Site icon nuga.co

Mou: “Premier League” Sulit Dikalahkan

Jose Mourinho, yang jenius dan penuh kontroversi, berterus terang mengalami hambatan untuk “menaklukkan” kompetisi Premier League musim ini karane bergerak sangat liar dan masing-masing tim seperti berkejaran dalam hitungan deret hitung di kalsemen sementara.

Penilaian Mourinho ini didasarkan atas laga-laga yang dimainkan setiap klub yang sangat sulit diprediksi hasil akhirnya. Ia menilai saat ini Premier League merupakan kompetisi yang sulit dimenangkan dibandingkan pada musim perdananya bersama The Blues.

Mou, begitu ia disapa dengan enteng, sempat mengalami kejutan ketika Minggu, 01 Desember 2013, ia mengalami “shock” ketika Chelsea kebobolan ditiga belas detik pertama dari Southampton.

“Saya terperanjat atas gol cepat dan mendadak Southampton itu. Saya shock. Walaupun, kemudian kami memenangkan pertandingan. Sulit diprediksi hasil kahirnya,” ujar Mou dengan perasaan senang kepada “Sky Sprts” usai laga kedua tim.

Butuh waktu hingga babak kedua bagi “The Blues” untuk bisa menyamakan kedudukan dan akhirnya menang 3-1. Ketiga gol tuan rumah masing-masing dilesakkan Gary Cahill, John Terry dan Demba Ba.

Performa Chelsea yang jauh membaik di babak kedua disebut Mourinho menunjukkan timnya masih terus mengalami perkembangan. Diisi banyak pemain muda yang sudah banyak berbeda dibanding periode pertama menukangi ‘Si Biru’ beberapa tahun lalu, penggawa Chelsea disebutnya sudah mulai memahami apa yang dia inginkan.

“Itu adalah tanda kalau tim ini berjalan selangkah demi selangkah, untuk memahami ide-ideku dan memahami mentalitas yang aku punya,” sahut Mourinho pada wartawan usai pertandingan.

“Beberapa dari mereka, mereka yang belum sepenuhnya belum punya mentalitas dan filosofi seperti saya, beradaptasi dengan baik. Mereka harus merasa bertanggung jawab bermain untuk Chelsea…Chelsea tidak boleh lagi berada di bulan Desember, seperti beberapa musim lalu, sudah tersingkir dalam persaingan gelar juara,” tegasnya seperti diberitakan Reuters.

Kemenangan atas The Saints membuat Chelsea bertahan di posisi kedua klasemen Premier League dengan poin 27. Mereka terpaut empat angka dari Arsenal di puncak klasemen dan dua angka dari Manchester City di urutan tiga.

Jose Mourinho menyebut kemenangan Chelsea ini sangat penting di liga yang gila, setelah penantang juara, Liverpool kehilangan angka dan MU bermain seri. Kini City yang menjadi tim berbahaya.

Chelsea, sejak kedatangan kembali Jose Mourinho, mampu bersaing dalam perebutan gelar Premier League pada musim ini. Frank Lampard dan kawan-kawan berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan merangkum 27 poin, atau hanya terpaut empat poin dari Arsenal di puncak klasemen.

Namun, Mourinho menilai Chelsea takkan mudah menjuarai Premier League karena ada enam tim yang berpotensi tampil sebagai juara. “Saat ini, kompetisi berbeda dan tim juga telah berbeda. Sebelumnya hanya ada tiga tim yang memperebutkan juara. Kini, ada enam tim,” jelas Mourinho.

Meski begitu, Mourinho mengaku akan tetap berusaha mempersembahkan gelar “Menjuarai gelar pada musim ini akan lebih mengesankan dibandingkan pada 2005. Sejarah memainkan peran. Mempersembahkan kemenangan bagi klub yang tidak memiliki sejarah kemenangan merupakan sebuah pilihan sulit sehingga kemenangan pertama kali cukup sulit. Namun, memenangkan gelar pada musim ini akan menjadi prestasi besar,” beber Mourinho.

Exit mobile version