Usai Libur Panjang Harga Emas Naik

Penulis: Darmansyah

Senin, 9 Mei 2016 | 10:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai libur panjang, selam empat hari di pekan lalu, harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, langsung mengalami kenaikan sebesar Rp 4.000 per gram, Senin, 09 Mei 2016, sebagai jawaban dari membaiknya kondisi harga logam mulia di pusat perdagangannya, Comex, New York.

Dengan kenaikan ini harga emas Antam kini berada di  angka Rp 587 ribu per gram Sedangkan pada Sabtu kemarin, harga emas Antam di angka Rp 583 ribu per gram.

Untuk  harga pembelian kembali alias buyback emas Antam, hari ini, Senin pagi WIB, naik Rp 1.000 per gram menjadi Rp 531 ribu per gram. Itu artinya jika Anda hendak menjual emas Antam makan akan dihargai Rp 531 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram akan dilakukan maksimal dua  hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satu gram hingga 500 gram dan menjelang siang WIB, Senin,  sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia.

Hanya ukuran 10 gram dan 25 gram yang telah habis terjual.

Di perdagangan global, terutama  di sesi Asia, hari ini, mengalami tekanan  ketika Bank of Japan akan melakukan meeting minute pada saat beberapa anggota dewan melihat target inflasi masih belum mendekati target yang ditentukan sehingga kebijakan pelonggaran moneter masih akan dilanjutkan.

Emas sempat melonjak ke harga tertinggi dalam kisaran baru-baru ini, didorong oleh melemahnya laporan pekerjaan AS untuk bulan April.

Nonfarm payrolls AS berada jauh di bawah perkiraan.

Data tersebut merupakan kenaikan terendah sejak September tahun lalu, sedangkan tingkat pengangguran tetap

Investor akan terus fokus pada laporan ekonomi AS untuk mengukur apakah ekonomi terbesar di dunia telah cukup kuat untuk menahan kenaikan suku bunga lebih lanjut pada tahun ini

Data penjualan ritel pada hari Jumat akan menjadi sorotan pelaku pasar.

Selain itu, ada lebih dari setengah lusin speaker Fed akan berbicara ketika pelaku pasar mencari petunjuk lebih lanjut tentang waktu kenaikan suku bunga AS berikutnya.

Minggu lalu, harga emas menguat hampir dua persen  pada hari Jumat, setelah data menunjukkan ekonomi AS hanya menambah sedikit pekerja sehingga meningkatkan keraguan apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun.

Dilaporkan, cadangan emas China pada akhir April, naik dari jumlah cadangan pada akhir Maret. Cina mulai memperbarui angka cadangan emas secara bulanan pada bulan Juni 2015. Sebelum itu, angka cadangan tidak diperbarui secara teratur.

Pergerakan dolar dan saham secara mengejutkan masih berdiri tangguh ketika NFP AS dirilis.

Kenaikan suku bunga AS pada bulan Juni kemungkinan tidak akan dilakukan, sehingga emas kembali bergerak dalam fase uptrend setelah seminggu terakhir berada dalam fase konsolidasi.Tren emas dominan masih cukup jelas positif.

Komentar