Gila dan Dramatis, Barca Hancurkan PSG

Penulis: Darmansyah

Kamis, 9 Maret 2017 | 08:22 WIB

Dibaca: 0 kali

Dramatis!!

Itulah satu kata seru untuk Barcelona.

Kata seru atas “perang” yang mereka menangkan dari Paris Saint Germain di Nou Camp, Kamis dinihari WIB.

Dan kemenangan yang “mustahil” itu pula  membawa Messi, Neymar dan Suarez keperdalapan final Champions League.

Sebuah kemmenangan dengan enam gol berbanding satu gol untuk mementahkan empat gol Paris Saint Germain sebelumnya.

Dan kemenangan ini pun mengubah seluruh gol edua tim menjadi  enam gol berbanding lima gol.

Juga tak terbantah,  keberhasilan Barcelona itu bisa dikatakan dramatis karena PSG  bisa mencuri gol  gol melalui Edinson Cavani pada laga ini.

Gol penentu keberhasilan Barcelona lolos pun baru tercipta pada menit terakhir injury time melalui Sergi Roberto.

Dan lima gol lain Barcelona  dibukukan oleh Luis Suarez, Lionel Messi, Neymar dua gol, dan bunuh diri Layvin Kurzawa.

Pertandingan baru berlangsung tiga menit, publik Camp Nou sudah bersorak ketika Luis Suarez berhasil menjebol gawang Kevin Trapp. Striker tim nasional Uruguay itu berhasil unggul dalam duel udara atas Trapp dan menyundul bola ke arah gawang PSG.

Defender PSG sebenarnya sempat berupaya menyapu bola. Namun, teknologi garis gawang menilai bola sundulan Suarez itu telah sepenuhnya melewati garis.

Tekanan dari Barcelona meningkat. Sementara itu, Les Parisiens – julukan PSG – hanya bisa punya dua peluang sepanjang babak pertama.

Gol kedua Barcelona tercipta pada menit ke-40 akibat bunuh diri Layvin Kurzawa. Gol ini bermula dari sontekan Andres Iniesta yang ditinju oleh Trapp. Namun, bola justru mengenai Kurzawa dan berbalik kembali ke gawang PSG.

Tiga menit babak kedua berjalan, Barcelona mendapat penalti. Thomas Meunier yang mencoba memotong umpan Iniesta kehilangan keseimbangan dan membuat Neymar terjatuh.

Sempat ada protes dari para pemain PSG, tetapi wasit tetap pada putusannya. Lionel Messi yang menyia-nyiakan kesempatan untuk mengubah skor menjadi tiga gol.

Akan tetapi, usaha Barcelona untuk mengatasi defisit gol kian sulit setelah gawang Marc-Andre Ter Stegen jebol

Asa Barcelona untuk mengejar terbuka ketika tendangan bebas Neymar  membuat defisit gol berkurang. Penalti dia pada menit pertama injury time, membuat skor agregat imbang lima banding loma gol .Tetapi Barcelona masih kalah agresivitas gol tandang.

Menit kelima injury time, gol penentu keberhasilan Barcelona lolos lahir. Adalah Sergi Roberto yang mencatatkan namanya di papan skor seusai menyelesaikan umpan Neymar

Enam Gol berbanding lima gol.

Barca lolos dan Paris Saint Germain tercampak.

Usai laga, pelatih Barcelona Luis Enrique histeris

Bagi Enrique, sukses Barca seperti kebangkitan yang nyaris mustahil.

Ia bahkan mengaku sudah putus asa.

“Dalam hal emosi, ini merupakan bagian dari kepahlawanan yang bekerja di seluruh bagian klub,” terang Enrique.

“Banyak hal terjadi. Kuncinya adalah keyakinan tim. Kami sepertinya bakal tereliminasi ketika pertandingan sudah memasuki menit akhir,” ucap Enrique.

Enrique menilai kebangkitan timnya ini berkat dukungan luar biasa dari fan setia Barca di seluruh dunia.

“Kami menembak dari seluruh kesempatan, bahkan kiper maju untuk menendang juga. Kemudian, gol keenam dicetak oleh Cules (fan setia Barcelona) di seluruh dunia,” terang Enrique.

Luis Enrique yakin kehadiran kemenangan Barca berkat suporter di Camp Nou

“Menghadapi PSG, kami punya peluang untuk kembali dari kondisi tertinggal dan kami akan berusaha hingga napas terakhir dalam diri kami.”

“Kami menyadari suporter akan ada di belakang kami dan kami punya alasan untuk bisa percaya. Kami akan coba membuat atmosfer yang mendorong suporter bisa menolong kami lebih dari biasanya,” kata Enrique seperti dikutip dari situs resmi klub.

Enrique menilai kemenangan besar atas Celta Vigo dengan skor lima gol tanpa balas merupakan indikasi bahwa Barcelona berada dalam kondisi penuh percaya diri jelang laga lawan PSG.

“Celta Vigo adalah lawan yang menyulitkan bagi kami. Penjagaan mereka pada kami sulit untuk dihadapi begitu saja.”

“Dan kami sukses melalui laga ini dengan cara terbaik untuk menghadapi Celta Vigo. Ini adalah salah satu pertandingan terbaik kami musim ini dan yang terbaik dalam dua bulan terakhir,” tutur Enrique.

Enrique yang baru saja mengumumkan pengunduran dirinya di akhir musim menyatakan bahwa tak ada yang berubah dalam perlakuan Barcelona dan suporter terhadapnya.

Sebelumnya Enrique telah menegaskan bahwa dirinya akan berusaha keras menghadirkan perpisahan yang indah antara dirinya dengan Barcelona.

“Saya selalu merasa dihargai. Sejak hari pertama saya tiba di klub ini, saya selalu dapat dukungan suporter dan saya senang dengan kasih sayang yang mereka tunjukkan,” ucapnya

Komentar