Site icon nuga.co

Fans Diminta Bersabar Terhadap Solskjaer

Eks kiper Manchester United , Peter Schmeichel ikut mengomentari kondisi mantan timnya saat ini.

Menurut Schmeichel, fans harus bersabar dengan penampilan MU di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

“Sebelum kita mengeluhkan apa yang harus dilakukan dan mengatakan betapa buruknya situasi saat ini, mari ingat seberapa lama Sir Alex Ferguson membangun tim juara,” ujar Schmeichel seperti dilansir Manchester Evening News.

Penampilan MU di bawah Solskjaer musim ini begitu buruk. Setan Merah baru saja ditekuk  oleh Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris

Kekalahan itu membuat MU terlempar ke peringkat ke-dua belas Dari delapan pertandingan, MU baru mengantongi sembilan poin

Fans pun bereaksi atas performa Ashley Young dan kawan-kawan. Bukan cuma pemain, Solskjaer pun terkena kecaman fans Setan Merah -julukan MU.

Tak sedikit yang meminta manajer asal Norwegia itu angkat kaki dari MU. Pasalnya, fans menganggap Solskjaer gagal mendongkrak permainan timnya.

Saat melawan Newcastle, MU seolah bermain tanpa arah. Penguasaan bola yang dominan (64 persen) gagal dikonversi MU menjadi gol.

Schmeichel menuturkan, butuh waktu lama bagi MU untuk bangkit lagi seperti di era Ferguson. Namun Schmeichel yakin timnya sudah di arah yang benar.

“Butuh waktu lama untuk kembali lagi. Perjalanannya sudah dimulai, dan terlihat kita sedang menuju ke sana. Saya tak bisa memastikan, tetapi kita di arah yang benar,” ujar Schmeichel mengakhiri.

Sementara itu Marcus Rashford. Lewat twitter, juga  meminta fans bersabar.

“Kami tahu, kami harus lebih baik dan itu adalah satu-satunya fokus kami sebagai tim dan klub,” tulis Rashford

MU sebetulnya mengawali musim ini dengan mengalahkan Chelsea 4-0 di Old Trafford. Namun usai laga, penampilan apik MU seolah lenyap ditelan bumi.

Dua hasil imbang plus satu kekalahan dipetik MU sebelum kembali menang  atas Leicester City di pekan keempat. Setelah kemenangan itu, MU kembali terperosok dengan meraih dua kekalahan dan satu hasil imbang.

“Anda tidak bisa bersembunyi di sepak bola bahwa beberapa pekan terakhir sangat tidak baik,” tulis Rashford.

Rashford menuturkan, para pemain MU juga terpukul dengan rentetan hasil buruk yang diraih. Baginya pribadi, hasil tersebut sangat menyakitkan.

“Sebagai fan MU sendiri, hasil ini menyakitkan. Anda (fans, red) layak mendapatkan hasil yang lebih baik,” tulis Rashford mengakhiri.

MU akan meladeni Liverpool pada pekan kesembilan di Old Trafford. Laga itu menjadi ujian serius lantaran Liverpool sedang bagus-bagusnya dan memimpin puncak klasemen.

Selain itu sejumlah fan menilai, tampilan Solskjaer akhir pekan kemarin membuatnya tampak dua puluh limatahun lebih tua. “Mengapa Solskjaer tampak lebih tua? usianya seperti bertambah dua puluh lima tahun dalam delapan  minggu,” komentar salah seorang fan.

“Sepuluh bulan tangani United, usia Solskjaer seperti bertambah tua sepuluh tahun,” tambah yang lainnya.

Komentar sederet pecinta MU melalui komentar Twitter tersebut bisa dimaklumi. Solskjaer memang tampil cukup awut-awutan dalam laga tandang kontra Newcastle United akhir pekan kemarin.

Pelatih asal Norwegia itu memang dianggap berhasil memadupadankan outfit yang dikenakan dengan sangat baik. Ia memakai kemeja putih, dasi, dan setelan jas berwarna hitam mengkilat.

Sayang, potongan rambut pria berusia empat puluh enam tahun ini sangat berantakan. Kondisi tersebut membuat Solskjaer tampil jauh lebuh tua dari usia aslinya.

Sekadar informasi, Ole Gunnar Solskjaer memiliki julukan The Baby Faced Assassin. Julukan tersebut diberikan karena sikap tenang yang selalu ia tunjukkan di depan gawang hingga mampu menaklukkan lawannya.

Namun, sederet tekanan di MU disebut bisa membawa pengaruh buruk bagi julukan tersebut.

The Sun, Senin  menulis, Ole Gunnar Solskjaer bisa semakin kelihatan muda jika tak sedang dalam tekanan. Hal tersebut sama seperti apa yang pernah terjadi pada Jose Morinho.

The Special One julukan Mourinho disebut tampak sepuluh tahun lebih muda menjelang akhir masa jabatannya sebagai manajer MU. Sejumlah pengamat menilai, tekanan di Manchester United membuat sederet pelatih mengalami kelelahan dan menimbulkan efek usia tua.

Bagaimana tidak, setiap pelatih Manchester United selalu dibayang-bayangi dengan tanggungjawab besar. Sepeninggal Sir Alex Ferguson, MU disebut kesulitan bersaing dengan sederet tim papan atas Premier League lainnya.

David Moyes, Louis van Gaal, dan Jose Mourinho dianggap gagal menghantarkan Setan Merah kembali ke masa keemasannya. Solksjaer sendiri masih terseok-seok memahami kelemahan skuatnya musim ini.

Exit mobile version