Site icon nuga.co

Di Maria Tutup Spekulasi Pindah ke PSG

Angel Di Maria telah menutup spekulasi dan rumor bahwa ia akan pergi dari Old Trafford di akhir musim ini dengan mengungkapkan, telah menolak tawaran menggiurkan dari klub “glamour” Paris Saint Germain

Berita yang disajikan secara ekslusif oleh surat kabar terkemuka Inggris, “The Sun,” seakan ingin memberitahu bahwa ia masih betah berada di Manchester United.

Berita penolakan Di Maria terhadap tawaran PSG ada di halaman depan The Sun, dengan judul “Angel No To PSG Switch” atau yang berarti “Angel Menolak ke PSG”

Beberapa waktu lalu, PSG santer dikabarkan telah memberikan tawaran tinggi kepada Manchester United untuk menggaet Di Maria.

“ Les Parisiens” begitu klub elit Lige 1 ini dispaa, bahkan bersedia untuk merogoh kocek sedalam satu koma dua triliun rupiah demi mendaratkan Di Maria ke Parc des Princes.

Dilansir The Sun, Di Maria kabarnya sudah menolak tawaran PSG dan lebih memilih untuk tetap berada di Old Trafford.

Di Maria kabarnya ingin membuktikan kapasitas dirinya bersama skuad besutan Louis van Gaal. Hingga saat ini, winger Argentina ini masih belum menemukan permainan terbaiknya seperti saat masih membela Real Madrid.

Surat kabar Inggris lainnya, “The Mirror, menulis bintang Manchester United ini telah memastikan bertahan di Old Trafford pada musim depan.

Kepastian itu didapatkan setelah winger asal Argentina itu menolak tawaran enam puluh juta pounds yang ditawarkan tim peminat, Paris Saint-Germain.

Sebagaimana diketahui, performa fluktuatif yang ditunjukkannya bersama United musim ini, dirasa tak sebanding dengan uang besar yang dikeluarkan Setan Merah saat memboyongnya pada musim panas 2014.

Saat itu, manajemen United mesti merogoh kocek hingga hampir enam puluh juta pounds untuk menjadikannya sebagai pemain termahal di Premier League.

Sepanjang musim ini, Fideo –julukan Di Maria- telah mencetak empat gol dan sebelas assist dari dua puluh tujuh penampilan.

Sejatinya statistik tersebut tidak terlalu buruk, mengingat mantan pemain Benfica tersebut bukanlah pemain berposisi penyerang yang memiliki tugas untuk mencetak gol.

Bisa dilihat dari statistik Di Maria saat empat musim membela Los Blancos.

Pencetak gol kemenangan Argentina di Olimpiade 2008 itu hanya mencetak tiga p[uluh enam gol dari seratus sembilan puluh pertandingan.

Itu berarti, ia hanya mencetak lima koma dua gol per musimnya. Saat ini, posisi Di Maria kerap digantikan Ashley Young.

Tentu dengan tampil ekstra keras, bukan tak mungkin Di Maria bakal kembali mengisi starting line-up United.

Pemain lincah itu sempat membuat assist krusial bagi gol kedua Juan Mata saat Manchester Merah mengalahkan Liverpool.

Tentu momen itu bisa dijadikan pelatih Louis van Gaal guna mengembalikan pemegang lima puluh lima caps bersama Tim Nasional Argentina kembali menempati starting line-up United.

sumber : daily stars, daily mail dan the sun

Exit mobile version