Hattrick Gareth Bale untuk Debut Zidane

Penulis: Darmansyah

Minggu, 10 Januari 2016 | 08:42 WIB

Dibaca: 0 kali

Hattrick, tiga gol persembahan Gareth Bale di Barnebue untuk menekuk Deportivo La Coruna di lanjutan La Liga, Minggu dinihari WIB, 10 Januari 2016, merupakan jawaban paling tuntas dari pemain Wales itu kepada sang pelatih baru Real Madrid, Zinedine Zidane, bahwa kekhawatiran kepergiannya ke Manchester United tak usah dipersoalkan lagi.

Kemenangan ini tidak hanya mengendurkan rumor kepergian Bale ke Premier League kembali, tapi juga “menolong” debut Zinedine Zidane sebagai arsitek baru Real Madrid dengan sempurna.

Tim asuhannya sukses besar mengganyang Deportivo La Coruna lima gol tanpa respons di hadapan publik Santiago Bernabeu.

Hat-trick Gareth Bale dan dwigol Karim Benzema memberikan kemenangan super nyaman bagi Zidane yang memulai era barunya bersama Los Blancos. Dengan demikian, kini Madrid mengoleksi empat puluh poin, meski tak beranjak dari peringkat ketiga

Real Madrid memang sedang mengawali era

Dalam laga itu, Zidane, mengambil rute berbeda dengan pendahulunya, Rafael Benitez.

Jika di awal-awal kepelatihannya Benitez lebih memihak Gareth Bale dan sempat membuat Ronaldo kesal, Zidane langsung memberikan pujian untuk Ronaldo.

Zidane bahkan mengatakan Ronaldo adalah jiwa dari Real Madrid dan tidak mungkin dijual ke klub lain.

“Ronaldo tidak untuk ditransfer,” kata Zidane

“Ia adalah jiwa tim ini, yang melambangkan semangat Madrid. Saya hanya mentertawakan pertanyaanmu. Ketika saya menjadi pelatih, ia tidak akan dijual.”

Zidane kemudian menyatakan telah berbicara dengan Ronaldo dan berjanji akan menjaga kebahagiaan Ronaldo.

Zidane juga mengonfirmasi bahwa Ronaldo akan mendapat prioritas jadi algojo bola-bola mati, lebih dulu dari Bale.

Ronaldo adalah salah satu pemain yang dikabarkan berselisih dengan Benitez. Hal ini bermula di awal musim ketika Benitez menerima pertanyaan siapakah pemain terbaik di dunia, Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo.

Saat itu Benitez menjawab tidak tahu cara menjawabnya, karena sama saja seperti memilih ibu atau ayah.

Jawaban itu membuat Ronaldo kesal.

Di saat bersamaan, Benitez juga lebih memprioritaskan Bale dan menuruti keinginan Bale untuk memainkannya sebagai gelandang serang ketimbang pemain sayap.

Salah satu warisan Benitez kepada Zidane adalah kondisi ruang ganti yang tidak harmonis. Selain isu Ronaldo, Benitez juga membuat Isco dan James Rodriguez kesal karena tidak memberikan jaminan tempat di tim inti.

Hal ini yang coba diubah oleh Zidane. Mengatakan para pemainnya kini bahagia, Zidane juga coba memperkuat ikatan mereka sebagai suatu grup dan menjanjikan tidak akan menjual satu pun dari dua puluh lima pemain di dalam skuatnya.

“James dan Isco adalah pemain penting, pemain yang sangat baik. Satu-satunya hal yang akan saya berikan kepada mereka adalah cinta dan kepercayaan diri.”

“Kami terdiri atas dua puluh lima orang dan kami akan bermain lebih sering ketimbang tim lain, tapi pada akhirya yang paling penting adalah tim. Itu pengalaman saya sebagai pemain — tim dengan ikatan paling kuat yang akan menang.”

Ancaman nyata langsung ditebarkan Deportivo di hadapan loyalis Madrid yang memaksa Navas jatuh bangun.

Tendangan Lucas di mulut gawang tuan rumah mampu dipatahkan si kiper dengan amat cekatan dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Namun, Madrid langsung tancap gas. Jika tim tamu tadi menebar sekadar ancaman, tuan tumah tidak.

Responsnya langsung dengan gol! Benzema mampu menjangkau sekaligus membelokkan bola hasil tendangan Sergio Ramos sehingga si kulit bulat mengarah masuk ke gawang Deportivo. Satu gol Madrid membuka keran golnya.

Di menit kedua puluh dua, armada Zidane menambah torehan melalui pergerakan dari Bale.

Umpan silang dikirim Daniel Carvajal kepada Bale dan pemain termahal dunia ini tak menyia-nyiakannya dengan tandukan kencang yang tidak bisa diselamatkan Lux.

Beberapa saat kemudian Cristiano Ronaldo sempat membuat gebrakan, namun tak satu pun ada yang bisa menghasilkan tambahan gol.

Demikian juga Marcelo yang kerja samanya dengan sang megabintang belum memberi lagi hasil positif.

Paruh pertama pun ditutup dengan kemenangan dua gol tanpa balas bagi Madrid.

Selepas interval, Madrid baru semakin terlihat beringas. Babak kedua baru berumur empat menit, Bale kembali menamakan diri di papan skor. Tendangan kerasnya yang diarahkan ke tiang dekat menggetarkan gawang tim tamu.

Seakan belum puas, mantan personel Tottenham Hotspur ini membuat hat-trick di menit keenam puluh tiga setelah dia menyambut umpan corner dari Toni Kross. Sekali lagi, sundulan Bale membungkam anak-anak Deportivo.

Tim tamu memiliki kesempatan untuk membuat gol hiburan memasuki sepuluh menit akhir pertandingan. Sayang, tendangan spekulasi Luis Alberto masih bisa ditepis Navas dan berujung corner.

Hal sama dilakukan Ronaldo. Tapi usaha pemain Portugal ini melenceng tipis dari gawang Deportivo.
Madrid pun melengkapi pesta gol mereka dengan donasi gol berikutnya dari Benzema di masa injury-time.

Ronaldo melakukan manuver tapi tak berujung gol, bola liar lantas disambar Benzema untuk menyempurnakan kemenangan lima gol Madrid.

Komentar