Site icon nuga.co

Gila Jika Chelsea Main Terbuka Vs Barca

Antonio Conte menuduh tudingan permainan tertutup Chelsea  dalam melawan Barcelona di leg pertama Enam Belas Besar Liga Champions sebagai “gila” dan mengada-ada.

“Gila. Apakah Chelsea harus bermain terbuka dalam menghadapi Barca yang begitu impresif. Nggak mungkin Chelsea melakukan itu,” kata Conte seperti ditulis “mirror” hari ini, Rabu, 21 Februari.

Menurut Conte, Chelsea sudah benar dengan melakukan permainan efektif tanpa harus mengejar dan menguasai bola sebanyak mungkin.

Conte mengakui tak ada pilihan bagi skuatnya selain bermain bertahan ekstra rapat menghadapi Barcelona t.

Sempat unggul  melalui gol Willian, Chelsea gagal menutup laga dengan kemenangan setelah bintang Barcelona, Lionel Messi, mencetak go.

Conte pun mengungkapkan alasan skuatnya tak mau ambil risiko bermain secara terbuka menghadapi tim macam Blaugrana.

“Jika Anda ingin menghadapi Barcelona dengan bermain box to box terbuka, berarti Anda gila. Anda pasti akan kalah . Anda harus benar-benar pintar.”

“Para pemain saya tidak tidak bodoh. Mereka sudah mengikuti program yang sudah kami siapkan dan memahami strategi kami,” kata Conte dikutip dari Guardian.

Conte sendiri mengatakan strategi tersebut sebenarnya sudah berjalan baik, namun tidak terlalu sempurna karena Barcelona akhirnya bisa membobol gawang The Blues.

Pelatih asal Italia itu pun mengakui, satu-satunya gol Barcelona terjadi karena kesalahan skuatnya, terutama bek tengah Andres Christensen.

“Pelatih bisa saja punya rencana fantastis tapi jika mereka [para pemain] tidak yakin dengan strategi itu, Anda akan tamat. Namun, para pemain kami tampil bagus.”

“Barcelona harus berusaha keras untuk menciptakan peluang dan kemudian satu saja kesalahan membuat kami kebobolan,” ujar Conte.

Chelsea dijauhi keberuntungan usai bermain seri dengan Barcelona, satu gol berbanding satu gol, di Stamford Bridge

Dalam laga yang berlangsung ketat dan hebat itu,  Chelsea menunjukkan permainan efektif

Tidak banyak menguasai bola, Chelsea justru mendapat lebih banyak peluang ketimbang sang lawan.

Menurut catatan statistik Squawka, Chelsea yang hanya menguasai bola sebanyak dua puluh tujuh persen mencetak sebelas tembakan. Sedangkan Barcelona yang memiliki tujuh puluh tiga persen possesion hanya melepaskan tujuh tembakan.

Anak asuh Antonio Conte dapat unggul di babak pertama seandainya dua peluang Willian tidak digagalkan tiang gawang.

Willian yang akhirnya mencetak gol di babak kedua merasa kurang puas dengan capaian Chelsea yang hanya mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang.

“Saya merasa sedikit sedih dengan hasil yang diraih. Saya pikir kami pantas menang. Mereka lebih banyak menguasai bola tapi kami lebih banyak menciptakan peluang berbahaya,” ujar pemain asal Brasil itu.

“Kami harus menghadapi Barcelona di leg kedua dengan memainkan permainan yang sama. Saya sedikit tidak beruntung. Saya harus terus berusaha,” sambungnya.

Mirip dengan Willian, pelatih Antonio Conte juga menyayangkan hasil imbang yang didapat anak asuhnya.

“Saya bangga dengan perjuangan para pemain saya. Mereka mengikuti apa yang saya persiapkan. Tapi sayang sekali, malam ini kami kurang beruntung,” terang Conte.

“Saya pikir saat Anda menjalani pertandingan, Anda harus memiliki rencana dan menghormati karakteristik lawan. Rencana kami sangat bagus. Para pemain berusaha luar biasa, kita berbicara tentang skor satu gol berbanding satu gol dan mungkikn kami pantas mendapat hasil yang lebih baik,” sambung mantan pelatih Juventus dan timnas Italia itu.

Exit mobile version