Rumor Tandem Rossi di Movistar Yamaha

Penulis: Darmansyah

Selasa, 19 April 2016 | 10:06 WIB

Dibaca: 0 kali

Jorge Lorenzo resmi sudah, hengkang ke Ducati.

Lantas, tandatanya besar mengiringi kepergiannya, siapakah  pembalap yang akan menemani Valentino Rossi di Movistar Yamaha musim depan?

Karena banyak faktor yang ikut terlibat, publik sejatinya bisa mengira-ngira siapakah suksesor Lorenzo di Movistar Yamaha.

Salah satu faktor itu adalah masalah finansial.

Dengan Movistar yang masih akan menjadi sponsor tim asal Aalst, Belgia, tersebut, kemungkinan besar pengganti Lorenzo tetap berasal dari Spanyol.

Movistar Yamaha tentunya juga akan mencari pembalap muda penuh potensi.

Sosok tersebut bukan hanya sebagai pengganti Lorenzo, tapi juga menjadi penerus tahta Valentino Rossi yang kemungkinan besar pensiun usai kontraknya habis pada  dua musim mendatang

Dan kandidat paling sempurna itu, mungkin,  adalah rider Suzuki, Maverick Vinales.

Rossi sendiri pernah menyebutkan bahwa Vinales adalah calon pembalap top. Pembalap belia tersebut memang masih jauh untuk bisa bersaing dengan Lorenzo, Marc Marquez, Dani Pedrosa, atau Rossi, tapi dia telah menunjukkan tanda-tanda bakal meroket dalam beberapa musim ke depan.

Gabung Yamaha di bawah naungan bos-bos berpengalaman seperti Lin Jarvis dan Massimo Meregalli, lalu rider panutan macam Rossi, bakat Vinales akan terasah secara optimal dan bisa menjelma menjadi “alien” MotoGP.

Memang banyak spekulasi yang muncul jauh sebelum Yamaha mengumumkan kepergian Lorenzo ke Ducati.

Salah satunya, pebalap kedua untuk mengisi kursi lowong Yamaha YZR-M1, menemani sang legenda Valentino Rossi.

Paling banter diisukan adalah Maverick Vinales. Dialah pebalap muda masa depan yang tahun ini tampil bersinar dengan Suzuki Ecstar.

Isu santer ini pun sampai memantik reaksi legenda Suzuki Kevin Schwantz, yang menyatakan bahwa Yamaha hanya akan menganakemaskan Rossi.

Namun kabar Vinales makin dikait-kaitkan dengan Yamaha makin santer saat pebalap Spanyol itu ganti manajer.

Seperti dikutip Motorsport, belum lama ini, Vinales mengganti manajernya saat ini Aki Ajo dengan Paco Sanchez.

Perubahan itu pun menimbulkan spekulasi jika Vinales berniat cabut ke Yamaha.

Pasalnya, Sanchez merupakan manajer yang membantu Pol Espargaro gabung ke Yamaha pada dua tahun silam.

Dengan kata lain, Vinales disebut merekrut orang agar memuluskan langkahnya gabung tim Garpu Tala.

Di urutan kedua, kandidat yang juga berpeluang adalah Alex Rins.

Saat ini, Alex masih membalap di Moto2 dan sangat kompetitif di sana.

Namun sumber-sumber menyebut bahwa Rins memang menjadi pebalap masa depan Yamaha, namun dirinya akan gabung dulu di Tech3 musim depan.

Lainnya?

Masih sangat simpang siur.

Ada yang menyebut Andrea Iannone bakal berpeluang. Namun lagi-lagi ada pihak yang mematahkannya, dan menyebut pebalap Ducati itu dikaitkan dengan Suzuki musim depan.

Bagaimana dengan kans Pol Espargaro?

Pebalap Yamaha Tech3 ini juga berpeluang naik kasta, namun gaya berkendara disebut-sebut tak cocok dengan M1.

Bahkan Pol dikaitkan dengan tim baru yang akan terjun ke MotoGP.

Setelah tiga titel juara dunia yang mengesankan, Lorenzo-Yamaha akhirnya berpisah pada 2016.

Sang juara dunia pun memutus kemitraan yang selama ini dibangun untuk menjalani tantangan baru.

Sejak Lorenzo gabung dengan tim Yamaha Factory Racing di delapan tahun silam, keduanya menikmati delapan musin balap bersama.

Seperti dikutip MotoGP.com,  Yamaha menyatakan sangat menghargai dan menunjung tinggi kontribusi Jorge.

Yamaha juga masih sangat bersemangat untuk bekerjasama di sisa kontrak selama musim ini berjalan.

Masih ada lima belas seri lagi musim ini, dan masih ada waktu untuk mengukir memori manis bersama selama total sembilan musim.

Jorge masih sangat berpeluang menjadi juara dunia kembali, dan menorehkan tinta emas akhir karirnya bersama Yamaha.

Yamaha Motor Co. Ltd berharap, Lorenzo akan lebih sukses di masa depan. Saat ini, tim tetap menyatakan dukungannya secara penuh untuk usaha Lorenzo meraih titel juara bersama Yamaha.

Setelah mengonfirmasi Valentino Rossi untuk dua musim mendatang, Yamaha akan mengumumkan pengganti Lorenzo.

Lin Jarvis, bos tim Yamaha, akan mengumumkan pada saatnya kata sepakat dengan pebalap baru sudah terlaksana.

 

Komentar