Pemain Barca “Menangis” Enrique Pergi

Penulis: Darmansyah

Kamis, 2 Maret 2017 | 08:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Mundurnya Luis Enrique dari pelatih Barcelona mulai musim depan membuat seluruh pemain “La Barca”  terkejut dan “menangis” karena tidak adanya sinyal hengkangnya sang manajer sebelum ia mengumumkan tentang kepergiannya itu.

Bersamaan dengan kepergian Enrique ini, manajamen Barca langsung merespon akan mengumumkan pelatih baru di awal Juli mendatang.

Salah seorang pemain Barca, gelandang Ivan Rakitic, terus terang menyatakan,  ia dan rekan-rekan timnya sama sekali tak tahu bahwa Luis Enrique akan mundur sebagai pelatih.

Pertama kalinya ia mendengar hal itu adalah ketika Enrique menyampaikannya langsung pada para pemain pada pekan ini.

“Skuat Barcelona tidak tahu Luis Enrique akan pergi,” kata Rakitic, seperti dikutip dari Marca.

“Ia memberi tahu kami terlebih dahulu, lalu media, dan kami berharap bisa mengakhiri musim ini dengan sukses serta menikmati waktu yang tersisa.”

“Saya berharap ia mau meneruskan tugasnya. Skuat Barcelona menerima keputusan Enrique dan mengharapkan yang terbaik baginya.”

Rakitic sendiri adalah pemain Azulgrana pertama yang angkat suara soal keputusan mundur Enrique ini.

“Secara pribadi, saya ingin berterima kasih padanya karena ia yang bersikeras mendatangkan saya ke Barcelona.”

Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, menyatakan Enrique sudah pernah mengungkapkan akan mundur sebelum musim ini dimulai. Hanya saja ia baru mengambil keputusan matang pada pekan ini.

Bartomeu menyebut bahwa ini memang saat yang tepat untuk mengumumkannya pada publik.

“Ini adalah saat yang tepat bagi Luis Enrique untuk mengumumkan bahwa ia tidak akan meneruskan tugasnya sebagai pelatih, karena dengan hal itu ia menghindari spekulasi,” ucap Enrique.

Setelah dua setengah musim melatih, Enrique mengumumkan ia mundur dari kursi kepelatihan Barcelona hanya beberapa saat setelah Barca melakoni laga melawan Sporting Gijon,Kamis dinihari WIB.

Azulgrana menang enam gol berbanding satu di pertandingan tersebut.

Seperti juga ditulis “marca” Barcelona akan mengumumkan pelatih baru pada 1 Juli mendatang. Bartomeu berjanji akan mendatangkan pelatih berkaliber untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Enrique.

Enrique menyatakan alasan pengunduran dirinya adalah karena kelelahan dan ia butuh istirahat usai menjalani hari-hari berat sebagai pelatih.

Presiden Barcelona berjanji akan mengumumkan nama pelatih berkaliber untuk menggantikan Luis Enrique mulai musim depan.

“Musim panas ini, kami akan mendapatkan pelatih super,” kata Josep Maria Bartomeu kepada Barca TV.

“Kami akan terus bekerja dengan kerahasiaan, dengan tenang dan normal, hingga 30 Juni, dan lalu kami akan mengumumkan pelatihnya. Kami akan mengumumkan penerus Enrique pada 1 Juli sementara saat ini kami akan fokus pada gelar.”

Enrique menyatakan alasan pengunduran dirinya adalah karena kelelahan dan ia butuh istirahat usai menjalani hari-hari berat sebagai pelatih — hal sama yang menjadi alasan ketika Pep Guardiola mundur sebagai pelatih Barcelona.

Bartomeu mengatakan bahwa pihak klub menerima keputusan pengunduran dirinya. Enrique juga pernah mengatakan kepada manajemen Barcelona soal pengunduran itu pada musim panas lalu.

“Musim panas lalu, dia mengatakan Robert Fernandez sebagai Direktur Teknik dan Albert Soler, salah seorang Direktur, bahwa ia mungkin tidak meneruskan posisinya. Pekan ini ia mengambil keputusan dan ia mempertimbangkan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengatakannya kepada pelatih.”

Enrique sendiri menjalani karier yang manis bersama Barcelona.

Ia sukses mengantar Barcelona meraih treble di musim perdananya sebagai pelatih pada dua musim silam.

Treble itu kemudian dilanjutkan dengan gelar Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Di musim keduanya, meski Barcelona gagal di Liga Champions, Enrique masih mampu membawa Barcelona meraih dua gelar yaitu trofi La Liga dan Copa del Rey, disusul Piala Super Spanyol tahun ini.

Sebelum jadi pelatih Barcelona, Enrique lebih dulu menangani Barcelona B, AS Roma, dan Celta Vigo.

Komentar