Usai Tergelincir, Hari Ini Emas Surprise

Penulis: Darmansyah

Kamis, 12 Mei 2016 | 11:12 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah tiga hari diguncang “gempa” menguatnya nilai tukar dollar dan kenaikan harga saham, hari ini, Kamis, 12 Mei 2016, harga emas kembali menemukan momentum kenaikannya dan menyebabkan beralihnya perhatian investor ke logam mulia ini.

Para investor di Comex, New York Echange,  menyaksikan kembalinya harga emas lewat lompatan harga  tertinggi didukung  akibat melemahnya pergerakan dolar dan saham.

Fundamental yang mendasari dilihat dari tekanan pertumbuhan ekonomi dunia, risiko harga negatif dan pelonggaran moneter yang terus dilakukan telah membuat bank sentral mulai kembali melakukan pembelian emas dan mencari sinyal lebih lanjut tentang arah ekonomi global.

Harga emas melonjak enam belas persen dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Hal itu merupakan lonjakan kuartalan terbesar sejak empat puluh tahun karena didorong oleh volatilitas pergerakan saham dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global dan pelemahan yuan China.

Sebelumnya, harga emas sempat mengalami sell-off selama dua hari ketika dolar mulai tertahan di level tertinggi dua minggu pada sesi sebelumnya ketika investor terus menunggu kemungkinan Brexit pada akhir Juni.

George Osborne mengakui bahwa Departemen Keuangan telah terlibat dalam perencanaan kontinjensi yang signifikan dalam hal referendum Brexit yang akan dilakukan pada 23 Juni untuk mempersiapkan jalan bagi Inggris untuk keluar dari Uni Eropa.

Pada hari ini, Kamis WIB, atau  Rabu menurut waktu New York, pasar terus mencerna komentar dari Presiden Federal Reserve Bank New York William Dudley yang mengatakan bahwa ia tidak percaya dolar akan goyah jika mata uang lain menjadi alternatif mata uang cadangan dunia.

Jumat lalu, Dudley menekankan bahwa bank sentral AS masih bisa menaikkan suku bunga sebanyak dua kali pada tahun ini. Dolar telah kehilangan sekitar 6% terhadap mata uang utamanya selama lima bulan terakhir.

Tidak mengherankan bahwa proyeksi emas akan semakin bullish ketika bank sentral dunia tetap melakukan kebijakan pelonggaran moneter.

Emas adalah lindung nilai dan portofolio yang baik ketika obligasi pemerintah hanya memberikan hasil yang rendah.

Dampak dari mengutanya emas di pasar global langsung memengaruhi harga logam mulia itu di dalam negeri.

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk  atau Antam langsung  naik Rp 4.000 per gram menjadi Rp 586 ribu per gram pada Kamis pagi WIB

Pada perdagangan sehari sebelumnya, harga emas Antam berada di angka Rp 582 ribu per gram.

Hal ini juga diikuti harga pembelian kembali atau buyback emas Antam yang naik Rp 4.000 per gram menjadi Rp 531 ribu per gram.

Artinya jika Anda hendak menjual emas Antam maka akan dihargai Rp 531 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogramakan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

 

Komentar