Site icon nuga.co

Ini Alasan Kenapa City Sulit Terkalahkan

Keperkasaan Manchester City di bawah manajer Pep Guardiola mulai membuat manajer Chelsea, Antonio Conte, takjub.

Menurutnya, kebangkitan City musim ini tak terlepas dari kesuksesan mereka di bursa transfer Juli-Agustus .

“Jalur City luar biasa? Tidak!” kata Conte seperti dilansir ESPN, Senin 27 November

“Manchester City musim ini memang sangat kuat. Sebenarnya musim lalu juga fantastis. Tapi, setelah bursa transfer lalu, mereka mendapatkan target utama dan kini performanya meningkat banyak.”

Conte menduga, City bakal melakukan pembelian gila-gilaan lagi dalam bursa transfer Januari mendatang.

Klub yang ingin mendapatkan juara Premier League harus bisa memperkuat timnya bila ingin tetap kompetitif.

Conte benar-benar harus berpikir keras bagaimana Chelsea bisa mempertahankan gelar di tengah kepungan duo Manchester yang dalam klasemen sementara berada di atas The Blues.

“Untuk alasan ini, kami harus khawatir karena jika ingin kompetitif di depan Manchester City harus bekerja keras dan membuat keputusan terbaik saat bursa transfer mulai,” ujarnya.

Kiper Chelsea, Thibaut Courtois, masih optimistis bisa mempertahankan gelar juara.

Dia mengkalkulasi, Desember bakal menjadi momen terberat City karena harus berhadapan dengan Manchester United pada 10 Desember dan pada sepekan kemudian melawan Tottenham Hotspur.

“Desember menjadi bulan yang sangat berat. Bisa jadi mereka akan kehilangan beberapa poin,” kata Courtois.

Sementara itu, Chelsea akan menghadapi lawan yang relatif mudah di bulan tersebut. Courtois berharap bisa mendapatkan poin maksimal dan City kehilangan sejumlah poin.

“Tapi tetap saja, mereka tim terbaik saat ini, kecil kemungkinan mereka kehilangan poin.”

Sementara itu, pelatih Hotspur Mourico Pochettino mengakui persaingan semakin berat.

Pochettino mengatakan, kini jarak antara Tottenham dan Manchester City sebagai pemimpin klasemen terlalu jauh.

Jarak akan semakin menjauh ketika ManCity   mengalahkan Huddersfield Town.

“Ya jarak sekarang adalah 10 poin. Dan itu sangat jauh di Premier League,” kata Pochettino dikutip dari SkySport. 

“Kami harus fokus untuk agar dapat berkembang dan lebih konsisten, di Wembley. Kami harus meraih banyak kemenangan seperti kami saat berada di White Hart Lane musim lalu,” tambah manajer asal Argentina ini.

Menurut Pochettino, bermain sementara di Wembley tentu saja suasana berbeda dengan saat mereka bermain di White Hart Lane. Pochettino menambahkan, perpindahan stadion tentu saja tidak boleh dijadikan alasan.

“Itu bukan alasan. Tim melakukan dengan baik, mereka hanya kecewa karena kehilangan dua poin yang ketika kami seharusnya bisa menang,” jelas Pochettino.

Exit mobile version