Site icon nuga.co

Mou Iri dengan Tampilan Manchester City

Manajer Manchester United Jose Mourinho kini memiliki alasan baru tentang tidak kompetitifnya klub Old Trafford itu dibanding dengan Manchester City.

Mou beralasan  timnya kurang memaksimalkan bursa transfer dengan baik sehingga kini kesulitan menyaingi Manchester City di perburuan trofi Liga Primer Inggris.

Hasil imbang lawan Burnley membuat Manchester United berpotensi tertinggal lima belas angka dari Manchester City yang belum memainkan laga lawan Newcastle.

Mourinho mengakui bahwa sebagai klub besar, Manchester United memang harus bisa menjaga identitasnya dengan baik.

“Manchester City membeli full back dengan harga serupa striker, jadi ketika kalian membicarakan sebuah klub besar, maka itu berarti kalian juga membicarakan sejarah klub tersebut.”

“Sebuah klub besar bisa digambarkan dari tanggung jawabnya untuk memenangkan titel Liga Primer Inggris. Tottenham tak punya tanggung jawab itu karena mereka tak memiliki sejarah seperti kami. Arsenal tak punya tanggung jawab tentang hal itu,” kata Mourinho seperti dikutip dari Goal.

Pada awal musim ini, Pep Guardiola memang fokus memperbaiki sisi fullback mereka.

Karena itu, Manchester City memboyong Kyle Walker, Danilo, dan Benjamin Mendy dengan harga yang fantastis.

Mourinho sendiri sejatinya juga telah menghamburkan banyak uang sejak kedatangannya di Manchester United.

Pada musim ini, ia mendatangkan Victor Lindelof, Romelu Lukaku, dan Nemanja Matic. Di musim sebelumnya, Mourinho merekrut Paul Pogba, Eric Bailly, Henrikh Mkhitaryan, dan Zlatan Ibrahimovic.

Saat Mourinho disinggung mengenai angka belanjanya yang juga tinggi, Mourinho menganggap hal tersebut belum cukup.

“Itu belum cukup, belum cukup. Harga sebuah klub besar berbeda dengan klub lainnya,” ucap Mourinho.

Manchester United hanya mampu bermain imbang dua gol berbanding dua gol dalam dua laga terakhir yang mereka jalani di Liga Primer Inggris.

Akhir pekan lalu, Manchester United juga harus menerima kenyataan pahit Leicester City bisa mencetak gol penyama kedudukan di masa injury time.

Manajer Manchester United Jose Mourinho menilai ‘Setan Merah’ harusnya menjadi pemenang pada laga lawan Burnley di Stadion Old Trafford, Selasa.

Manchester United tertinggal dua gol di babak pertama terlebih dulu sebelum akhirnya dua gol Jesse Lingard membuat Manchester United memastikan raihan satu poin di akhir pertandingan.

“Ya, seharusnya kami memenangkan pertandingan. Saya tak tahu bagaimana mereka bisa mencetak gol lewat pantulan-pantulan bola tak beraturan. Gol seperti ini juga mirip dengan gol yang kami derita di laga lain.”

“Kemudian tembakan kedua yang mereka lakukan kembali berbuah gol. Melihat kualitas yang kami peragakan hari ini, juga di laga lawan Leicester, seharusnya kami layak memenangkan dua laga tersebut,” ucap Mourinho kepada Sky Sports.

Mourinho menegaskan dirinya sangat mengapresiasi perjuangan timnya yang tertinggal dua gol dan akhirnya mampu menyudahi pertandingan dengan skor sama kuat.

“Saya merasa puas bila melihat cara tim ini bermain, melihat mereka bereaksi setelah tertinggal”

“Tak ada hal negatif yang saya tujukan pada para pemain. Saya memuji semangat, reaksi, dan cara mereka siap terhadap risiko yang ada di babak kedua,” kata Mourinho.

Mourinho menilai timnya seharusnya mendapatkan gol yang lebih banyak bila melihat cara bermain di babak kedua.

“Kami butuh empat puluh lima mengurung pertahanan lawan selama empat puluh lima menit untuk mendapatkan dua gol, dengan meninggalkan satu orang pemain saja di belakang.”

“Mengacu pada dominasi kami, dua gol yang kami dapat sungguh menyedihkan. Seluruh pemain bermain dengan risiko kembali kebobolan. Setidaknya kami mendapatkan poin dan terhindar dari kekalahan,” ucap mantan pelatih Chelsea ini.

Exit mobile version