Ronaldo Jawab Kekhawatiran Pengamat

Penulis: Darmansyah

Rabu, 13 April 2016 | 10:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Ronaldo mengenyamping seluruh pendapat pengamat bahwa tampilannya di Barnebue kala Real Madrid mengalahkan Wolfsburg dengan mencetak “hattrick,” Rabu dinihari WIB, 13 April 2016,  bukan lah penampilan terbaiknya.

Sebelumnya para pengamat menyatakan bahwa Ronaldo telah menjawab seluruh kekhawatiran terhadap dirinya dengan tampil elegen lewat tiga gol yang ia ciptakan untuk memenangkan Real Madrid  di perempat final leg kedua Liga Champions.

Kemenangan ini menyebabkan tersingkirnya Wolfsburg yang menang dua gol di lega pertama pekan lalu.

Penampilan Ronaldo di leg pertama sempat mendapatkan kritik dari eks penjaga gawang timnas Jerman Oliver Kahn, terutama karena ia dianggap terlalu malas berlari ke belakang membantu lini pertahanan.

Bintang tim nasional Portugal itu kemudian membuktikan keandalannya pada laga semalam.

“Malam tadi memang merupakan salah satu malam terbaik saya,” kata Ronaldo seperti dikutip dari Marca. “Tapi bukan malam terbaik.”

Kritik untuk Ronaldo bukan hanya muncul di Liga Champions, tapi juga sepanjang musim terutama di paruh pertama. Ia dianggap kehilangan ketajamannya ketika Madrid masih bermain di bawah asuhan Benitez.

Ronaldo menyatakan bahwa memang benar dirinya mengalami penurunan level bermain, tapi ia kini telah kembali.

“Saya punya beberapa masalah, cedera, tapi saya tidak sedang mencari-cari alasan. Saya terus bekerja keras. Saya telah menunjukkan saya kembali ke permainan saya dan jumlah (gol) saya menunjukkan hal itu.”

Pesepak bola yang telah menginjak usia kepala tiga itu juga tak lupa memberikan pujian kepada penggemar Real Madrid.

“Ini harus menjadi malam yang ajaib, dan benar seperti itu. Para penggemar juga sangat hebat dan punya intensitas tinggi. Ini malam yang sempurna.”

Aksi heroik Cristiano Ronaldo mencetak hattrick ke gawang Wolfsburg yang mengantarkan Real Madrid lolos ke semifinal Liga Champions dan  membuat sang pelatih, Zinedine Zidane, terpana.

Juru taktik asal Perancis itu memuji Ronaldo sebagai pemain terbaik dunia saat ini.

“Cristiano Ronaldo membuktikan dirinya adalah pemain terbaik dunia,” kata Zidane seusai pertandingan seperti dinukil dari laman UEFA.com.

“Dia juga memerlukan rekan setimnya dan ingin berbicara tentang apa yang telah mereka lakukan bersama. Dia istimewa karena tidak semua pemain bisa mencetak tiga gol dalam sebuah pertandingan.”

Masing-masing gol yang diciptakan Ronaldo terjadi pada menit keenam belas lewat sontekan kaki kanannya di depan gawang menyambut umpan silang Dani Carvajal.

Satu menit berselang, kapten timnas Portugal itu menciptakan gol kedua melalui sundulan memanfaatkan umpan lambung Toni Kroos.

Sementara gol pamungkas Ronaldo dicetak lewat tendangan bebas ciri khasnya di menit ketujuh puluh tujuh.

Zidane juga mengungkapkan tim asuhannya telah melakukan tugas berat dengan fantastis. Sebab, sebelum laga mereka dibayang-bayangi kekalahan di leg pertama dengan defisit dua gol.

“Ini bukan pekerjaan mudah. Saya sangat bangga dengan para pemain dan apa yang telah mereka lakukan. Ini malam yang istimewa dan kami meraih apa yang kami inginkan,” ujar mantan pemain terbaik Piala Dunia itu.

Entah apa yang ada dalam pikiran Zidane, begitu tersadar apa yang terjadi usai dirinya memberi instruksi kepada Cristiano Ronaldo dkk dari pinggir lapangan.

Ya, dalam rekaman video yang sudah menyebar ke dunia maya, celana sang juru taktik itu robek persis di saat ia histeris ketika Madrid meraih peluang emas. Robekan di bagian belakang paha kirinya itu terlihat menganga begitu pelatih berkepala plontos tersebut melompat berputar dari posisi jongkok.

Padahal, saat itu Los Blancos sudah unggul 3-0 (agregat 3-2) atas VfL Wolfsburg di leg kedua Liga Champions. Ronaldo yang mencetak hattrick pada laga itu beberapa kali juga mendapatkan peluang emas.

Kendati demikian, Zidane seolah melupakan kejadian konyol itu karena rasa senangnya atas kemenangan dramatis timnya.

“Dalam sepak bola, Anda selalu tertekan, tapi rasanya lebih baik jika menang,” ungkap Zidane mengomentari ketegangan sekaligus kelegaannya dari pinggir lapangan, seperti dikutip Football Espana.

“Ini harinya merayakan dan berbahagia, terutama dengan upaya keras yang sudah dilakukan pemain.”

Zidane sendiri mengaku sangat bangga terhadap para pemainnya. “Termasuk mereka yang tampil dan tidak tampil,” ucapnya.

“Sulit membuat perbedaan pada pertandingan seperti ini, tapi kami bermain sangat baik.”

Zidane juga mencoba menjelaskan beberapa rotasi pemainnya pada laga tersebut. “Saya memasukkan Jese untuk memberikan proteksi lebih dalam pertahanan karena Benzema sudah kelelahan. Lalu, Varane masuk untuk menemani Casemiro di tengah,” bebernya.

Mantan gelandang Real Madrid juga tak lupa memberikan pujian kepada bintang di laga itu, Ronaldo. “Ia  adalah pemain spesial. Para pemain tampil fenomenal di laga tersebut, tapi Ronaldo membuat perbedaan besar,” ujar Zidane.

“Ia mencetak tiga gol ketika tim benar-benar membutuhkannya.

 

Komentar