Usai Pesta Pora Harga Emas Gila-gilaan

Penulis: Darmansyah

Rabu, 29 Juni 2016 | 09:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Pesta pora emas mahal dengan kenaikan yang gila-gilaan, usai referendum keluarnya Inggris dari Uni Eropa, telah berakhir dan hari ini harga logam mulia itu kembali mencari format barunya.

Di pasar domestik, terutama emas yang diperdagangkan PT Aneka Tambang Tbk, harga emas kembali oleng dan terjun sebesar Rp 8.000 per gran untuk berada di posisi menjadi Rp 600 ribu per gram pada perdagangan Rabu, 29 Juni 2016.

Sebelumnya harga emas Antam diperdagangkan di level Rp 608 ribu per gram.

Sedangkan harga pembelian kembali atau dikenal dengan sebutan buyback juga  turun Rp 5.000 per gram menjadi Rp 548 ribu per gram.

Itu artinya jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya Rp 548 ribu per gram.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08:26 WIB, seluruh stok emas Antam dengan berbagai ukuran masih tersedia.

Di pasar global, emas terkoreksi tipis dengan bergerak menuju level USD 1300 per troy ounce karena pasar tampaknya mengambil nafas setelah Brexit.

Dolar juga ikut tergelincir dan membuat dua pasar terus berkorelasi.

Nada koreksi mungkin disebabkan injeksi likuiditas oleh BoE  ke dalam sistem perbankan untuk menstabilkan kondisi pasar keuangan.

Sementara itu S & P telah memotong rating utang Inggris sebanyak dua takik dari AAA menjadi AA, dengan outlook negatif.

Menariknya, yield Gilt tenor sepuluh  tahun berada pada rekor terendah

Jika ada yang benar-benar berpikir bahwa kompensasi sebanyak kurang dari satu persen  merupakan hal yang sepadan untuk situasi risiko pertumbuhan yang ada di Inggris maka pasar akan semakin terkejut.

BoE secara luas diperkirakan akan menawarkan kebijakan akomodasi lebih lanjut ketika melakukan pertemuan pada pertengahan bulan depan.dimana ada kemungkinan suku bunga dipotong kembali ke tingkat nol, dengan potensi QE akan terus dilanjutkan.

Alan Grenspan yang merupakan seorang mantan gubernur the Fed mengatakan bahwa ini adalah periode terburuk.

Pernyataannya sekarang adalah berpusat pada zona Eropa yang saat ini benar-benar merupakan “lembaga yang sangat rentan,” terutama karena masuknya Yunani dalam struktur.

Ironisnya, zona Eropa telah menghabiskan banyak waktu melakukan segala daya upaya untuk menjaga Yunani dalam Uni Eropa, sementara Inggris hanya butuh satu sesi untuk melepaskan diri.

Untungnya Inggris bukan bagian dari negara Uni Eropa yang mendapat tekanan ekonomi.

Investor yang bijaksana akan mengambil sebagian dari kekayaan mereka ketika risiko telah bergerak di luar sistem keuangan yang sering tidak masuk akal.

Cara terbaik adalah melakukan pembelian emas fisik. Perhatikan ketika investor gugup maka mereka sering beralih ke emas.

Komentar