya setuju dengan kalian, tapi saya tidak setuju untuk sekarang ini,” tandasnya.

Van Gaal menolak membahas penampilan perseorangan para pemainnya usai laga tersebut. Meski begitu, ia justru memberi pujian kepada Chris Smailing.

Menurut Van Gaal, Smailing bermain sangat bagus dalam laga tersebut.
Terutama, lanjutnya, saat mengokohkan lini pertahanan Man United, dan caranya mencetak gol itu yang luar biasa, terlebih untuk seorang pemain lini belakang
Van Gaal mengaku senang dengan performa Chris Smalling dan menyebut pemainnya itu telah berkembang pesat.

Ditanya apakah ia puas dengan gol yang dicetak Smalling, Van Gaal berkata: “Tentu saja, dia sudah melakukan itu melawan PSV Eindhoven dia harusnya bisa mencetak gol di sana, namun kini dia benar-benar mencetak gol,” ujarnya kepada MUTV.

“Saya sangat senang karena gol tersebut memberinya dorongan besar. Perkembangannya sebagai seorang pemain luar biasa, jadi saya sangat senang dengan dia.”

Van Gaal juga mengonfirmasikan kenapa Juan Mata yang menjadi eksekutor penalti dalam laga dinihari tadi dan bukan Wayne Rooney yang biasanya mengambil tanggung jawab tersebut.

“Saya yang mengambil semua keputusan, saya yang bertanggung jawab, jadi percayalah.”

Van Gaal menegaskan semua yang ia lakukan sudah melalui tahapan berkomunikasi dengan para pemainnya. Setelah komunikasi, Van Gaal juga tegaskan bahwa keputusan sepenuhnya ada pada dirinya.

“Rooney pernah gagal menjadi eksekutor penalti. Ketika gagal di satu kesempatan, maka ada pemain lain yang akan mendapat kesempatan tersebut.”

Persaingan di Grup B Liga Champions usai laga bagian kedua sangat ketat. Keempat klub yang tergabung di dalamnya, Man United, PSV, CSKA Moscow, dan Wolfsburg sama-sama memiliki tiga poin.

Van Gaal mengaku senang dengan performa Chris Smalling dan menyebut pemainnya itu telah berkembang pesat.

Exit mobile version