Site icon nuga.co

Kalahkan Barca? Main Sempurnalah City

Surat kabar terkenal Inggris terbitan London, “The Mirror” menurunkan laporan khusus empat halaman suplemennya dengan fokus tulisan analisis, prediksi dan preview laga Manchester City melawan Barcelona, Rabu dinihari WIB, 25 Februari 2015, pada leg pertama babak “knock-out” Liga Champions di Etihad Stadium.

Dengan sedikit nada getir, “Mirror” menyampaikan pesan, yang menjadi tulisan utamanya, “Kalahkan Barca? Bermain Sempurnalah City.”

Ya, para analisis sepakbola di “Mirror” sepakat bahwa Machester City, walau pun bermain di kandangnya, tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apa pun jika ingin meraih kemenangan.

Diingatkan “Mirror,” City tidak boleh “lebay” dengan kemenangan besarnya atas Newcastle dan tren positifnya di Premier League sebagai pembenaran mereka sudah impresif.

“Lupakan Premier League. Anda berhadapan dengan raksasa Espana. Dan tidak mudah menaklukkan Barca,” tulis “Mirror” di tulisan lainnya.

Manchester City, seperti ditulis “Mirror,” mendendam hasyrat besar ingin keluar sebagai pemenang. Tapi untuk itu The Citizens tahu harus tampil sempurna dan menjalankan semua rencana dengan baik.

Laga kali ini bagi City adalah sebuah misi balas dendam sekaligus lolos ke perempatfinal Musim lalu mereka takluk baik di kandang maupun tandang dengan agregat satu di banding empat gol.

Tampil di kandang lebih dahulu, City sepatutnya memetik hasil positif demi bekal di leg kedua. Angin segar cukup berpihak pada mereka karena sejauh ini seluruh pemain dalam kondisi siap tempur, kecuali Yaya Toure yang harus absen karena larangan bermain.

Plus dukungan suporter, City bisa dibilang punya fondasi apik jelang laga di Etihad Stadium, Rabu dinihari WIB nanti. Tapi itu saja dinilai tidak cukup, Zabaleta menuntut timnya untuk mengerahkan upaya semaksimal mungkin.

“Anda harus bermain dengan intens, agresif. Anda perlu melakukan segalanya dengan baik untuk mengalahkan tim ini,” katanya, seperti dikutip surat kabar Inggris lainnya, “Manchester Evening News.”

“Ini adalah titik kunci untuk tim. Semua pemain kami fit saat ini untuk laga nanti malam. Anda bakal perlu para pemain utama dalam performa bagus untuk menghadapi tim ini,” tambahnya,

Bukan perkara mudah menghentikan Barca, utamanya melihat kapasitas lini serang mereka yang diisi Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez. Ini belum menghitung para pemain lain yang juga punya kemampuan mencetak gol seperti Pedro Rodriguez atau Ivan Rakitic.

Konsentrasi dan fokus disebut Zabaleta bakal jadi faktor penting untuk meredam lini serang lawannya itu.

“Saya rasa mustahil mengatakan bagaimana caranya menghentikan para pemain seperti itu. Yang Anda butuhkan cuma konsentrasi dan fokus pada mereka selama laga, bukan cuma waktu normal,” sambung bek internasional Argentina ini.

“Meski Anda bermain baik selama laga normal melawan mereka dan bisa meredam, mungkin di menit-menit terakhir mereka bisa mencetak gol. Mereka selalu menciptakan peluang-peluang dan tampaknya Anda harus tampil sempurna melawan tim seperti Barca. Semoga kami bisa melakukannya,” demikian Zabaleta.

Selain akan menampilkan laga “klasik” Etihad Stadium juga bakal memanggungkan duo Argentina, Sergio Aguero dan Lionel Messi.

Lantas muncul pertanyaan siapa yang bakal tampil lebih cemerlang?

Aguero mendonasikan sembilan belas gol dari semua ajang. Lima di antaranya dibuat Aguero di Liga Champions. Messi lebih produktif dengan membukukan tiga puluh tujuh gol dan delapan di antaranya diceploskan di Liga Champions.

Yang menarik, mereka adalah kawan dekat di luar lapangan. Mereka sudah bersama-sama sejak masih di tim nasional Argentina junior.

Aguero dan Messi juga klop di final Piala Dunia 2014, meski akhirnya harus merasakan kesedihan sebagai runner-up. Situasi itu diakui pemain timnas Argentina yang juga penggawa Barca Javier Mascherano.

“Mereka berdua sangat bertalenta. Bukan pekerjaan mudah untuk menjaga Aguero tapi tak ada seorang pemain pun yang bisa dibandingkan dengan Messi karena dialah yang terbaik dan tak seorang pun bisa menyamai level dia,” kata Mascherano seperti dikutip situs resmi klub.

Gelandang berpengalaman Barca Andres Iniesta menyebut cuma tampil rileks dan tak membuat kesalahan yang jadi kunci untuk mencari kemenangan di markas Manchester City.

Iniesta meminta agar Barca tak terlarut dalam kekalahan itu. Apalagi mereka bakal mengahdapi City yang sedang bangkit di liga.

“Kami berada dalam level yang oke tapi tak membuat kami puas. Faktanya, kami menunjukkan periode yang bagus tapi tak jadi favorit,” kata Iniesta seperti dikutip Football Espana.

“Liga Champions adalah kompetisi dengan level yang tinggi dan kami akan menghadapi tim-tim yang dipenuhi pemain-pemain top. Kesalahan sedikit saja bisa membuat kami tersingkir. Makanya kami bakal menikmati momentum ini dan tetap berusaha untuk bertahan.

“Liga Champions adalah kompetisi yang membuat tim berusaha mati-matian untuk melaju sejauh mungkin. Makanya kami sudah tahu kalau setiap pertandingan akan sangat sulit. Kami akan menjalankan pekerjaan kami dan melihat apa yang terjadi,” jelas dia.

Di Liga Champions, Barcelona saat ini masih punya sejarah dan reputasi lebih oke dari Manchester City. Laju kedua tim dalam beberapa tahun terakhir pun berbeda. Tetapi itu tidak bakal bikin City minder di hadapan Barca.

Dalam sejarah kompetisi tertinggi antarklub Eropa, Barca sudah mengoleksi empat titel juara Piala/Liga

Musim ini juga merupakan kali ke-sebelas Blauragana mampu menembus fase knockout Liga Champions, di mana pada tujuh musim terakhir babak perempatfinal merupakan fase paling minimal yang mereka pijak.

Exit mobile version