“Mou Factor,” dan Zidane Pelatih Real

Penulis: Darmansyah

Selasa, 5 Januari 2016 | 15:43 WIB

Dibaca: 0 kali

Naiknya Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid erat kaitannya dengan “jose mourinho factor.”
Apa hubungannya?

Mou sudah dua kali didekati Florentino Perez untuk kembali melatih Real Madrid, tetapi ia menolak.

“Saya lebih mengidamkan posisi manajer di Manchester United dari pada harus kembali ke Madrid,” ujar Mourinho kepada “sky sports,“ Selasa, 05 Januari 2016.

Real Madrid telah resmi memberhentikan Rafael Benitez dan menggantikannya dengan Zinedine Zidane.

Selain “sky sports,” media terkenal Spanyol,” El Pais,” juga menulis bahwa pilihan utama presiden Florentino Perez untuk menjadi nakhoda baru sesungguhnya bukan sang legenda Prancis, Zidane.

Perez diklaim menginginkan kembali Jose Mourinho.

Supremo El Real tersebut bahkan dikabarkan sampai dua kali bergerak mendekati Mourinho, yang pernah bertugas di Santiago Bernabeu selama tiga musim.

Upaya pertama dilakukan seminggu sebelum Mou ditendang dari Chelsea, dan yang kedua selepas pria Portugal itu resmi menerima surat pemecatan.

Namun, niatan Perez untuk melihat Mourinho kembali memimpin Los Galacticos tidak bersambut.

Mourinho menolak kedua tawaran tersebut karena lebih mengidamkan posisi manajer di Manchester United meneruskan Louis van Gaal.

Kalau tidak sekarang, ia berharap jabatan itu bakal tersedia pada musim panas.

Selama periodenya bersama Madrid, Mourinho mempersembahkan masing-masing satu gelar La Liga Spanyol, Copa del Rey, serta Supercopa de Espana.

Zidane ternyata bukan pilihan utama presiden Madrid, karena beliau menginginkan Mourinho kembali ke bench Santiago Bernabeu

Penunjukkan Zinedine Zidane sebagai pelatih anyar Real Madrid menggantikan Rafael Benitez menimbulkan beragam komentar.

Mantan presiden Los Merengues Ramon Calderon menilai, Benitez sebenarnya bukan pilihan pertama klub.

Rumor pemecatan Benitez sebenarnya sudah santer terdengar sejak kekalahan telak dari seteru abadi mereka, Barcelona, pada November silam.

Desakan supaya mantan pelatih FC Internazionale dicopot dari jabatannya kian kencang setelah klub tersingkir di Copa del Rey gara-gara menurunkan pemain ilegal Denis Cheryshev, yang seharusnya menjalani sanksi akumulasi kartu kuning, saat menghadapi Cadiz di leg pertama babak tiga puluh dua besar.

Zidane menjadi favorit untuk mengisi pos pelatih, namun sejumlah nama juga ikut dikaitkan dengan Los Blancos, termasuk Jose Mourinho yang juga baru dipecat Chelsea.

Calderon pun yakin, Mourinho akan kembali ke ibu kota Spanyol andai performa Zidane tak memuaskan.

“Saya mendoakan Zidane yang terbaik tapi saya yakin ini akan sangat sulit,” tutur Calderon kepada BBC 5Live.

“Ia bukan satu-satunya yang presiden [Perez] inginkan.

“Ia mencoba merekrut Mourinho dan tidak menginginkan Zidane. Itulah kenyataannya. Saya tidak tahu apakah Zidane akan sukses tapi jika tidak, Mourinho akan di bench pada Juni.”

Sementara itu Manchester United disebut tak pernah tertarik meminang Jose Mourinho sebagai manajer mereka.

Posisi Louis van Gaal sebagai manajer memang sedang terpojok.

Nama-nama calon penggantinya pun terus didengungkan dan salah satu yang terkuat adalah mantan nakhoda Chelsea, Jose Mourinho.

The Special One sendiri sudah menunjukkan minatnya meski samar-samar.

Namun pengamat sekaligus komentator sepakbola yang dekat dengan orang dalam United, Andy Gray, menyebut jika tak pernah ada gelagat yang menunjukkan bahwa The Red Devils beminat mempekerjakan Mou di kursi manajer.

“Saya tidak pernah mendapatkan kesan dari sumber internal di Old Trafford bahwa mereka tidak ingin menyingkirkan Louis van Gaal, kecuali ia benar-benar mendapatkan tekanan yang luar biasa dari fans,” ungkap Gray, seperti dikutip talkSPORT.

“Dan saya mendapat kesan bahwa mereka tidak menginginkan Mourinho. Ia sudah siap direkrut di dua pekan belakangan dan usai penampilan buruk di Britannia, jika mereka benar-benar menginginkan Mourinho itu akan jadi kesempatan yang luar biasa.

“Saya kira Mourinho dan United adalah kombinasi yang takkan terjadi. Saya kira United tidak terburu-buru melakukan perubahan apapun. Jika mereka benar-benar menginginkan Mourinho, mereka akan melakukannya sekarang,” pungkasnya.

Kabar terbaru tentang Mou yang tengah menganggur adalah ketertarikannya untuk mengambil alih tim nasional Inggris dari tangan Roy Hodgson jika ada kesempatan di musim panas mendatang, demikian seperti dilansir Sunday People.

Pelatih asal Portugal itu sebelumnya dispekulasikan akan menggantikan Louis van Gaal jika United memutuskan untuk berpisah dengan sosok asal Belanda tersebut, tapi yang terlihat sekarang adalah pihak Old Trafford tampaknya akan memberinya waktu untuk mengubah peruntungan klub.

Jika Van Gaal dipertahankan, Mourinho akan mengambil kesempatan untuk menukangi Inggris yang dipenuhi talenta muda – seperti Harry Kane, Ross Barkley dan Raheem Sterling – jika Hodgson memutuskan mundur setelah Euro 2016

Komentar