Giggs, Pep dan Mou Berebut Latih United

Penulis: Darmansyah

Senin, 21 Desember 2015 | 09:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Tiga pilar pelatih sepakbola Europa, seperti ditulis “daily mail,” hari ini, Senin, 21 Desember 2015, sedang bertarung untuk memperebutkan posisi pelatih di Manchester United menjelang “dipecat”nya Louis van Gaal akibat dosa tiga kekalahan beruntun klub Old Trafford di laga Premier League .

Ketiga pilar sepakbola Europa yang akan saling “bunuh” untuk mendapatkan posisi di United itu adalah Ryan Giggs, asisten pelatih Louis van Gaal, Joseph “Pep” Guardiola, manajer Muenchen yang hengkah di akhir musim mendatang, dan satu lainnya Jose Mourinho, sang aristek Cehlsea yang dipecat akhir pekan lalu.

“Daily mail,” dengan terus terang tak bisa memastikan siapa calon kuat untuk menggantikan van Gaal.

Secara matematis, Ryan Giggs punya kesempatan “lebih” dari keduanya karena memiliki jejak historis di Old Trafford dan sedang dimatangkan oleh van Gaal.

“Giggs punya kelebihan dan kekurangan. Ia merupakan legenda Old Trafford. Tapi harus diingat, Giggs hanya pernah beberapa pekan menjadi pelatih interim mengisi kekosongan tempat akibat David Moyes dipecat,” tulis “mail.”

Lantas bagaimana dengan Pep dan Mourinho?

Keduanya masih dikacaukan oleh pemberitaan yang simpang siur.

Pep sendiri dikabarkan sedang diincar Manchester City dan Mourinho masih berstatus “lepas.”
“Semua opsi masih tersedia untuk ketiganya,” tulis “mail.”

“Mail” juga menyarankan para “spekulan” dan analisis untuk melupakan dulu Jose Mourinho, karena jelang libur musim dingin.

Kini posisi manajer terbaik Spanyol saat ini, Pep Guardiola, menjadi panas.

Pasalnya pria berkepala plontos serta berewok itu sudah melepaskan perpanjangan kontrak dengan Bayern Munich.

Mantan pelatih Barca itu akan habis masa kontraknya bersama Munich pada 30 Juni 2016 atau akhir musim ini.

Memang ada dua klub di awalnya yang mengincarnya. Manchester City dan Manchester United
Untuk Manchester United, sebelum Sir Alex Ferguson pensiun ia pernah menyatakan mendekati Guardiola.

Namun, pendekatan Ferguson terhadap Guardiola pada tiga tahun silam itu gagal.

Akhirnya Fergie memilih David Moyes untuk manajer ManUtd setelah dia.

Kemudian ManCity disebut lebih dekat akan mendapatkan Guardiola.

Pasalnya dua mantan rekan Guardiola di Barcelona, Ferran Soriano dan Txiki Begiristain merupakan kepala eksekutif dan direktur sepak bola di ManCity.

Dan, pada tengah pekan ini, seperti dilansir media lokal Inggris, Standard, Arsenal berada di barisan yang juga ingin mendapatkan Guardiola.

Seperti dilansir dari surat kabar Jerman, Bild, Guardiola akan mengumumkan pengunduran dirinya di Munich sebelum natal.

Kemudian surat kabar Spanyol, Marca, memberitakan mantan pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti telah didekati Munich untuk mengisi pos yang ditinggal Guardiola.

Marca menyatakan kesepakatan Munich-Ancelotti telah dapat. Pelatih yang memberi Real Madrid gelar Liga Champions ke sepuluh itu disebut akan terikat kontrak tiga musim.

Sebuah berita lainnya dari “Daily Mail,” Senin 21 Desember 2015, juga menuliskan bahwa Guardiola yang gemar tantangan dan menyukai gaya permainan

Ia kemungkinan juga akan pergi ke London untuk mengganti Wenger yang diklaim akan pensiun setelah kontraknya berakhir musim depan

Selain itu menurut “Mirror” pada hari yang sama menyebut Chelsea pun menargetkan Guardiola sebagai pelatih di masa depan setelah masa tugas manajer interim selesai kala musim ini berakhir.

Legenda tim nasional Jerman, Franz Beckenbauer, memaklumi keputusan Josep Guardiola untuk meninggalkan Bayern Muenchen.

Menurut Beckenbauer, manajemen Bayern tidak bisa menahan Guardiola selamanya.

Guardiola dipastikan hengkang sdari Munic.
Sebagai suksesor Guardiola, Bayern menunjuk Carlo Ancelotti yang dikontrak tiga tahun.

Keputusan Guardiola turut disesali oleh Beckenbauer.

Sebab, pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut dianggap telah membangun fondasi The Bavarians dan menyumbang dua trofi Bundesliga.

“Akan tetapi, begitulah jalannya. Anda tak bisa menahan seseorang selamanya. Bayern telah mengamankan pengganti sempurna dalam diri Ancelotti,” kata Beckenbauer.

Ucapan Beckenbauer diamini oleh mantan gelandang Bayern, Olaf Thon. Guardiola, dinilai Thon, tak akan betah apabila harus bertahan di sebuah klub untuk jangka waktu lama.

“Guardiola adalah tipe orang yang merasa tiga tahun dalam sebuah klub sudah cukup. Sulit membayangkan dia akan bertahan selama sepuluh hingga 10 tahun. Dia memiliki rencana berbeda dan kita harus menerima,” tutur Olaf.

Adapun terkait kemungkinan pelabuhan Guardiola selanjutnya, Olaf mengatakan, “Antara Manchester City atau Manchester United.”

Dua klub terakhir memang santer dikabarkan meminati Guardiola.

Manuel Pellegrini diyakini akan didepak apabila gagal memberikan trofi pada akhir musim, sedangkan posisi Louis van Gaal terancam karena gaya permainannya tak disukai suporter.

Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, mengaku tak peduli dengan rumor yang menyebutkan Josep “Pep” Guardiola akan menggantikannya pada musim depan.

Kendati demikian, Pellegrini tak merasa terganggu dengan spekulasi itu. Pellegrini justru memuji kapasitas Guardiola sebagai pelatih berkualitas.

“Saya pikir Pep merupakan salah satu pelatih terbaik dunia, sehingga jika dia tidak bertahan di Bayern, mungkin banyak klub yang mencoba untuk mendapatkannya,” ujar Pellegrini

Pellegrini mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa tertekan di Manchester City. Dia hanya ingin fokus membawa The Citizens meraih kemenangan pada setiap pertandingan yang dijalani.

“Bila Anda memiliki pengalaman menangani banyak klub besar, Anda pasti tahu, ketika tak meraih hasil positif, media akan memberitakan rumor. Namun, bila Anda mengkhawatirkan hal itu, berarti Anda tak bisa bekerja di klub besar,” tuturnya.

Komentar