Site icon nuga.co

Martial: Saya Sadar Jadi Sorotan

Bintang “terang” Manchester United, Anthony Martial, menyadari perannya di Old Trafford sangat krusial bersamaan dengan “sensasi” media yang menempatkannya sebagai pemain hebat usai menghadirkan empat gol dan dua assist di lima laga yang telah ia mainkan di berbagai laga bersama “The Red Devils”

Martial didatangkan ke Old Trafford di penghujung bursa musim panas lalu, dan memunculkan kejutan besar dikaitkan dengan harga transfer dan aksinya di lapangan.

Meski sudah mulai jadi sorotan berkat performa briliannya di Liga Champions musim lalu, United, semula, disebut terlampau berlebihan membeli pemain muda usia itu dengan harga mencapai delapan puluh juta euro.

Sadar dengan banderolnya, Martial pun mengaku akan berusaha semaksimal mungkin untuk konsisten tampil baik.

Ia ingin membuat seluruh fans The Red Devils bangga dengannya.

“Saya sangat memahami jika para fans berharap sangat tinggi pada saya, menilik banderol yang dikeluarkan United untuk saya,” ujar Martial, seperti dikutip Manchester Evening News.

“Namun saya akan melakukan apapun untuk membuat mereka bangga terhadap saya,” janji pemain yang sudah mencetak tiga gol dan satu assist bagi Si Setan Merah ini.

Akan tetapi, Van Gaal juga menyatakan bahwa performa apik Martial tak lepas dari peran talenta hebat dalam dirinya

Louis van Gaal mengakui bahwa performa impresif Anthony Martial pada musim perdananya di Liga Primer Inggris sedikit berbau keberuntungan.

Akan tetapi, Van Gaal meyakini hal tersebut tidak lepas dari peran talenta dalam diri Martial.
Martial mencetak empat gol dalam limat penampilan dalam semua ajang sejak bergabung dengan Man. United pada pengujung bursa transfer musim panas lalu.

Martial digadang-gadang mampu menyamai level legenda Arsenal dan tim nasional Prancis, Thierry Henry.

“Itu sedikit berbau keberuntungan, tetapi tentu saja, hal yang penting adalah kualitas dia,” ujar Van Gaal, seperti dilansir Mirror.

“Sebagai pemain, dia selalu melakukan tugasnya dan mengatasi tekanan. Apa yang kita lihat sampai saat ini adalah dia mampu melakukannya,” sambung manajer asal Belanda tersebut.

“Dia seorang yang berkepribadian terbuka, mau mendengar, melihat dan fokus saat berada dalam pertandingan. Bagi seorang manajer, dia pemain yang mudah diajar. Itu juga alasan mengapa saya membeli dia,” pungkas Van Gaal.

Gary Neville, mantan bintang MU, juga meyakini Martial merupakan striker top

“Dia cepat, dia kuat, dan senang untuk menyisir sisi kiri lapangan. Saat Anda duduk di bangku cadangan dan setiap kali dia mendapatkan bola saya berpikir, tidak, jauhkan bola darinya! Dia tampak berbahaya dan sangat susah dihentikan,” ia menambahkan.

Martial diharapkan bisa menjadi solusi untuk lini depan MU yang terlihat kurang tajam di Premier League.

“Dia sangat cocok bermain di Premier League. Saya rasa ia pembelian yang bagus. Semua orang di Spanyol tak bisa percaya jumlah pembelanjaan di Inggris. Mereka tak bisa berhenti tertawa pada jumlah uang yang kami belanjakan,” Neville menutup pembicaraan.

Martial, hingga saat ini belum memiliki rumah tinggal di Manchester “Ia masih menginap di hotel,” tulis The Guardian

Menanggapi hal itu, pelatih Louis van Gaal memintanya segera mencari rumah sebagai tempat tinggal yang tetap.

Pemain berkebangsaan Prancis itu menandatangani kontrak berdurasi empat musim, dengan opsi semusim tambahan.

Martial sampai saat ini masih tinggal di Lowry Hotel, sebuah hotel terkenal di Kota Manchester di mana mayoritas para pemain asing yang berkiprah di Premier League biasa menginap. Martial memboyong istrinya, Samantha, dan putinya, Toto.

“Martial masih tinggal di hotel. Ini merupakan fase pertama adaptasinya di Inggris. Dia datang ke sesi latihan, makan bersama para pemain, dan mempersiapkan pertandingan dengan ritme yang hampir sama ketika saat memperkuat AS Monaco,” ungkap van Gaal seperti dilansir Daily Mirror.

“Langkah terbesar yang harus ia lakukan selanjutnya adalah membeli sebuah rumah untuk membel rumah baru bagi istri dan anaknya. Kami akan menunggu sampai dia benar-benar merasa nyaman tinggal di sebuah rumah atau apartemen. Sang istri bisa belanja bersama anaknya saat Martial tak ada di rumah,” van Gaal menambahkan.

Sejauh ini, Martial mampu menunjukkan penampilan gemilang di atas lapangan hijau.

“Dia harus mengatasi tekanan tersebut. Itu sejauh ini adalah masalah terbesarnya dan saya akan menunggu sampai dia bisa memecahkannya,” van Gaal mengakhiri pembicaraan.

Exit mobile version