“Homesick” Itu “Penyakit” Romantisme

Penulis: Darmansyah

Rabu, 21 Januari 2015 | 16:09 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda pernah terkena “penyakit homesick?”

Ya siapa pula yang tidak pernah tertular “penyakit” rindu kampung, rindu rumah, rindu keluarga atau rindu semuanya dengan masa lalu.

Ya siapa pula perantau yang yang tidak mengalami homesick, atau kerinduan terhadap rumah dan keluarga karena telah berpisah sekian lama.

Meski homesick itu normal, namun ia sering mengganggu suasana hati.

“Homesick” ini boleh difahami sebagai gangguan emosi yang melibatkan ingatan dan perasaan rindu yang keterlaluan dalam pada seseorang terhadap orang lain, rumah, sanak saudara, binatang peliharaan dan kampung halaman.

Seorang yang mengalami “homesick” akan diselubungi simptom-simptom seperti gemar melamun, hidup dalam dunianya sendiri, hilang fokus, semangat, selera makan dan berubah menjadi seorang yang pendiam.

Gejala “homesick” ini bisa menyerang semua orang di semua usia tanpaadanya batasan usia dari kanak-kanak sehingga warga dewasaatau tua sekali pun

Namun begitu. “homesick” lebih kuat mendatangi kalangan anak-anak muda remaja kerana pada usia tersebut, remaja mula mengenal dunia dan menginjak ke usia dewasa.

Setiap orang berpotensi untuk diserang gejala homesick apabila mereka gagal menapak dalam kehidupan baru dan asing dan menganggap di tempat lama adalah lebih baik.

Seseorang yang dalam kekusutan mengharungi dunia homesick, harus mendapatkan pencerahan segera sebab kalau dibiarkan ia hanyut dalam jangka waktu yang lama, maka ada kemungkinan mereka akan berubah menjadi agresif.

Kesan yang paling buruk dari mereka yang homesick ini akan menganggap kehidupan lalunya lebih baik.
Mereka yang diselubungi homesick harus berusaha mencari alternatif untuk keluar dari perangkap kejiwaan ini.

Ia harus berani keluar dari sekat diri ini dengan aktif melibatkan diri dalam pelbagai aktiviti seperti menambah kenalan, mencari hobi baru dan menumpahkan perasaan kepada yang boleh dipercayai.

Menuntut ilmu, meraih kesempatan karier yang lebih baik, dan menikah adalah beberapa alasan yang bisa membuat Anda berada jauh dari rumah. Biasanya Anda akan merindukan rumah Anda, makanan rumah, tempat tidur, orang tua, saudara dan teman-teman Anda.

Homesick disebabkan oleh adanya rasa ketidaknyamanan dan stres akibat lokasi geografis yang berbeda serta jauh dari rumah dan keluarga.

Misalnya, Anda mempunyai masalah dengan lokasi dan lingkungan baru Anda, merasa kesepian atau tak dihiraukan, tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan, budaya, dan bahasa setempat, dan masih banyak lagi alasan lainnya.

Jika Anda mengalami homesick, Anda harus segera mengatasinya agar tidak mengganggu suasana hati dan aktivitas Anda sehari-hari. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi perasaan rindu Anda.

Cobalah merenovasi tempat tinggal baru Anda, entah itu kos-kosan, kontrakan, maupun rumah baru Anda. Tinggal jauh dari rumah dapat membuat Anda merasa tidak nyaman.
Tempat tidur baru, dinding dan tirai yang berbeda bahkan teman sekamar yang belum begitu Anda kenal, dapat menurunkan rasa percaya diri Anda.

Ubahlah hal-hal yang membuat Anda bahagia. Cobalah menggunakan tempat tidur yang hampir sama, selimut kesukaan Anda, cat dinding seperti di rumah, atau tirai baru.

Anda juga harus bergaul dengan lingkungan baru Anda. Mengenal budaya dan masyarakatnya.
Cobalah berbagai makanan dan jelajahi tempat-tempat menarik setempat. Biarkan diri Anda tetap sibuk. Bukan tidak mungkin Anda bisa jatuh cinta dengan tempat baru Anda.

Jika homesick melanda, Anda juga bisa berbicara dengan seseorang dan berbagi tentang perasaan Anda. Mulai berbagi perasaan Anda dengan seseorang, karena proses ini dapat membuat Anda merasa lebih baik.

Jangan meraih solusi yang tidak sehat. Kesepian, kesedihan dan ketidakpuasan dapat menggoda Anda untuk mencoba hal-hal yang tidak sehat, seperti alkohol, merokok, judi, dopping dan makan sembarangan yang dapat memberikan rasa senang sementara, tetapi tidak akan membantu dalam jangka panjang. Mereka hanya akan mematikan perasaan Anda dan berubah menjadi kebiasaan.

Anda juga perlu meluangkan waktu untuk diri sendiri. Cobalah mengonsumsi beberapa makanan sehat, melakukan sesuatu yang Anda cintai, dan menikmati tempat baru sendiri.

Anda juga dapat melakukan latihan kebugaran untuk mengambil alih pikiran Anda dan menjaga Anda tetap sehat. Anda juga akan mendapatkan banyak teman baru.

Jangan lupa kirim hadiah kepada orang-orang di rumah. Cobalah kirimkan suvenir lokal untuk orang-orang yang paling Anda sayangi. Ini akan membuat Anda bahagia dan bersemangat pada saat yang sama.

Komentar