Saipul, Korban Baru dan Video Pengakuan

Penulis: Darmansyah

Kamis, 25 Februari 2016 | 09:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Ternyata DS bukan korban terkahir Saipul Jamil.

Dan betul juga DS korban pencabulan Saipul Jamil yang pertama dan terakhir.

Pedangdut yang sedang berada di puncak karirnya itu, sebelumnya, diyakini banyak orang sebagai “paedofile,” atau pemangsa sesame pria.

Ternyata, kini sederetan pengaduan berdatangan kekepolisian yang mengatakan mereka pernah di cabuli oleh Saipul. Dan Saipul, dalam penampilannya memang sering terlihat kebanci-bancian.

Untuk berbagai pengaduan ini polisi kembali akan memeriksa Saipul Jamil terkait dugaan pencabulan, terutama terhadap seorang pria berusia dua puluhan awal dan berinisial AW.

Lokasi proses pemeriksaan terhadap Saipul belum diputuskan penyidik karena saat ini Saipul masih mendekam di sel tahanan Polsek Kelapa Gading, atas kasus yang sama namun dengan korban berbeda.

AW, remaja dua puluhan itu, menuturkan pernah dicabuli sebanyak dua kali pada dua tahun lalu.

Pencabulan terhadap AW dilakukan di rumah milik Saipul yang terletak di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Enam bulan sama sodara SJ tinggal dan ikut pada timnya. Adai dua kali aksi terjadi.

Tubuh AW diraba. AW yang tidak berdaya mengaku pasrah saat Saipul melakukan aksi pencabulan tersebut.

Alasan AW baru melapor sekarang dikarenakan sosok Saipul yang merupakan publik figur.

Tak hanya pelecehan, pemain film Pijat Atas Tekan bawah ini juga diduga melakukan kekerasan terhadap AW.

Saipul diduga sempat membekap mulut AW agar tak melawan.

Saipul menutup mulutnya agar tidak bersuara lalu menekan tangan menindih kaki sehingga klien kami tidak bisa melawan.

Lantaran pelecehan yang dialaminya, AW pun mengaku sempat trauma sehingga tidak langsung melaporkan kejadian itu.

“Ada trauma dan terguncang. Setelah ada yang melaporkan akhirnya (AW) baru berani melaporkan,” ujar Fajar, kuasa hukum AW.

Perkenalan Saipul dengan AW pun berawal dari sebuah acara dimana Ipul menjadi salah satu juri sedangkan AW adalah penonton bayaran di acara pencarian bakat penyanyi dangdut tersebut.

“Pertemuannya di acara itu, Saipul Jamil kan jadi salah satu jurinya. Waktu itu AW jadi penonton,” kata Fajar.

Ketika iklan berlangsung, Saipul melalui rekannya, meminta PIN Blackberry Messenger.

“Waktu break SJ melihat AW, mungkin dari situ tertarik. Terus nyuruh temannya minta pin BB AW, selanjutnya diajak jadi asistennya selama kurang lebih 5 bulan,” jelasnya.

Setelah melakukan perkenalan melalui Blackberry Messenger, AW lantas dijanjikan perkerjaan oleh Ipul namun harus menginap di rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Menurut Fajar, kejadiannya mirip dengan yang terjadi pada korban DS. AW diminta memijat Saipul yang mengaku pegal.

Terhadap pengaduan ini pengacara Saipul, Nazaruddin Lubis menyatakan siap melaporkan balik AW.

“Kalau dia tidak bisa membuktikan, kami akan tuntut balik. Pasal 242, laporan palsu itu ancaman sembilan tahun, itu ayat duanya,” ucap

“Silakan aja dia melaporkan. Kalau dia bisa membuktikan dan alat buktinya ada, silakan,” imbuhnya.

Lantas apa kata Ipul soal tuduhan terbaru itu?

Kabar tersebut sepertinya sudah diketahui oleh Ipul yang kini masih menjadi tahanan

Tim pengacaranya, Nazarudin Lubis mengatakan, pihaknya mempersilahkan siapa saja melapor.

Sementara itu , setelah ribut-ribut pengakuan Saipul Jamil yang berubah-ubah usai ganti pengacara terkait tuduhan pelecehan remaja pria, kini ada video sang pedangdut yang beredar ketika diperiksa polisi.

TV One mempublikasikan video BAP pertama Saipul.

Sang pedangdut dicecar pertanyaan dari dua penyidik.

Di video berdurasi sekitar empat menit itu, Ipul mengakui memang minta dipijit oleh korban.

Mantan suami Dewi Persik itu juga mengakui korban pindah kamar.

Namun pelantun ‘Jangan Bilang-bilang’ itu sempat menegur korban yang mengantuk karena menonton bola.

“Udah, tidur! Tidur!” seru Ipul ke korban

Singkat cerita, kemudian Ipul membangunkan remaja laki-laki itu saat subuh tiba.

Korban yang tidur terlentang tak juga bangun.

“Saya bangunin dia nggak bangun-bangun, kayak orang mati,” tutur Ipul di-BAP.

Beberapa pengakuan Ipul disensor. Tapi, jelas terdengar sang pedangdut mengaku khilaf.

Terekam pula pengakuan bahwa setelah melakukan aksinya, Ipul sendiri ikut kaget ketika korban bereaksi.

“Aku dan dia langsung kaget. Saya khilaf, nggak niat untuk ke situ,” kata Ipul menyesal.

Dalam video itu, Ipul sesekali memeperagakan gerakan menunduk ketika membangunkan korban.

Gerakan itu ia lakukan ketika usai mengakui memegang area pribadi korban.

Dari ucapan Ipul, tak tampak dia dalam tekanan seperti yang diutarakan pengacara barunya, Kasman Sangaji.

Komentar