Site icon nuga.co

Dramatis, Perancis Juara Piala Dunia U-20

Dramatis. Mendebar sekaligus menegangkan. Akhirnya Perancis didatangi keberuntungan usai menaklukkan Uruguay dalam adu penalty di kejuaraan Piala Dunia Usia-20 di Stadion Ali Semi Yen, Istanbul, Turki, Minggu dinihari WIB.

Sebuah pertandingan, yang digambarkan oleh “Sky Sport,” dan disiarkan langsung oleh TV One, sangat memakan emosi karena kedua tim bermain dengan penuh gairah dan saling menyerang sekaligus menjegal.

Pertandingan yang berlangsung pada waktu normal dan perpanjangan tetap dengan angka 0-0, yang akhirnya diselesaikan lewat adu penalty. Dan kiper Perancis, Alphonse Areola menjadi kunci kemenangan tim “ayam jantan” itu setelah menggagalkan dua tendangan pemain Uruguay.

Ketangguhan kiper Alphonse Areola menjadi kunci sukses Perancis. Ia mampu memblok dua tendangan pertama Uruguay yang dilakukan Emiliano Velazquez dan Giorgian De Arrascaela Benedetti. Satu-satunya tendangan Uruguay yang menjadi gol dilakukan oleh Lucas Olaza sebagai penendang ketiga.

Sedangkan, empat tendangan pertama Perancis mampu menghasilkan gol. Keempat pemain itu adalah Paul Pogba, Jordan Veretout, Axel Ngando, dan Dimitri Foulquier. Sehingga, dua tendangan terakhir Uruguay tak perlu dilakukan.Dengan kemenangan itu Prancis menahbiskan diri menjadi juara Piala Dunia U-20, .

Sementara itu, pada pertandingan perebutan tempat ketiga, Ghana berhasil keluar sebagai pemenang usai menundukkan Irak dengan skor 3-0. Tiga gol kemenangan Ghana dicetak oleh Joseph Attamah, Ebenezer Assifuah-Inkoom, dan Frank Acheampong.

Pada babak pertama, Uruguay benar-benar menebar ancaman kepada Prancis, yang beberapa kali mengandalkan serangan, yang dimotori Paul Pogba. Peluang berbahaya didapat Uruguay pada menit 20, saat Nicolas Lopez nyaris membawa timnya unggul. Namun, peluang yang dimiliki penyerang AS Roma tersebut mampu dimentahkan Alphonse Areola.

Pada menit 42, Uruguay kembali menebar ancaman, kembali lewat Lopez, yang mampu melepaskan diri dari pengawalan para pemain belakang Prancis. Namun, tembakannya masih melambung di atas mistar gawang Areola. Begitupun pada menit 43 dan 44, saat Leonardo Pais dan Felipe Avenatti mengancam, namun masih belum ada yang mampu menyarangkan gol.

Memasuki paruh kedua, Prancis bermain lebih baik, dan mampu lebih mengancam, salah satunya lewat peluang yang dimiliki pemain yang baru masuk pada babak kedua, Alexy Bosetti, namun masih bisa digagalkan. Sementara Velazquez pun memiliki peluang pada menit 87, dan juga masih gagal, hingga akhirnya pertandingan berlanjut ke extra time.

Pada babak extra time, lagi-lagi kedua tim tak mampu menyarangkan gol, sehingga pertandingan pun dilanjutkan ke adu tendangan penalti. Dalam urusan ini, para pemain lebih percaya diri dalam mengeksekusi penalti, hingga akhirnya empat penendang mereka sukses menyarangkan gol, sedangkan dari pihak Uruguay, hanya satu yang mampu mencetak gol. Adu penalti pun berakhir dengan sko 4-1.

Exit mobile version