Saipul Jamil Sudah Resmi Jadi Tahanan

Penulis: Darmansyah

Jumat, 19 Februari 2016 | 15:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai ditangkap, diperiksa dan dilanjutkan dengan olah tempat kejadian perkara, serta didapatnya visum dari rumah sakit Polri Kramat Jati, Jumat tengah hari WIB, 19 Februari 2016, Saipul Jamil resmi ditahan oleh pihak kepolisian atas kasus pencabulan

Sehari sebelumnya Saipul atau akrab disapa Bang Ipul, pedangdut dan host berbagai jaringan stasion televisi ditangkap polisi di rumahnya, bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Seusai diadukan oleh seorang remaja yang ia cabuli.

“Sudah resmi ditahan,” ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes (Pol) Daniel Bolly Tifaona, Jumat, usai shalat Jumat.

Ari Cahya Nugraha mengatakan Saipul saat ini masih berada di Polsek Kelapa Gadingt.

“Posisinya masih di Polsek.”

Pagi Jumat penyidik telah melakukan gelar perkara. Dari hasil pemeriksaan sementara, Ipul, sapaan akrab Saipul sudah mengaku melakukan pencabulan

“Kita gelar perkarakan untuk memastikan kejahatannya.

Korban sebelumnya menginap di rumah Ipul itu dan mengalami pencabulan saat sedang tertidur.

Sebelumnya, korban, DS , melaporkan Saipul ke Polsek Kelapa Gading.

Ia mengaku dicabuli oleh Saipul.

Keduanya bertemu sejak dua pekan lalu. Mereka sudah tiga kali bertemu.

Saipul mengajak DS menginap di rumahnya usai acara pencarian bakat menyanyi dangdut.

Saat itulah, Saipul meminta dipijat oleh DS sebelum akhirnya menjalankan aksi cabulnya.

Atas laporan DS, tadi pagi polisi menjemput Saipul.

Saipul disangka melakukan tindak pidana sebagaimana yang terdapat di Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Pasal yang disangkakan ke saudara Saipul pencabulan anak di bawah umur,” ujar Ari.

Sehari sebelum kepastian penahanan atas Saipul belum diungkapkan usai ia ditetapkan sebagai tersangka.

Saat itu penahanan terhadap Saipul masih menunggu hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik.

“Masalah ditahan atau tidak sampai saat ini kami melakukan gelar perkara kembali. Semua subjektifitas dari penyidik,” kata Ari saat itu.

Ari mengatakan, proses penyidikam akan tetap dilakukan di Polsek Kelapa Gading.

Ia mengaku, Polsek Kelapa Gading memiliki unit yang menangani tindak pidana asusila.

“Kami punya penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak. Kami juga punya Polisi Wanita sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ari juga mengatakan Saipul kooperatif selama menjalani pemeriksaan dan mengakui segala perbuatannya.

” Saipul benar-benar merasa bersalah,” ujar Ari.

Malam tadi, Kamis malam WIB sekitar pukul 22.35 WIB dilakukan olah TKP di rumah milik Saipul yang terletak di Pengangsaan Dua, Kelapa Gading.

Dalam olah TKP tersebut, penyidik menghadirkan korban DS.

Selain itu, kakak kandung Saipul, Samsul juga terlihat masuk ke dalam rumah tersebut.

Saipul diketahui tidak dihadirkan dalam olah TKP karena masih menjalani pemeriksaan di Unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading.

Kepala Polsek Kepala Gading Ari Cahya Nugraha yang turut hadir dalam olah TKP sama sekali tidak berkomentar. Ia hanya mengatakan olah TKP hanya untuk keperluan penyidikan.

“Buat penyidikan saja,” ujar Ari.

Selain melakukan pemeriksaan perkara pencabulannya, Saipul Jamil juga di periksa sample darahnya atas oleh Badan Narkotika Nasional atas permintaan kepolisian.

Polisi menurut Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional Slamet Pribadi, membutuhkan pemeriksaan sampel darah dan urine tersangka perkara pencabulan itu.

“Penyidik memang meminta sampel tubuh, misal urine dan darah, untuk dilakukan pemeriksaan. Sekarang dalam proses pengambilan sampel,” kata Slamet di Kompleks BNN

Saipul diperiksa di Balai Laboratorium Narkoba BNN usai menunaikan ibadah salat Jumat.

Pengambilan sampel tubuh, menurut Slamet, umumnya dilakukan selama dua jam.

Slamet menuturkan, pemeriksaan ini tidak terkait dengan dugaan pemakaian narkoba oleh Saipul. Ia tidak mau berspekulasi atas hal itu.

Di rumah Saipul, kata Slamet, juga tidak ditemukan barang bukti narkotik.

Namun, pengambilan sampel dilakukan karena alasan penggunaan narkotika dapat mempengaruhi perilaku seseorang.

“Dari sisi hukum tidak boleh menghakimi. Masalah narkotik itu mempengaruhi perilaku, maka dilakukan pemeriksaan,” kata Slamet.

Pihaknya akan mengumumkan hasil pemeriksaan Saipul di BNN hari ini, apakah hasilnya yang bersangkutan terbukti menggunakan narkoba atau tidak.

“Nanti kita lihat negatif atau positif, nanti kami sampaikan,” ujarnya.

Saat ini pihak BNN juga masih menunggu dokter dari Polres Jakarta Timur lantaran proses hukum yang menjerat Saipul dilakukan oleh kepolisian.

Slamet juga mengatakan, kondisi Saipul dalam keadaan sehat selama menjalani pemeriksaan.

Namun menurutnya, Saipul tidak banyak bicara selama ia temui. “Saipul sehat. Dia diam saja,” kata Slamet.

Komentar