Olahraga Pagi? Sarapan Dulu Atau Tidak!

Penulis: Darmansyah

Jumat, 5 Januari 2018 | 09:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Sarapan dan olahraga pagi, seperti ditulis laman kesehatan “hello sehat” adalah kegiatan yang baik dalam menjaga kesehatan.

Namun yang sering jadi dilema adalah: jika jadwal olahraga kita adalah di pagi hari, apakah kita harus sarapan dulu atau olahraga dulu?

Sarapan memang penting untuk memenuhi asupan nutrisi setelah tubuh tidak mengonsumsi makanan selama tertidur.

Kemudian, untuk berolahraga, tubuh juga membutuhkan kalori untuk menghasilkan energi.

Namun, jika Anda berolahraga setelah sarapan, memang tubuh akan memiliki kalori yang lebih untuk dibakar, tapi diperlukan waktu untuk mencerna makanan dengan sempurna, sehingga langsung berolahraga setelah makan juga tidak disarankan.

Inilah kenapa beberapa ahli menyarankan berolahraga pagi hari dilakukan saat belum sarapan dan perut masih kosong.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berolahraga sebelum sarapan aman untuk dilakukan.

Salah satunya adalah penelitian oleh Gonzalez pada tahun 2013 lalu yang menunjukkan bahwa berolahraga sebelum sarapan dapat membakar 20% lemak tubuh lebih banyak.

Jika kita ingin membakar lemak, maka tubuh harus menggunakan cadangan makanan dalam bentuk lemak di dalam tubuh, bukan dari makanan yang kita konsumsi.

Karena pada dasarnya, tubuh menyimpan cadangan energi dalam bentuk lemak, bahkan saat kita belum makan.

Dengan berolahraga sebelum sarapan, energi yang dibakar juga cenderung lebih banyak karena diperoleh dari cadangan makanan yang sudah ada di dalam tubuh, dari asupan yang Anda makan sebelumnya.

Selain itu, peneliti juga menjelaskan, berolahraga pagi sebelum sarapan tidak akan membuat kita ingin makan makan lebih banyak atau kelaparan sepanjang hari.

Justru hal ini akan membuat sesi olahraga pagi lebih optimal.

Saat kita berolahraga sebelum makan, terjadi perubahan kinerja hormon insulin dan hormon pertumbuhan.

Dengan berolahraga sebelum sarapan, kita akan membantu tubuh untuk menyesuaikan produksi hormon insulin, sehingga setelah kita berolahraga dan makan, hormon insulin akan bekerja lebih sensitif dan membantu menyerap nutrisi dari makanan lebih baik dan menyalurkannya ke otot dan liver.

Kinerja hormon pertumbuhan juga menjadi lebih baik saat kita berolahraga saat pagi hari dan belum sarapan.

Hormon pertumbuhan membantu pembentukan jaringan otot, membakar lemak, dan meningkatkan kesehatan tulang serta ketahanan fisik.

Namun efek ini hanya akan optimal jika kita sudah mencukupi waktu tidur malam hari.

Semakin sedikit kalori yang berada di sistem pencernaan Anda, semakin banyak lemak yang dibakar saat berolahraga, karena tubuh mengambil cadangan makanan dari tubuh.

Inilah kenapa jika Anda ingin membakar lemak dan menurunkan berat badan, olahraga pagi sebaiknya dilakukan sebelum makan.

Namun, menurut Freguson, CEO Diet Free Life, sebagaimana yang dilansir oleh HuffingtonPost, kalau tujuan Anda berolahraga adalah untuk meningkatkan kebugaran fisik, kekuatan, dan kecepatan, maka berolahraga tanpa asupan makanan malah akan membuatnya kurang efektif, karena tubuh tetap membutuhkan kalori untuk dimetabolisme.

Pada penderita diabetes, olahraga sebelum makan juga tidak dianjurkan karena penderita diabetes sering mengalami kekurangan kadar gula darah

Maka, jika Anda menderita diabetes, disarankan untuk sarapan atau memakan sedikit camilan terlebih dahulu sebelum olahraga.

Baik olahraga dan sarapan adalah kegiatan yang dipengaruhi oleh kebiasaan, sehingga metode ini juga belum tentu sesuai dengan semua orang.

Namun jika Anda ingin mencoba olahraga dengan perut kosong ada tipnya.

Persiapkan diri Anda sejak malam sebelumnya – bangun pagi dipengaruhi oleh jam biologis dan waktu tidur, jadi jika Anda ingin berolahraga pagi, cukupilah kebutuhan waktu tidur malam sehingga tubuh siap untuk beraktivitas fisik saat pagi hari.

Lakukanlah olahraga yang sesuai dengan Anda – jenis olahraga yang dapat Anda lakukan bisa sesuai dengan keinginan atau yang biasanya Anda lakukan.

Jika Anda baru memulai, cobalah dengan olahraga intensitas sedang seperti jalan pagi atau jogging.

Cukupilah kebutuhan air – minumlah sekitar setengah hingga satu liter air mineral atau minuman olahraga lainnya sebelum dan sesudah berolahraga.

Disarankan bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan cairan ini dua atau tiga jam sebelum olahraga.

Berhenti bila lelah dan konsumsi makan kapanpun Anda suka – jika Anda merasa kelelahan dan merasa butuh makanan atau merasa lapar, berhentilah berolahraga untuk mencegah penurunan massa otot.

Cukupilah konsumsi nutrisi setelah berolahraga – hal ini perlu dilakukan dalam jangka waktu maksimal empat puluh lima menit setelah Anda berolahraga, baik jika Anda sudah sarapan maupun belum.

Namun jangan hanya konsumsi karbohidrat, karena konsumsi proteinlah yang harus diperbanyak.

Komentar