Site icon nuga.co

Karir Cristiano Ronaldo di Madrid Tamat

Tampilan Cristiano Ronaldo bersama Real Madrid semakin buruk

Ini tercatat dalam laga El Real  melawan Atletico Madrid di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu dinihari WIB.

Pertandingan Derby Madrid berakhir imbang tanpa gol.

Namun, bukan hasil akhir pertandingan yang menjadi sorotan.

Melainkan penampilan Ronaldo yang semakin buruk di La Liga musim ini.

Ronaldo baru mencetak satu gol untuk Madrid di ajang La Liga musim ini, yakni ketika melawan Getafe pada di Oktober lalu.

Padahal penyerang asal Portugal  itu melakukan lima puluh lima upaya tendangan ke gawang lawan musim ini.

Gambaran buruknya penampilan Ronaldo musim ini terlihat di sela pertandingan Atletico vs Madrid. Laga memasuki menit keenam belas,

Ronaldo kalah lari cepat atau sprint dari bek veteran Atletico Juanfran dalam perebutan bola.

Ronaldo dan Juanfran memiliki usia yang sama. Namun, dengan status salah satu pesepakbola tercepat di atas lapangan, Ronaldo seharusnya bisa mengalahkan Juanfran dalam adu sprint.

Dunia maya pun bereaksi melihat Ronaldo kalah lari dari Juanfran.

Sejumlah penggemar Madrid menganggap karier Ronaldo di level sepak bola tertinggi sudah berakhir.

“Cristiano Ronaldo baru saja kalah sprint dari Juanfran. Sepak bola sudah berakhir hari ini,” tulis akun Twitternya

Ronaldo sendiri sudah tidak mampu mencetak gol di La Liga meski sudah melakukan dua puluh tujuh usaha tendangan ke gawang lawan

Sementara itu media Spanyol masih saja menulis tentang hubungan  Ronaldo dan Sergio Ramos

Media mengklaim hubungan keduanya  semakin merenggang.

Dilansir dari Marca, dua pemain Los Blancos tersebut mulai perang kata-kata dan mengumbar perbedaan pandangannya di publik.

Setelah kekalahan Madrid dari Tottenham Hotspur di Liga Champions, Ronaldo juga mulai pelit memberikan komentar di area mixed zone (tempat meladeni pertanyaan wartawan).

Sikap itu juga disebut-sebut untuk menunjukkan kekecewaannya kehilangan rekan-rekan berpengalaman seperti James Rodriguez, Pepe, dan Alvaro Morata.

Media Spanyol El Chiringuito juga mengabarkan bahwa Ramos semakin dibuat jengkel dengan koleganya tersebut.

Ronaldo memang masih kesal karena sejumlah pemain yang sebelumnya menjadi teman satu geng di Madrid sudah pergi.

Di antaranya adalah rekannya di Timnas Portugal, Pepe dan Fabio

CR7 masih merasa ragu dengan sejumlah pemain muda minim pengalaman yang menghiasi skuat Madrid saat ini.

Penampilan buruk Madrid disebutnya sebagai akibat dari kebijakan Zinedine Zidane memainkan para pemain muda.

Di sisi lain, Ramos justru semakin menaruh kepercayaan kepada para pemain yang berasal dari skuat muda Madrid dan menghiasi skuat Zidane dalam satu musim belakangan.

Para pemain macam Nacho, Dani Carvajal, Marco Asensio, Isco, dan Dani Ceballos, juga tak berani menunjukkan sikap membantah kepada Ramos, tak seperti ke Ronaldo.

Belakangan, Ramos kembali membuat pernyataan yang dipercaya seperti menabur garam ke luka yang menganga.

Pernyataan pertama adalah tentang keinginan besarnya bermain bersama Neymar dan berharap bintang asal Brasil itu ke Madrid. Komentar itu diyakini sengaja untuk membuat Ronaldo kesal.

“Saya ingin sekali bermain bersama pemain terbaik dan Neymar adalah salah satunya. Yang harus kami lakukan sekarang adalah melakukan negosiasi ulang tahun adiknya,” ujar Ramos sembari bercanda, kepada Cadena SER.

Berikutnya, Ramos tampak cuek menjawab pertanyaan soal kabar Ronaldo akan pergi pada Juni 2018 mendatang.

“Cristiano Ronaldo bakal pergi? Tanya saja dia, saya tidak tahu soal hal itu,” ujar Ramos ketus, dikutip dari Marca.

Exit mobile version