Site icon nuga.co

Barca Vs Atletico Atraktif, Tapi Tanpa Gol

Tak ada gol di laga atraktif Atletico melawan Barcelona di Vicento Calderon, Minggu, 12 Januari 2014, dinihari WIB. Dan tak ada “kudeta” puncak klasemen La Liga. Dan juga, Barca memastikan memastikan juara paruh musim dengan mengoleksi 50 poin, yang hanya unggul selisih gol atas Atletico.

“Seri merupakan hasil yang bagus mengingat kami melawan tim lain pemimpin liga. Kami ingin menang tetapi saya tidak menyalahkan pemain,” jelas pelatih Barca, Gerardo Martino, usai laga di situs resmi “barca.com.”

“Juara musim dingin? Itu tak berarti. Juara musim dingin takkan diingat orang. Saya lebih memilih juara musim panas. Atletico akan tetap kompetitif sampai akhir musim,” ujarnya.

Sementara itu gelandang Barca, Xavi Hernandez, dengan sedikit muram kepada “marca,” mengakui jika Atletico menyulitkan Barca untuk menciptakan peluang. Dia juga memuji tim Diego Simeone itu.

“Atletico Madrid sangat padu. Tim yang terlatih dengan baik. Kami mendominasi pertandingan, tapi kami kesulitan menciptakan peluang,” sahut Xavi seperti dikutip “marca.”

“Itu adalah pertandingan yang sangat intens. Di dua puluh menit terakhir, kami mengakhiri pertandingan dengan baik. Kami gagal mencetak gol. Atletico adalah tim yang luar biasa.”

“Mereka memainkan gaya yang berbeda dari kami, tapi mereka melakukannya dengan amat bagus. Mereka memberi Anda ruang yang sangat sempit dalam bertahan,” ujarnya.

Laga di Vicente Calderon, bisa dicatat sebagai pertandingan tempo tinggi. Di menit-menit awal, Atletico sudah menciptakan beberapa peluang yang membahayakan gawang Barca.

Sementara itu, Barca yang memulai pertandingan dengan sedikit lambat. Barca baru lebih atraktif setelah masuknya Lionel Messi di babak kedua yang menambah daya gedor Barca. Tapi tetap nihil gol.

Pertandingan berjalan intens dan kedua tim saling bebalas serangan sepanjang laga. Pertandingan juga diwarnai sejumlah tekel hingga menghasilkan lima kartu kuning.

Atletico, misalnya, membuka kesempatan lebih dahulu pada menit ke- lima lewat aksi individu Arda Turan yang berhasil melewati beberapa pemain Barcelona, nyaris berujung gol. Namun, umpan silang Arda masih bisa dihalau bek Barcelona, Gerard Pique.

Semenit kemudian, pencetak gol terbanyak sementara Liga BBVA, Diego Costa, mengancam gawang Barcelona. Kali ini, peluang Costa melalui sepakan voli dengan mudah diamankan kiper Victor Valdes.

Di babak pertama Barcelona yang tampil tanpa Lionel Messi terus memegang penuh penguasaan bola. Namun, justru Atletico yang lebih banyak megancam gawang Barcelona.

Barcelona baru bisa membuat peluang ketika pertandingan memasuki menit ke-33. Namun, sundulan Pedro Rodriguez menyambut umpan Andres Iniesta masih gagal menemui sasaran. Tak ada gol di babak pertama.

Babak kedua, Pelatih Barcelona Gerardo Martino memasukkan Messi untuk menggantikan Iniesta. Ini menjadi pertandingan pertama Messi, khusus di Liga BBVA pada 2014.

Masuknya Messi ternyata mampu menambah variasi serangan Barcelona. Pada menit ke-68, Messi nyaris mencetak gol, jika saja sundulannya memaksimalkan umpan Jordi Alba tidak melenceng tipis dari sasaran.

Atletico hampir mencetak gol pada menit ke-78. Dari sebuah kemelut, Diego Costa mengirimkan umpan sundulan kepada Arda. Dengan percaya diri, Arda melepaskan tembakan voli yang ternyata bisa dihentikan dengan baik oleh Valdes.

Memasuki menit ke-81, Messi kembali mendapatkan peluang emas. Namun, tendangan kaki kiri pemain asal Argentina itu mampu dimentahkan kiper Atletico, Thibaut Courtois. Skor akhir pun bertahan tanpa gol.

Exit mobile version