Perjudian Rooney Saat MU Jamu The Reds

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 12 September 2015 | 10:16 WIB

Dibaca: 0 kali

Sempat diragukan tampil kala Manchester United berhadapan dengan Liverpool di laga kelima Premier Legue, Sabtu malam WIB, 12 September 2015, Wayne Rooney kepada “mutv” menyatakan, akan “berjudi” di Old Trafford ketika timnya menghadapi “The Reds.”

“Saya akan melakukan perjudian dengan gol di Old Trafford. Saya ingin memberikan gol bagi United,” kata striker yang sempat diragukan bakal tampil memperkuat timnya saat menjamu Liverpool

Nama Rooney sempat tidak terdaftar dalam kamar hotel tempat menginap para pemain tuan rumah.

Media setempat melaporkan, nama Rooney tidak terdaftar dalam skuat yang menginap di Lowry Hotel jelang laga kontra The Reds di Old Trafford.

“Pemain dua puluh sembilan tahun itu bukan bagian dari skuat United yang menginap di Lowry Hotel, tempat berkumpulnya anggota tim,” demikian laporan Daily Mirror.

Sebelumnya, dalam konfrensi pers, pelatih United, Louis van Gaal juga tidak merekomendasikan Rooney tampil dalam laga kruisal itu setelah indikasi cedera kaki mendera Rooney.
Dalam foto-foto latihan United yang diunggah ke situs resmi juga tidak menunjukan tanda-tanda kehadiran pemain.

Jika Rooney benar-benar melewatkan pertandingan melawan Liverpool, van Gaal diprediksi akan menurunkan striker anyar yang baru didatangkan pada jendela transfer musim panas, Anthony Martial, untuk memimpin lini serang timnya.

Beberapa jam sebelum laga MU merilis berita bahwa Wayne Rooney akan datang ke duel lawan Liverpool dengan status sebagai raja gol tim nasional Inggris.

Kehadiran Rooney di lini depan dirasa belum cukup untuk membuat lawan-lawan United gentar. Apalagi jika menilik catatan gol Rooney dalam tiga musim terakhir yang hanya ada di angka belasan.

Keraguan bagi Rooney makin membesar setelah ia gagal mencetak gol di empat pekan awal yang sudah dilalui oleh United.

Menilik lebih dalam, kepiawaian Rooney bermain di berbagai tipe posisi penyerang justru membuat Rooney tidak terlihat sebagai sosok penyerang yang haus gol.

Padahal Rooney merupakan sebuah sosok penyerang yang komplet. Ia bisa mencetak gol dari jarak jauh, sangar di kotak penalti, dan bisa menggetarkan gawang lawan lewat sundulan kepala maupun tendangan bebas.

Karena tak melulu harus ditempatkan di posisi ujung tombak, pelatih-pelatih United kemudian sering menempatkan Rooney di posisi agak melebar ataupun di belakang striker utama. Musim lalu bahkan Rooney beberapa kali ditempatkan sebagai sayap kanan.

Setelah kedatangan Van Persie di musim berikutnya, porsi Rooney sebagai mesin gol jauh berkurang.
Tanggung jawab sebagai penggedor gawang lawan lebih dibebankan pada Van Persie. Hal itulah yang juga terjadi pada dua musim terakhir.

Musim ini, Rooney kembali diminta untuk bisa kembali menjelma sebagai raja gol United.
Melihat nama-nama penyerang lainnya yang dimiliki United musim ini, Rooney jelas harus menunjukkan karakteristik masa lalunya sebagai striker yang haus gol, setidaknya mampu mencetak lebih dari dua puluh gol musim ini.

Dan momen laga lawan Liverpool adalah momen yang tepat bagi Rooney untuk bangkit. Bila berhasil membobol gawang Liverpool dan membawa United menang, maka kepercayaan diri Rooney sebagai penyerang akan meningkat drastis.

“Laga lawan Liverpool adalah jalan terbaik bagi kami untuk bangkit usai kalah pekan lalu,” tutur Rooney seperti dikutip dari Independent.

Rooney pun tak memungkiri bahwa status barunya sebagai raja gol tim nasional Inggris membuat dirinya mendapatkan motivasi ekstra jelang laga lawan Liverpool.

“Setelah berhasil mencetak dua gol dalam dua pertandingan terakhir, tentu saja saya berharap rangkaian gol saya terus berlanjut di partai nanti.”

“Sebagai pemain yang baru saja mencetak rekor sebagai pencetak gol terbanyak Inggris, tentu saja saya berbohong bila saya tak ingin terus mencetak gol,” ujar mantan pemain Everton ini menegaskan.

Meski demikian, keraguan akan ketajaman Rooney bisa jadi masih menghinggapi karena dua gol yang dicetak Rooney saat berkostum Inggris dihasilkan dari eksekusi penalti.

Rooney butuh gol dari permainan terbuka dan seluruh pemain United harus memberikan dukungan kepadanya. Dengan begitu, keraguan akan kapasitas Rooney sebagai ujung tombak utama bisa lenyap seketika.

Komentar