Site icon nuga.co

Kecerdasan Yang Bisa Kalahkan Barca

Villareal mengalahkan Barelona di leg kedua LaCopa?

“Hanya kecerdasan yang bisa mengalahkan Barca dalam konsisi hari ini,” tulis surat kabar paling berpengaruh di Spanyol, “Marca,” dalam “english edition”nya, Rabu 04 Maret 2015.

Seperti ditulis “Marca,” usai mengalahkan Manchester City di ajang Liga Champions, dan menekuk Granada di La Liga, Barcelona berada di trek paling kuat setelah tersengat oleh kekalahan gol tunggal di Malaga.

Kekalahan dari Malaga ini menjadi pelajaran berharga bagi Barcelona untuk tidak menghadirkan kegaduhan.
Barca sempat diguncang prahara usai dikalahkan oleh Real Sociedad dan memunculkan pertikaian yang berkepenjangan antara Lionel Messi dengan sang pelatih Luiz Enrique.

“Masa pertikaian itu telah lalu. Barca sudah kembali ke jalan lurus. Mereka kini sangat sulit untuk dikalahkan,” tulis “Marca” mengingatkan Villareal.

Villarreal butuh kemenangan besar usai kekalahannya satu banding tiga gol di Nou Camp pada leg pertama Copa del Rey.

Untuk menyingkirkan Barcelona tersebut, ‘Kapal Selam Kuning,’ sapaan untuk Villareal, diminta oleh pelatihnya untuk cerdas dan bermain dengan hati untuk membalikkan keadaan.

Mereka harus menang dengan skor minimal dua gol tanpa balas pada pertemuan kedua yang digelar di El Madrigal, Kamis dinihari WIB, 05 Maret 2015.

Pelatih Villarreal, Marcelino Garcia Toral, cukup optimistis timnya bisa mencapai final. Dia pun berharap pertandingan berjalan sesuai skenarionya.

“Tidak hanya bermain dengan hati, kami juga harus cerdas. Kami seharusnya tidak terobsesi dengan mencetak dua gol. Kami harus termotivasi untuk menampilkan permainan kami dan memenangi setiap bola.
Kami tidak seharusnya memikirkan final — setiap tenaga harus dicurahkan ke pertandingan,” ujar Marcelino seperti dikutip AS.

“Kami akan memberikan semua yang kami miliki di atas lapangan. Kami ingin memenangi pertandingan dengan ide-ide kami sendiri tentang bagaimana menjalani semifinal ini — solid di belakang, berani, serta tepat dan cepat saat menyerang,” lanjutnya.

“Ini adalah laga yang berbeda untuk kami karena kami punya peluang untuk mendapatkan tempat di final. Kami berjarak 90 menit dari melakukan hal itu. Tapi, pertama-tama kami harus mengalahkan lawan yang punya level tertinggi,” kata Marcelino.

“Mencapai final akan menjadi hal terindah yang terjadi kepada kami dalam sepakbola. Itu adalah mimpi yang muncul di pikiran semua orang di sini.”

“ Takdir tertulis. Saya meyakini itu dan kami harus mencurahkan seluruh tenaga kami ke pertandingan ini. Logika tak selalu menentukan dalam sepakbola dan saya yakin bahwa takdir bisa mewujudkannya,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih Barcelona, Luis Enrique, menegaskan timnya akan tetap bertekad meraih kemenangan di markas Villarreal, kendati sadar benar tuan rumah bakal tampil ofensif mengingat tiket final Copa del Rey jadi pertaruhan.

Barca akan menyambangi El Madrigal dalam partai leg kedua semifinal Copa del Rey, Kamis dinihari WIB, dengan modal kemenangan pada pertemuan pertama di Camp Nou lalu.

Hasil di leg pertama di atas kertas memang menempatkan Blaugrana di posisi bagus untuk maju ke final.
Tetapi Enrique menyebut bahwa hal tersebut tidak bakal membuat timnya bertahan di kandang Villarreal.

“Dengan kemenangan di leg pertama, pada satu titik mereka harus maju menyerang. Tujuan kami adalah memenangi laga nanti dan memastikan tidak ada kejutan,” tegas Enrique seperti dilansir Soccerway.

“Saya menduga mereka akan tampil lebih ofensif besok. Villarreal memiliki sebuah skuat yang amat seimbang dengan seorang pelatih hebat. Ia punya modal untuk menyulitkan tim mana pun. Kami tahu harus bermain baik dan menang.

“Kami ada dalam waktu yang pas untuk bisa tampil bagus dan meraih hasil yang tepat, dan saya harap itu akan berujung pada gelar juara,” sebutnya.

Kapal Selam Kuning’ jelas tidak mau menyerah begitu saja di leg kedua. Faktanya mereka memang punya potensi untuk membuat kejutan, termasuk menjungkalkan Barcelona.

Skuat besutan Marcelino Garcia Toral saat ini duduk di posisi empat klasemen sementara dan dianggap jadi penantang kuat untuk dapat tiket ke Liga Champions.
Villarreal sangat impresif musim ini, termasuk saat mengimbangi Madrid di Santiago Bernabeu di akhir pekan lalu.

“Saya meminta suporter datang ke stadion di hari Rabu dan memberi dukungan pada tim ini. Ini adalah tim yang selalu memberikan semua yang dimiliki dan mencoba lolos ke final.”

“ Kami tahu itu akan sulit, tapi saya pikir kami punya kesempatan. Dan jika bisa melakukannya bersama kami akan bisa,” seru kiper Sergio Asenjo di Worldsoccertalk.

Di musim ini Villarreal sudah menjamu Barca di El Madrigal. Pertemuan di ajang La Liga pada pekan kedua itu tuntas untuk tim tamu.

Kali terakhir Villarreal menelan kekalahan kandang adalah ketika menjamu Valencia di ajang La Liga Primera November tahun lalu. Setelah itu mereka tidak terkalahkan di laga home dengan catatan sebelas menang dan sekali imbang.

“Pertandingan nanti bakal sulit karena ini adalah semifinal dan mereka pasti juga bertekad lolos ke final,” ujarnya seperti dilansir Marca.

“Kami punya keunggulan yang cukup nyaman, tapi mereka pasti akan berusaha mengejarnya.”

“Jika mereka tidak bermain bertahan, itu bisa menjadi keuntungan buat kami,” kata Assenjo.

Exit mobile version