Site icon nuga.co

Barca v Juve “Live Streaming” di Liputan6.Com

Liputan6.Com, media milik jaringan televisi “SCTV,” Minggu dinihari WIB, 07 Juni 2015, memastikan siaran langsung lewat “live streaming,” laga final Champions League antara Barcelona melawan Juventus dari Stadion Olympiastadion, Berlin, Jerman.

“Live streaming” ini menjadi penutup bagi “Liputan6.Com,” dalam partisipasi menyiarkan laga-laga pilihan Liga Champions di musim kompetisi tahun ini.

Media online ini juga menjanjikan akan menyajikan kualitas gambar yang lebih bagus pada pertandingan yang berlangsung dari Olympiastadion, Berlin ini.

Makin mendekatnya laga final Liga Champion 2015 ini, berita dari kedua finalis terus membanjiri penggemar sepak bola. Banyak pemain Juventus dan FC Barcelona diburu para wartawan

Gelandang Barcelona Sergio Busquets, tidak mau menyebut timnya superior di lagan anti. Dia menilai bahwa Juventus lebih mumpuni di lini tengah. Oleh karena itu, dia menilai bahwa pertarungan sengit akan dihadapi oleh barisan tengah lapangan.

Busquets mempunyai satu lawan yang diwaspadai menjelang laga Barca melawan Juve. Dia memberikan perhatian pada Arturo Vidal.

Dengan peran Busquets dan Vidal di kedua tim, maka para pemain itu kemungkinan bakal bentrok saat melakoni laga perebutan ‘Si Kuping Besar’.

Busquets pun juga sudah memprediski pertandingan akan berjalan berat, meski Barca menjadi tim unggulan.

“Ini merupakan pertandingan berat, laga final Liga Champions. Baik Juve ataupun kami tahu itu seperti apa. Itu akan sangat berat,” kata Busquets di As.

“Mereka mempunyai lini tengah yang kuat dan akan memberikan perlawanan sengit. Kami harus bisa lebih banyak menguasai bola dan mengembangkan permainan dari sana. Pertahanan mereka sangat bagus, Arturo tak pernah kecapekan,” imbuhnya.

Satu nada dengan Busquet, gelandang Barca lainnya Ivan Rakitic menyebut timnya bukan favorit di final Liga Champions ketika melawan Juventus. Ivan Rakitic memberikan respek untuk Bianconeri serta menolak label unggulan.

Beberapa rumah judi seperti bet365, Ladbrokes, dan William Hill, memberi koefisien tinggi bahwa Barca akan menjadi juara Liga Champions.

Rakitic tak ingin berspekulasi dengan ramalan rumah judi dan tampaknya tak mau terlena dengan label Barca sebagai tim unggulan. Dia memberikan respek untuk tim besutan Massimiliano Allegri itu dengan menyebutnya sebagai itu yang kuat.

“Ini merupakan final Liga Champions pertama saya. Saya sangat antusias,karena itu bisa menjadi hari yang spesial. Kami harus menang,” kata Rakitic di Football Italia.

“Apakah kami favorit? Kami tak berpikir demikian. Kami mempunyai respek seratus untuk Juventus. Kami tahu bahwa kami harus bermain sebagus mungkin.”

“Juve merupakan tim yang kuat di semua lini di lapangan. Mereka sangat kompetitif, tak bisa menyebutkan kualitas mereka,” imbuhnya.

Secara performa, Barcelona tak terbantahkan sedang berada dalam kepercayaan diri yang tinggi menjelang pertandingan final Liga Champions melawan Juventus akhir pekan ini.

Itu bukan berartu Juve tidak fit. Juventus sudah menunjukan diri bisa menjuarai Liga Italia dan Coppa Italia. Sementara itu, Barca juga juara Liga Spanyol dan Copa del Rey.

Barca ditempatkan menjadi unggulan untuk bisa meraih gelar juara Liga Champions musim ini berkat ketajaman trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar

Berlainan dengan dua rekannya, bek Barca, Pique mempunyai keyakinan besar bahwa Barca akan menobatkan diri menjadi juara Liga Champions musim ini.

Tapi, dia juga berujar bahwa laga tak akan mudah. Bekas pemain Manchester United itu juga menilai bahwa Carlitos menjadi lawan yang patut untuk diwaspadai.

“Kami yakin bahwa kami bisa memenangi treble, tapi kami harus tetap membumi,” kata Pique di Mundo Deportivo.

“Kami tahu bahwa Juventus merupakan tim yang sulit untuk ditaklukkan, semua orang bilang kalau kami tim favorit. Tapi, kami tahu laga akan sulit. Bianconeri bermain dengan intensitas luar biasa, dan ada situasi yang tak bisa kita prediksi. Kami harus fokus.”

“Juve akan melakukan serangan bailk dengan Tevez dan Morata. kami tahu mereka, dan melawan Real Madrid, mereka menunjukan diri berbahaya.”

“Carlitos merupakan pemain yang sangat bertalenta, mempunyai karakter, dan dia merupakan seorang pemenang. Dia akan sulit untuk dihentikan,” imbuhnya.

Sementara itu, pelatih Los Cules Luis Enrique, yang pernah melatih Inter Milan, tahu persis kekuatan Juventus. Ia berharap dukungan yang besar dari supporter Barca untuk bisa meraih treble winner.

Enrique mempunyai harapan soal penonton yang hadir di lapangam. Dia ingin dukungan yang memberi semangat di sepanjang musim ini, meski komposisinya sebesar 50 persen pendukung Barca dan sisanya berhubungan dengan Juve.

“Jelas mereka sudah melakukannya sepanjang musim –mendukung kami. Saya berharap ada 50-50 dalam hal suporter. Tapi, tak masalah jika fans mereka bisa meredam penggemar kami. Nanti juga kami akan mulai bernyanyi. Penggemar Barca tak pernah menyerah di final, mereka merupakan yang terbaik,” ujar Enrique di As.

Anda Barca gagal juara, Enrique juga sudah bersiap. Dia bilang tidak akan ada yang berubah dalam dirinya.

“Saya tak hidup di dunia yang ekstrim. Saya masih orang yang sama seperti saat saya di awal musim. Yang menjadi perhatian saya menikmati apa yang saya lakukan adaah bisa melakukan pekerjaan yang saya lakoni,” terang pelatih yang sudah mengantarkan Barca menjuarai Liga Spanyol dan Copa del Rey itu.

marca, sky sports, as dan football italiana

Exit mobile version