Beri Kehormatan Zidane Melatih Real

Penulis: Darmansyah

Rabu, 6 Januari 2016 | 09:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Zinedine Zidane pelatih Real Madrid?
Ya.
Dan kontroversi penunjukan kepelatihannya pun merebak dalan “koor” pro dan kontra.

Ada pergesekan internal yang datang dari Gareth Bale dan ada sikap acuh dari Sergio Ramos.

Tapi juga ada suara yang netral datang dari legenda Real Madrid, Roberto Carlos.

Bek sayap asal Brazil yang hampir sepuluh musim berdomisili di Santiago Bernabeu itu yakin sosok Zinedine Zidane akan mendapatkan respek tinggi dari para pemain Madrid yang mayoritas berstatus bintang.

Carlos sangat senang dengan keputusan Florentino Perez menunjuk Zidane sebagai pengganti Rafa Benitez yang baru saja dipecat.

Menurut Carlos, hal itu akan membawa dampak positif bagi ‘Los Blancos’.

“Akhirnya Florentino Perez dengan kejelian dan pemikirannya menjatuhkan pilihan kepada Zidane. Ini adalah keputusan terbaik dari Florentino Perez,” ujar Carlos kepada” Radio Marca,” Rabu, 06 Januari 2016..

Menurut Carlos, ada alasan kuat mengapa Zidane bakal membawa kejayaan bagi Madrid.
Salah satunya adalah karena ia bakal dihormati oleh para pemain Madrid.

Meski merupakan nama baru di dunia kepelatihan, namun Zidane sudah punya nama besar di dunia sepakbola.
Ia memenangi Piala Dunia dan Piala Eropa, dan tiga kali terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia.

Reputasi kuat itulah yang akan menolong Zidane dalam memimpin ruang ganti Madrid.

“Zidane adalah sosok manajer modern. Dia berpikir layaknya seorang pemain. Zidane bukanlah seorang pelatih, melainkan seorang guru bagi pemain.”

“Selama ini para pemain tidak memahami cara berpikir Benitez. Dengan Zidane di kursi manajer, saya sangat yakin Madrid akan bermain lebih baik,” tutur Carlos.

Tentang pergesekan yang terjadi dengan kekecewaan Gareth Bale atas pemecatan Rafa Benitez, Zidane langsung meresponnya dengan, menjamin Gareth Bale tetap menjadi bagian penting skuatnya.

Hal ini diutarakan Zidane dalam sesi jumpa wawancara pertamanya sebagai pelatih baru Los Blancos menggantikan Rafael Benitez yang dipecat.

“Saya bisa membayangkan bahwa Bale kecewa dengan kepergian Rafa karena ia adalah sosok penting baginya,” kata Zidane seperti dikutip dari AS.

“Bale adalah pemain kunci dalam tim ini dan ia akan mendapatkan dukungan saya.”

Sebelumnya, media Inggris “The Times,” 06 Januari 2016, menulis, Bale sedang mempertimbangkan masak-masak masa depannya di Los Galacticos karena kecewa pemecatan Benitez.

Pemain termahal di dunia itu sebelumnya pernah memberi tahu presiden klub, Florentino Perez, bahwa ia memiliki hubungan yang baik dengan sang pelatih.

Bale juga percaya bahwa Benitez telah membawa klub ke arah yang benar, meski tertinggal empat poin dari Atletico Madrid di puncak klasemen.

Di masa kepelatihannya, Benitez sempat bertikai dengan beberapa pemain seperti Cristiano Ronaldo, James Rodriguez, dan Isco. Namun tidak dengan Bale.

Benitez bahkan memberikan posisi gelandang serang kepada Bale seperti keinginannya.

Langkah ini tidak terlalu populer di kalangan suporter Madrid.

Melalui survei yang dilakukan media Spanyol AS, pendukung Los Blancos mengatakan Bale tidak cocok mengemban peran itu.

Kekecewaan Bale terhadap pemecatan Benitez bisa mendorong Manchester United untuk memantau perkembangannya di bursa transfer musim panas lalu.

Seperti dikabarkan The Times bulan lalu, United selama berpekan-pekan mencoba membuka komunikasi dengan Madrid seandainya saja pemain tim nasional Wales itu bisa dilepas.

Penegasan lain yang datang dari Zidane adalah, ia akan memainkan sepak bola menyerang dan membuat para pemainnya nyaman ketika tampil di atas lapangan.

Bahkan Zidane berjanji akan memainkan trio Karim Benzema – Gareth Bale – Cristiano Ronaldo dalam sesi konferensi pers pertamanya.

“Tentu saja, itu gambaran besarnya,” kata Zidane ketika ditanya apakah BBC akan memimpin lini serangnya.

“Saya ingin menegaskan gaya pribadi saya dan juga bermain dengan gaya menyerang. Saya ingin para pemain saya menikmati permainan mereka sendiri ketika bertanding. Saya membayangkan hal itu juga terjadi di bawah Benitez.”

Menurut Zidane, gaya bermain yang kurang menyerang menjadi permasalahan utama di musim ini, karena para penggemar Madrid ingin melihat sepak bola yang baik.

“Kami akan memberikan yang terbaik di atas lapangan. Saya telah melihat di sesi latihan bahwa para pemain fokus dan bersemangat untuk bekerja keras.”

Zidane mengambil alih kursi kepelatihan Real Madrid dengan minim pengalaman sebagai manajer. Ia baru pernah menangani satu tim yaitu Real Madrid Castilla, tim muda, di Divisi Segunda Grup B.

Namun sejak tahun lalu ia diproyeksikan Perez sebagai pelatih masa depan Madrid.

Minim pengalaman itu tidak menghalangi Zidane untuk bercita-cita tinggi mendapatkan piala di musim pertamanya melatih.

Dengan Real Madrid yang telah tersingkir dari Piala Raja, maka mereka harus membidik Liga Champions dan La Liga.

“Dengan menggunakan seragam ini, segalanya mungkin. Menang menjadi hal fundamental di klub ini. Kemenangan akan selalu menjadi tujuan dan tak terkecuali Liga Champions.”

Komentar