“Memex” Itu Kapal Selamnya Mesin Pencari

Penulis: Darmansyah

Minggu, 22 Februari 2015 | 19:31 WIB

Dibaca: 2 kali

Memex, mesin pencari yang dikembangkan Pentagon, melalui Defense Advanced Research Projects Agency, selama setahun terakhir dan masih akan berlanjut hingga dua tahun ke depan, diklaim lebih responsif ketimbang Google dalam melakukan pencarian informasi.

Bahkan, banyak kalangan yang berpendapat bahwa mesin pencari raksasa, seperti Google hanya mampu melacak sepuluh dari seluruh halaman yang ada di web. Sedangkan Memex bisa mengakses sembilan puluh lima persin laman situs secara global.

Memex merupakan kombinasi kata dari ‘Memori’ dan “Index.” Situs ini dikembangkan lembaga Defense Advanced Research Projects Agency sejak enam bulan lalu.

“Kami memberikan paradigma baru dalam teknologi pencarian yang dibuat secara khusus berdasarkan kebutuhan pengguna, hasil pencarian yang mendetail dan lokasi yang spesifik, tidak seperti yang lainnya,” kata Chris White, Manajer Program DARPA, seperti dikutip dari TechTimes.

DARPA menyebutkan Memex dapat mengumpulkan informasi di Internet secara mendalam hingga sembilan puluh lima persen. Sedangkan Google hanya mampu menampilkan informasi sepuluh persen saja atau hanya bagian kulit terluar saja.

Kata Chris, Memex akan menampilkan infografis dan tautan dari situs-situs gelap. Hal ini tidak dimiliki Google, Bing maupun Yahoo.

Ketika seorang pengguna mengklik iklan di Internet yang menunjukkan atau dicurigai sebagai perdagangan seks, maka Memex dapat menelusuri secara detail nama, dan lokasi asal iklan tersebut. Pun ketika perdagangan manusia terjadi lewat ‘chat’ dan iklan lowongan kerja.

Adapun Memex sudah digunakan oleh pengacara wilayah Manhattan, Cyrus R. Vance yang menyatakan kantornya sekarang menggunakan Memex untuk setiap kejahatan perdagangan manusia, yang menjadi perhatian penting.

Namun Memex juga memunculkan pertanyaan tentang privasi. Atas hal ini DARPA meyakinkan bahwa Memex tidak akan memberikan informasi yang tidak bersifat publik seperti server dan alamat IP.

Di samping untuk penggunaan perdagangan manusia, teroris dan perbuatan kriminal lainnya, DARPA mengatakan Memex bisa sangat berguna bagi pemerintah, militer dan organisasi komersil yang memerlukan misi khusus dalam pencarian informasi di Internet.

Apakah Memex memiliki persamaan dengan “search” Google?

Denny Sugiri, Auditor IRCA information Security Management System, berpendapat bahwa Google dan Memex memiliki perbedaan yang signifikan.

“Perbedaan antara Google dan Memex adalah Memex dapat mencari data yang biasanya tidak tersentuh oleh Google.”

“Jika internet diibaratkan sebagai sebuah lautan, maka Google adalah kapal yang berlayar di permukaan laut berdasarkan algoritma khusus dari rating atau index iklan sebuah situs, sementara Memex adalah ibarat sebuah kapal selam yang menjelajah hingga ke laut dalam,” kata Denny, Minggu, 22 Februari 2015.

Denny mengungkap, jaringan Dark Web sendiri adalah jaringan situs ilegal yang selama ini belum tersentuh atau belum dapat dijangkau oleh mesin pencari biasa

Umumnya, situs tersebut mempunyai kegiatan digital yang bersifat rahasia dan tentu ilegal dan berada di dalam Deep Web.

“Memex lebih responsif dari Google, karena algoritma dalam mesin pencari Google dari seluruh website yang ada di Internet termasuk Deep Web.”

“ Jadi, sedikit sekali yang diambil Google berdasarkan rating site dan aspek komersial dari algoritma tersebut,” terang pria muda yang juga dikenal sebagai Pakar Cloud Computing.

Sedangkan Memex, tambah Denny, dalam pencariannya tidak dibatasi rating ataupun index iklan tapi algoritmanya lebih investigatif dalam menemukan hubungan antar data dalam tiap situs yang berbeda bahkan situs-situs yang sifatnya privat yang berada di dalam Deep Web.

Komentar