Site icon nuga.co

Fantastis, Liverpool Menaklukkan AS Roma

Liverpool kembali ke “track” terbaiknya di laga Liga Champions dengan mengalahkan AS Roma lima gol berbanding dua pada  semifinal leg pertama di Anfield Stadion, Rabu dinihari WIB, 25 April.

Kemenangan Liverpool ini disambut dengan antusias penontonnya dengan mengunkapkan bahwa “si merah” telah kembali ke jalurnya sebagai salah satu tim terkuat di Europa.

Sementara itu, manajer Liverpool Juergen Klopp  dengan nada rendah menytakan, kemenangan atas Roma ini sangat penting.

Untuk itu ia meminta untuk tidak menyamakan  skuatnya  dengan klub besar seperti Barcelona.

Pernyataan itu disampaikan Klopp menanggapi peluang timnya pada leg kedua nantinya  di markas Serigala Roma nanti.

Dalam laga itu,  Mohamed Salah dan Roberto Firmino masing-masing menyumbang dua gol. Satu gol lagi dicetak Sadio Mane.

Tim tamu masih bisa mencetak gol yang diciptakan Edin Dzeko dan Diego Perotti. Tim arahan Eusebio Di Francesco mampu mencetak gol pada sepuluh menit sisa babak kedua.

Selisih gol tersebut yang membuat peluang The Reds tak mudah mengingat Barcelona tersingkir oleh Roma meski pada leg pertama menang emp[at gol berbanding satu gol.

Blaugrana gagal ke semifinal setelah pada leg kedua kalah tiga gol tanpa balas dari Roma di Stadion Olimpico.

Klopp sendiri menegaskan The Reds tak bisa disamakan dengan Blaugrana yang tersingkir karena Roma menang agresivitas gol tandang di Camp Nou.

“Saya sudah katakan berkali-kali dan seharusnya itu bukan lagi sebagai peringatan atau semacamnya, tapi kami bukan Barcelona,” tegas Klopp seperti dikutip dari situs resmi Liverpool.

“Mereka merupakan satu dari tiga tim terbaik di dunia dan sudah memenangkan banyak gelar juara bergengsi selama beberapa tahun terakhir. Kami tidak seperti itu.”

Dengan demikian, Klopp mengatakan skuatnya masih perlu kerja ekstra keras lagi saat bertandang ke markas AS Roma pada leg kedua semifinal Liga Champions nanti.

“Tidak masalah. Masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan. Roma pasti akan mencoba segalanya untuk membalas banyak gol di laga kandang.”

“Tak banyak berbeda. Pelajaran yang kami dapat pada laga ini, kami masih bisa menang di leg kedua meski bakal sedikit berbeda. Roma butuh banyak gol ke gawang kami,” ucap manajer asal Jerman itu.

Pada laga itu Liverpool, seperti ditulis “mirror,”  mencetak rekor fantastis dalam sejarah Liga Champions

Gol ini terjadi berkat aksi brilian trio lini serang mereka, Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane.

The Reds menjadi tim pertama di Liga Champions yang memiliki tiga pemain dengan koleksi minimal delapan gol dalam satu musim.

Salah dan Firmino masing-masing sudah mengemas delapan gol, sementara Mane delapan gol.

Trisula maut The Reds ini juga jadi malapetaka bagi AS Roma yang melawat ke markas Liverpool di leg pertama semifinal Liga Champions.

Salah dan Firmino masing-masing memborong dua gol ke gawang Roma dilengkapi satu gol dari Mane. Sementara gol balasan AS Roma dicetak oleh Edin Dzeko dan Diego Perotti.

Tak hanya itu, Salah-Firmino juga membuat Liverpool menjadi tim kedua setelah Barcelona yang memiliki dua pemain dengan koleksi sepuluhgol atau lebih dalam semusim di Liga Champions.

Barcelona jadi tim pertama yang dua pemain berhasil mengoleksi sepuluh gol atau lebih pada musim dua tahun lalu lewat duet Lionel Messi dan Neymar.

Sejauh ini, trio lini depan Liverpool berhasil mengoleksi gol terbanyak di Eropa.

Pada laga itu pula Salah berhasil  melewati rekor Samuel Eto’o sebagai pemain Afrika yang paling banyak mencetak gol di Liga Champions dalam semusim.

Salah yang berasal dari Mesir total sudah mengemas sepuluh gol bersama Liverpool dari sebelas pertandingan di Liga Champions musim ini. Jumlah yang sama juga dimiliki rekan setimnya, Roberto Firmino.

Seperti dikutip dari Bleacher Report, mantan pemain Roma tersebut mematahkan rekor Samuel Eto’o dari Kamerun yang mencetak delapan gol di Liga Champions musim tujuh tahun lalu saat memperkuat Inter Milan.

Gol-gol Salah masih bisa bertambah di leg kedua semifinal Liga Champions saat bermain di kandang Roma, pekan depan. Termasuk jika tim asuhan Juergen Klopp ini bisa lolos ke laga final.

Salah mulai mengoleksi gol di Liga Champions musim ini saat membobol gawang Sevilla. Pemain yang pernah berkostum Chelsea itu melanjutkan catatannya dengan mencetak tiga gol ke gawang NK Maribor. Di laga terakhir fase grup, Salah mencetak satu gol ke gawang Spartak Moskow.

Di babak gugur, total Salah mengemas lima gol sampai sejauh ini. Dengan perincian: satu gol ke gawang FC Porto dan masing-masing dua gol ke gawang Manchester City serta AS Roma.

Selain menjadi pemain Afrika yang paling banyak mencetak gol di Liga Champions dalam semusim, Salah juga tengah berjuang mengejar gelar pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim ini.

Pemain  itu masih berupaya mengejar gol milik bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, yang sudah mencetak lima belas gol di Liga Champions musim ini

Exit mobile version