Site icon nuga.co

MU dan City Gembira Liverpool Kalah Lagi

Manchester United dan Manchester City nyaman berada di posisi empat dan tiga klasemen sementara Premier League, menyusul kekalahan Liverpool dari Hull City, Rabu dinihari WIB, 29 April 2015, pada pekan ketiga puluh empat, di KC Stadium.

Kekalahan ini menyebabkan makin renggangnya selisih angka kedua tim “Manchester” itu dengan Liverpool untuk mendapatkan posisi di zona champions.

City kini memiliki jarak delapan poin dari Liverpool dengan posisi jumlah laga yang sama. Sedangkan Manchester United terpaut tujuh angka dari “The Reds,” yang kini masih mengendap di urutan lima.

Sejak akhir pekan kemarin, sebenarnya, Liverpool memiliki kesempatan mendekat ke empat besar.
Mereka telah membuangnya dengan satu hasil seri dan lainnya kalah.

Tengah pekan ini, mereka kalah dari Hull City, setelah akhir pekan kemarin mereka cuma bermain imbang tanpa gol kontra West Bromwich Albion.

Secara hitung-hitungan jika berhasil meraup seluruh enam angka dari West Brom dan Hull, maka saat ini Liverpool bakal mengemas enam puluh tiga poin.

Maka selisih dengan MU pun hanya dua angka dan peluang untuk finis empat besar masih terbuka lebar.

Apa daya anak asuh Brendan Rodgers cuma mampu menambah satu angka. Kini mereka masih tertinggal tujuh angka dari MU dengan jumlah pertandingan sama-sama tiga puluh empat.

Peluang meraih tiket Liga Champions makin sempit karena hanya ada empat pekan tersisa untuk diharapkan.

Rodgers mengakui untuk finis empat besar di musim ini memang sudah jadi tantangan besar sejak awal. Selain komposisi tim yang kurang oke terutama di lini depan, cedera yang bergantian menimpa pemain turut mengganggu tim.

Di empat laga tersisa, dia bertekad bisa menemukan kembali level permainan terbaik demi mengumpulkan kepercayaan diri untuk musim depan

“Tentu saja kami ingin untuk berada di empat besar. Tapi itu selalu akan jadi hal yang sangat-sangat sulit untuk kami dengan bagaimana musim ini terpetakan, dengan skuat, cedera-cedera, dan yang lainnya,” katanya di situs resmi klub.

“Kita tidak bisa melupakan bahwa kami berjuang untuk sebuah klub besar. Dan kami sekarang ingin mencari laju dan momentum yang bisa diambil untuk bekal musim depan.”

“Malam ini Anda bisa melihat para pemain berjuang dan bekerja, ada banyak pemain muda masih mempelajari permainan kami. Tapi sejujurnya kami tidak pernah benar-benar tampak akan mencetak sebuah gol,” ujarnya.

Lini serang jadi salah satu problem utama Liverpool musim ini, sepeninggal Luis Suarez ke Barcelona dan Daniel Sturridge yang mengalami cedera berkepanjangan.

Kekalahan dari Hull City benar-benar mempengaruhi mental Liverpool dalam mengejar posisi empat besar Premier League. Brendan Rodgers menilai skuat yang dimiliki memang tak layak untuk tampil di ajang Eropa.

“Aku membutuhkan sebuah tim yang bisa melewati terjangan air bah sekalipun. Kami membutuhkan sebuah tim yang bisa melewati angin sepoi ataupun badai” kata Rodgers seperti dikutip Guardian.

Jika gagal menempati peringkat empat besar Liverpool bakal gagal minimal mengulang hasil musim lalu. Mereka mengakhiri kompetisi sebagai runner-up.

Rupanya kehilangan Luis Suarez yang hengkang ke Barcelona dan Daniel Sturridge yang berulang kali dibekap cedera masih menjadi alasannya.

“Anda tak bisa menyembunyikan fakta kalau kami kehilangan lima puluh gol. Dengan para pemain itu kami bisa mencapai empat besar musim lalu dan musim ini kami tak memiliki pemain-pemain seperti itu. Kami harus mendongkrak skuat ini. selalu bagus jika kami bisa mendapatkan marquee player. Pemilik klub akan membantu,” jelas manajer itu.

Rodgers sendiri kecewa berat dengan hasil negatif itu. Dia menilai semua lini berkontribusi dalam kekalahan itu.

“Kami kehilangan insting membunuh pada final third,” kata Rodgers usai pertandingan seperti dikutip BCC.

“Kami kecewa dengan gol itu. Sudah begitu kami malah tak membuat banyak peuang gol. Pertahanan kami sungguh buruk. Kami tidak solid dan Dawson memanfaatkannya,” jelas dia.

sky sports, bbc sport dan mirror

Exit mobile version