Site icon nuga.co

Mourinho: Gol Lukaku? Itu Tak Penting

Jose Mourinho kepada “mirror,” Rabu, 19 Juli, dengan “ringan” menyatakan bahwa ia tidak memandang penting gol pertama Romelo Lukaku ketika Manchester United menang dua gol berbanding satu  dan tur pramusimnya atas Real Salt Lake di Stadion Rio Tinto, Rabu pagi WIB.

Manchester United meraih kemenangan berkat gol Henrikh Mkhitaryan dan Romelu Lukaku

Dua gol tersebut sukses membalas gol Real Salt Lake yang dicetak Luis Silva .

Mkhitaryan menjadi bintang kemenangan Man United berkat sumbangan satu gol dan assist-nya.

Namun, lesatan Lukaku menjadi hal yang paling menarik perhatian.

Gol tersebut tentu sangat menggembirakan bagi seluruh fan Man United setelah pada laga pertama kontra Los Angeles Galaxy gagal mencetak gol.

Namun, torehan tersebut ternyata tidak penting bagi Mourinho.

“Saya pikir gol itu baik bagi dirinya, tetapi tidak penting bagi saya.”

“ Ketika dia datang ke bench untuk mengambil minum, saya sempat berkata: ‘Saya menyukai semua yang kamu lakukan di lapangan. Jangan khawatir tentang mencetak gol atau tidak karena itu tidak penting’,” ucap Mourinho kepada ManUtd.com.

Mourinho mengaku sangat senang dengan penampilan Lukaku sejak pertandingan pertama.

Kerja sama yang ditunjukkan pemain berusiadua puluh empat tahun itu bersama rekan-rekan barunya membuat Mourinho puas.

Mou senang bagaimana Lukaku menahan bola dan memainkan operan satu-dua dengan sangat baik.

Selain itu, Mou juga menyukai cara striker barunya menekan lawan setelah kehilangan si kulit bundar.

“Saya menyukai segala yang ia lakukan. Saya bisa merasakan perkembangannya karena dia adalah pemain saya di Chelsea empat tahun yang lalu dan ia mengalami evolusinya yang besar,” ucapnya.

“Sekarang ia adalah striker papan atas dan gol hanyalah salah satu bagian. Tidak penting,” ujarnya.

Setelah dua laga kontra klub Major League Soccer itu, Man United akan menghadapi ujian sebenarnya di turnamen pramusim bertajuk International Champions Cup  menghadapi Manchester City, Real Madrid, dan Barcelona.

Romelu Lukaku memang mengukir gol perdana untuk Manchester United.

Momen tersebut terjadi dalam laga pramusim di kandang Real Salt Lake

Lukaku, yang sempat mandul dalam pertandingan debutnya melawan LA Galaxy, menyumbang satu gol untuk membantu Man United menang

Kendati menang, Man United tak mendapatkannya dengan mudah. Mereka bahkan mengalami kebobolan lebih dulu.

Sementara itu, kapten Manchester United, Michael Carrick, mengingatkan tentang lompatan besar yang harus dilewati Lukaku.

Lukaku sendiri  menjadi rekrutan paling anyar buat Manchester United.

Total tujuh puluh lima juta poundsterling digelontorkan manajemen untuk memboyongnya dari Everton.

Lukaku pun mendapatkan imbauan bahwa tantangan yang bakal dijalaninya jauh lebih besar daripada di Everton.

“Ada lompatan besar. Saya mengalaminya saat baru pindah dari Tottenham Hotspur dan meyakini, dia akan merasakan hal serupa,” tutur carrick.

“Namun, dia memiliki nilai plus berupa pengalaman di Premier League. Lukaku bisa mengetahui bagaimana proses dari pekan ke pekan. Ini cuma menyoal tekanan,” ujarnya.

Salah satu tekanan yang dimaksud Carrick adalah perbandingan dengan striker-striker terdahulu. Ambil contoh Zlatan Ibrahimovic.

Pemilik nama terakhir adalah top scorer Manchester United musim lalu dengan dua puluh delapan gol dari empat puluh enam pertandingan.

“Saya juga sempat dibandingkan dengan Roy Keane. Ibrahimovic tampil hebat, tetapi tidak adil membandingkannya dengan Lukaku,” kata Carrick.

Lukaku sendiri  menyatakan tak ingin disamakan dengan  Zlatan Ibrahimovic yang  memiliki kontribusi yang penting bagi Manchester United pada musim lalu.

“Dia melakukan pekerjaan luar biasa untuk klub,” kata Lukaku..

“Dia adalah pemain penting di Manchester United. Dia adalah pemain yang saya perhatikan dan saya belajar banyak dari dia karena kami memiliki agen yang sama. Dia juga memberikan nasihat kepada saya dan nasihat itu membantu saya berkembang,” tutur Lukaku tentang Ibrahimovic.

Man United  sendiri merekrut Lukaku dari Everton untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Movic.

“Saya adalah Romelu Lukaku. Saya bukan Zlatan Ibrahimovic. Saya menjalani peran sebagai striker dengan cara saya sendiri. Namun, saya sadar harus berkerja keras dan memberikan hal lebih daripada sebelumnya,” ujar Lukaku.

“Berada di sini bersama klub besar dunia akan menjadi pengalaman yang berbeda,” jelas Lukaku.

Exit mobile version