Site icon nuga.co

City Kini di Puncak Klasemen Liga Primer

Manchester City berada di puncak klasemen Liga Primer setelah menyalip Liverpool di laga pecan ini.

Ya, Liverpool kembali tergusur dari puncak klasemen. The Reds hanya meraih hasil imbang  melawan Everton, Minggu .

Hasil itu membuat Liverpool turun ke posisi kedua klasemen sementara. Mereka kini mengoleksi  tujuhbpuluh poin dari dua puluh sembilan laga.

Sayangnya, pada pekan bersamaan, Manchester City mampu meraih kemenangan. Meski bermain di kandang Bournemouth, The Citizens menang satu gol tanpa balas.

Liverpool pun harus bekerja lebih keras untuk bisa mengakhiri paceklik gelar Liga Inggris sejak awal tahun 1990-an. Maklum, musim ini tinggal tersisa sembilan laga dan mereka berjarak satu poin dengan City.

Tugas semakin berat karena Liverpool tak hanya fokus di Liga Inggris. Mereka masih membagi konsentrasinya di Liga Champions.

Performa Liverpool yang menurun membuat Jose Mourinho buka suara. Bekass manajer MU, itu menyebut Liverpool belum bisa mengatasi besarnya tekanan untuk juara.

“Sangat penting saat Anda kehilangan momen namun tetap meraih kemenangan. Saya membuktikan hal tersebut di Chelsea,” kata Mourinho.

“Kadang kami tampil buruk namun tetap tak kebobolan dan menang. Hal kecil seperti ini kadang menentukan untuk juara.”Meski demikian manajer Liverpool, Jurgen Klopp membantah timnya tidak bisa mengatasi tekanan.

“Saya pikir saya tidak perlu memberikan saran apa pun pada para pemain saya karena mereka sudah memahaminya. Dengar, kami bukan anak kecil lagi, kami bahkan tidak terkejut ketika kami memainkan sepak bola apik dan kami berada di papan atas klasemen,” kata Klopp di laman resmi Liverpool.

“Namun, jika Anda berada di sana [puncak klasemen], Anda harus siap menghadapi hal-hal berbeda yang akan terjadi. Terkadang anda memimpin dan semua orang berkata ‘sudah selesai’ bahkan 20 pertandingan sebelum akhir musim.”

Lebih lanjut, Klopp tidak mau terlalu memedulikan perolehan poin di klasemen sementara saat ini. Yang terpenting adalah Liverpool masih bersaing di puncak klasemen dan mereka hanya perlu terus melakukan yang terbaik.

“Tetap tenang dalam situasi seperti ini sangat mudah. Lalu Anda akan mendapatkan tambahan satu atau dua poin. Itu tidak terlalu penting. Pada awal Maret, siapa yang peduli?”

“Yang penting kami masih bertarung, kami berjuang, itu merupakan kabar bagus. Saya semakin merasa bahwa kami sudah siap menghadapinya sebab laga ini [vs Everton] sangat sulit bagi kami,” pungkasnya.

Sementara itu di saat persaingan menuju juara Liga Inggris kian memanas, Manchester City malah kehilangan pemain andalannya. Kevin De Bruyne mengalami cedera hamstring.

De Bruyne mengalami masalah tersebut saat Manchester City menang atas Bournemouth di Vitality Stadium, Maret  ada ajang Liga Inggris.

Pemain asal Belgia itu digantikan di penghujung babak pertama oleh Riyad Mahrez.

Ini menjadi cedera kedua yang dialami De Bruyne sepanjang musim. Sebelumnya, dia mengalami cedera lutut yang membuatnya menepi selama dua bulan.

“Ya, Kevin De Bruyne cedera. Mungkin harus absen cukup lama. Itu cedera hamsting,” kata manajer Manchester City, Pep Guardiola di situs resmi klub.

Lebih lanjut, Guardiola mengatakan, masalah yang dialami De Bruyne sudah biasa terjadi. Terlebih, Manchester City menjalani banyak pertandingan.

“Ketika kami bermain dalam dua puluh lima pertandingan dalam tempo waktu sembilan puluh tiga hari, sangat sulit dan masalah fisik terjadi,” ujar Guardiola, yang memulai debutnya di Liga Inggris pada Juli tiga tahun silam.

Selain De Bruyne, di laga melawan Bournemouth, Manchester City kehilangan salah satu beknya, John Stones. Dia mempunyai masalah pada selangkangan yang membuat Stones diganti Vincent Kompany pada menit keempat puluh delapan.

“Untuk masalah cedera John Stones, itu bukan hal besar. Saya memilih menariknya ke luar lapangan sebagai tindakan pencegahan yang lebih parah,” ucap Guardiola.

Kehilangan dua pemain itu menjadi masalah baru untuk The Citizens. Terlebih, mereka sedang bersaing memperebutkan gelar juara Liga Inggris melawan Liverpool

Exit mobile version