Penderitaan Brad Pitt Diproses Cerainya

Penulis: Darmansyah

Senin, 3 Oktober 2016 | 10:12 WIB

Dibaca: 0 kali

Brad Pitt diyakini sangat menderita oleh proses perceraiannya yang diajukan sang istri Angelina Jolie.

Penderitaan terakhir Pitt adalah keharusan untuk menjalani tes narkotik dan alkohol sebagai bagian dari kesepakatan sementara dengan Angelina Jolie demi dapat bertemu dengan enam anak mereka.

Perjanjian sementara yang akan berjalan sampai 20 Oktober ini adalah jalan keluar pertama dalam perpecahan sengit antara pasangan superstar ini, sejak Jolie melayangkan gugatan cerainya.

Jolie sempat menegaskan dirinya sangat mementingkan kesehatan keluarga dan akan berusaha mendapatkan hak asuh penuh untuk anak-anaknya.

Pitt dan Jolie juga sudah sepakat untuk menjalani konseling pribadi.

Kunjungan Pitt dengan anak-anak nantinya pun akan didampingi terapis, kata beberapa sumber dekat keduanya, seperti dikutip Reuters.

Hingga kini belum ada keputusan hukum yang dikeluarkan mengenai hak asuh fisik keenam anak mereka.

Perwakilan dari Pitt dan Jolie pun belum memberikan komentar.

Beberapa media menyebutkan, sejak perpisahan mereka, Pitt belum dapat bertemu dengan tiga anak biologis dan tiga anak adopsinya dengan Jolie.

Pernikahan Pitt dan Jolie kandas setelah terjadi insiden dalam pesawat pribadi mereka. Pitt dilaporkan kehilangan emosinya di depan beberapa anaknya saat di atas pesawat.

Kejadian itu pun membuat kasus perceraian ini diselidiki oleh FBI.

Banyaknya persoalan yang mengikuti gugatan cerai Jolie itu juga membuat Pitt terpaksa tak menunjukkan wajahnya pada gelaran karpet merah premier film terbarunya di Los Angeles pekan lalu.

Dia hanya mengatakan sedang fokus mengurus masalah keluarganya.

Saat melakukan gugatan, Jolie juga meminta hak asuh anak, dan Pitt hanya diberi hak kunjungan.

Dikutip dari Us Magazine, , Angelina Jolie dan Brad Pitt telah mendapati kesepakatan sementara mengenai hak asuh keenam anaknya, yang berlaku selama tiga pekan, termasuk tes terapi akan obat-obatan terlarang yang dijalani Pitt.

Sementara Pitt mendapat hak kunjungan, dengan kunjungan pertama mesti didampingi oleh seorang terapis.

Keduanya juga mendapat konseling, dan setuju akan menghadiri sesi konseling bersama dengan anak-anak.

Brad Pitt   secara sukarela akan menjalani tes akan kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang.

Penasehat hukum Hossein Berenji, pada Us Weekly mengatakan DCFS telah melakukan investigasi terhadap Pitt terkait adanya dugaan kekerasan verbal dan fisik yang dilakukannya terhadap anak-anak di dalam pesawat jetnya September lalu.

Meski ia mendapat hak asuh anak, Jolie menegaskan dirinya tidak bisa terima sekiranya pihak kepolisan menuntut Pitt atas pasal kekerasan terhadap anak.

Ia juga menegaskan akan melakukan ‘aksi diam’ jika hal tersebut terjadi.

Dikutip dari News, sebagaimana dilansir dari TMZ, Jolie menegaskan bahwa “dirinya tidak ingin Brad Pitt dituntut karena alasan kekerasan terhadap anak.”

Ada yang mengatakan Pitt tidak hanya berteriak, tapi juga melakukan kontak fisik dengan mengenai wajah Maddox.

Ada juga yang menyebutkan Pitt hanya menggertak. Hingga saat ini, rekaman video insiden tersebut belum dirilis.

Salah seorang sumber menyebutkan insiden yang terjadi di pesawat jet itulah yang memicu Jolie melayangkan surat gugatan cerai sepekan setelah insiden.

Sementara itu,  Jolie sepertinya tidak mau berlarut-larut dalam kesedihan dan proses perceraiannya dengan Brad Pitt.

Dikutip dari Us Magazine,, sumber terdekat menyampaikan pada Us Weekly bahwa Jolie sedang dalam pembicaraan untuk terlibat dalam film drama perang berjudul Shoot Like a Girl.

Film tersebut dibuat berdasarkan buku memoar berjudul Shoot Like a Girl: One Woman’s Dramatic Fight in Afghanistan and on the Home Front karya Major Mary Jennings Hegar, yang dijadwalkan akan rilis pada Maret tahun depan.

Hegar telah beberapa kali ke Afghanistan sebagai pilot helikopter. Penerima penghargaan Purple Heart tersebut juga telah menyelamatkan ratusan nyawa selama aktivitasnya di Timur Tengah, dan membantu menghapus kebijakan militer Ground Combat Exclusion, yang melibatkan kaum perempuan dalam peperangan.

Jika benar terlibat dalam film ini, maka akan menjadi film aksi pertama Jolie sejak terakhir ia memerankan The Tourist dan Salt pada 2010. Jolie terakhir bermain film drama tahun lalu bersama Pitt dalam By the Sea.

Berita para pemeran di film ini pertama kali dilaporkan Variety, yang merilis berita hanya selang beberapa jam setalah tercapai kesepakatan sementara akan hak asuh anak antara Jolie dan Pitt.

Komentar