Ini Dia Orang di Belakang Logo Google

Penulis: Darmansyah

Kamis, 3 September 2015 | 09:51 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda ingin tahu siapa “backing” dari perubahan logo Google?

Dia bernama Ryan Germick. Seorang creator yang memimpin sebuah tim dengan nama “Google Doodle”

Ryan Germick membawahi sepuluh desainer, empat pemrogram, dan dua produsen.

Dalam akun twitternya, belum lama ini, Germick mengakui logo Google kerap diganti dengan karakter ilustrasi yang dinamis dan ditampilkan pada halaman muka layanan mesin pencari.

Desain logo yang dimodifikasi ini disebut Google Doodle . Mulanya tujuan mengganti logo hanya untuk bersenang-senang. Namun kini perubahaan itu sudah menjadi alat bagi Google untuk memperingati sesuatu.

Germick berkisah konsep doodle sudah lahir sejak tujuh belas tahun lalu, ketika pendiri Google Sergey Brin melakukan modifikasi logo Google di acara festival di Nevada, Amerika Serikat.

Pada tahun yang sama, Google kembali membuat doodle untuk perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat.

“Tidak ada niat apa-apa, hanya untuk bersenang-senang,” ujar Germick dalam wawancara dengan CNN Indonesia, saat itu.

Lima belas tahun lalu, tim doodle memperoleh banyak masukan mengenai ilustrasi gambar yang sekiranya menarik untuk ditampilkan. Sampai akhirnya, doodle menjadi alat untuk mengungkap rasa perayaan atas suatu peristiwa, hari raya, sampai tokoh dunia.

Tim doodle memegang prinsip: suatu hal yang sangat penting harus ditampilkan melalui ilustrasi, tetapi harus juga ditampilkan dengan cara yang menyenangkan.

“Yang kami lakukan adalah doing fun things seriously,” kata pria berusia 34 tahun tersebut. “Kami tim ‘gila’ dan pengguna suka hal ‘gila'”

Meski pekerjaan tim doodle terlihat menyenangkan, itu bukan berarti tak ada tekanan. Dengan sumber daya enam pekerja, tim ini sangat mengedepankan disiplin waktu tayang dan harus menyiapkan tema sejak jauh-jauh hari.

Tim harus punya pengetahuan umum soal peristiwa bersejarah untuk dunia hingga momen unik. Bahkan, mereka juga harus memerhatikan hari raya dan hari kemerdekaan setiap negara.

Germick mengatakan tidak ada toleransi untuk kata telat. “Kita harus tegas dalam menentukan tema ilustrasi. Harus pintar mengelola waktu pekerjaan agar selesai tepat sasaran,” tegas Germick. “Telat sedikit dari deadline, ya sudah. Tunggu setahun berikutnya.”

Semua peristiwa yang digambarkan dalam sebuah ilustrasi harus dikemas dengan unik, dan tetap mengedepankan etika agar tidak ada pihak yang tersinggung. Dari sekian banyak masukan gambar ilustrasi, Germick berkata tidak menerima usulan yang dapat memicu konflik politik.

Pada momentum pemilihan presiden 2014 di Indonesia, Google hanya membuat ilustrasi kotak suara, beserta kertas dan paku, sebagai jalan aman untuk mendukung hari pemungutan suara.

“Itu kebijakan perusahaan kami. Semua usulan pasti kami tampung, namun kami tetap menjaga integritas perusahaan agar tidak dicap sebagai alat pendukung suatu paham politik,” ujar Germick.

Tim Google Doodle telah memproduksi dua ribu lima ratus ilustrasi gambar hingga akhir tahun lalu. Dari sekian banyak gambar itu, Germick mengaku paling berkesan dengan ilustrasi edisi Pac-Man dan Doctor Who.

Kedua doodle ini dibuat secara interaktif sehingga bisa dimainkan oleh siapapun. Menurut Germick, proses pembuatan doodle yang interaktif macam ini jelas lebih rumit dibandingkan dengan ilustrasi yang bergerak namun tidak dapat dimainkan.

Keberadaan doodle diharapkan Germick dapat menjadi “mainan” di tengah kesibukan pengguna memanfaatkan mesin pencari Google untuk mencari informasi. Banjir arus informasi ini sesekali harus diimbangi dengan hal lucu.

Doodle sendiri memang bukan objek candaan, namun mereka berupaya agar ilustrasi dapat diterima oleh semua kalangan. Walau ia menyadari tidak akan bisa memuaskan semua orang, namun setidaknya proyek doodle bisa membahagiakan banyak kalangan.

Sejauh ini, Google tidak menjadikan doodle sebagai ladang uang. Tim ini sepenuhnya bekerja untuk tujuan memberi pengalaman berbeda dan memuaskan pengguna. “Tidak ada pendapatan di balik Doodle, kami di sini cukup senang jika para pengguna puas dengan seni ini,” jawab Germick dengan nada serius.

Menghadapi 2015, tim doodle tentu telah menyiapkan puluhan bahkan ratusan tema ilustrasi untuk ditampilkan di halaman muka mesin pencari.

Tim ini tidak pernah mengumumkan ilustrasi gambar apa yang akan mereka tampilkan esok atau lusa hari.
Semuanya adalah kejutan yang akan ditampilkan tepat pada pukul 00.00.

Saat ditanya tentang bocoran doodle apa sajakah yang akan ditampilkan di sepanjang tahun 2015, Germick menjawab, “Tunggu saja nanti! Sudah kami persiapkan semuanya untuk kalian.”

Komentar